
malam semakin larut ,kini Sisi dan Ar berada di dalam kamar di Apartemen nya ,
" mas sebaiknya mandi , aku sudah siapkan airnya " .titahnya pada Ar .
Ar mendekat kan kening nya dengan Sisi dan berkata ," sayang sekali lagi mas minta maaf y, karena emosi mas tadi ." Ar berbicara lirih dan begitu menyesal .
" mas , tapi jagan ulangi lagi y,? Jujur aku takut , tapi coba aku liat pipi mas sakit gak ?,Sisi membelai pipi yang baru saja di dia tampar .
" sakit sayang ,tamparannya mantap juga, tapi kamu harus mas balas " kata kata Ar membuat hati Sisi tak percaya jika suaminya mau membalas tamparan nya ,
" mas serius". tanyanya cemas .
" Sini "
Ar mendekat dan mengangkat tangan nya ,sisi memejamkan matanya ,namun bukan tamparan yang Ar berikan melainkan ciuman sayang .
cup... cup ... cup Ar memberikan ciuman bertubi tubi untuk istrinya, mana tega Ar membalas ,secara Ar begitu mencintai Sisi .
" mas .... modus iiih ..." sambil tertawa tawa Sisi membalas ciuman itu dengan lembut bukan di pipi melainkan di kening sang suami ,.
Cup
"aku sayang mas ganteng ku".
" ok sekaran mas mandi sana.... sambil di dorongnya tubuh suami .
" I love you...." teriakan Ar setelah di kamar mandi .
selang beberapa menit Ar keluar dari kamar mandi ,menghampiri Sisi yang sedang terlelap ,sepertinya istrinya itu sudah mengantuk berat ,di peluknya dengan erat,
Ar seperti masih belum memaafkan dirinya yang tak sengaja membentaknya . ***
****
cahaya matahari begitu cerah ,Sisi yang belum biasa terbangun pagi dia masih nyaman di pelukan suaminya .
eeeuuuuuh ... Jam berapa sih ini .. perlahan Ar membuka mata yang pertama dia lihat adalah wajah senang istri ,yang terlihat imut ,meski mulutnya terbuka.
" mas beruntung mendapatkan mu sayang , mas janji tidak akan ada air mata kesedihan selain air mata bahagia.".
"sayang ayo bangun ... Cup cup cup.
" mas geli iiih mas berhenti dong cium cium akunya geli,aduh ampun mas ..teriaknya .
" gak mau berhenti pokonya kamu harus bangun , mas mau ajak kamu jalan jalan ".ujar Ar dan beranjak pergi ke kamar mandi .
*
*
*
Sisi sekarang sudah rapi, dia begitu anggun memaki gaun berwarna pink terlihat imut saja , dengan bandana di rambutnya .
" Ulu ulu .... istri siapa sih ini cantik dan imut banget , mas jadi pangling .. kamu terlihat feminim sayang ".ar begitu suka gaya Sisi yang sekarang .
" aku berubah karena kamu loh mas, karena aku tau kamu suka cewe yang berpakaian feminim gini kan ,sambil memanyunkan bibir yang membuat Ar menjadi gemes ingin mengecupnya .
" tapi klo gak nyaman , mas gak mau maksa kamu sayang , apapun yang kamu kenakan mas suka ",colekan di hidung Sisi membuat di a merasa di manja.
" ayo mas kita sarpan dulu , o iyah tadi bunda telpon aku,katanya aku suruh mampir ke butik nya , memang bunda punya butik ya sayang ,?.tanyanya penasaran .
__ADS_1
Kata kata sayang yang keluar dari mulut sisi menjadi mood bosther buat Ar .
" ok ratuku kita les go . "....ucapnya membawa Sisi ke dalam mobil .
Sementara itu ,,,
Dasar gak becus masa ngelakuin gitu aja gak becus , bentakan seorang wanita kepada bawahan nya .
" maafkan saya bos" dengan suara bergetar ,
" sebaiknya kamu keluar dari rumah saya " keluar ....
" baik bos ,berlalu pergi .
" ceklek sial ,, gue bales juga nie nene lampir ,gue udah hampir mati juga,mana bayaran nya gak setimpal , dasar berengsek preman preman itu begitu ganas , sampai sampai kaki gue gemetaran terus " .bodoh amat lah gue mending kerja lagi di bar si Roni .
*
*
*
" Assalamualaikum bunda ,ade teriak Ar ..
" wa'alaikumusalam ..ya Allah mantu bunda cantik banget si ini , ayo duduk " Sisi di sambut baik oleh bunda ,
" bun... Ade kemana biasanya dia buntuti bunda " .tanya sambil sesekali memperhatikan butik bundanya .
" biasa kalo jam segini ade lagi di tempat temen nya Melda , yang punya toko sebelah itu loeh bang " tunjuknya .
"melda mana sih bun ?" Ar masih bingung karena ,memang Ar belum mengetahui semua temen adiknya .
"nanti aja bahasanya , sisi sayang mau pilih gaun yang mana lagi ? , bunda ambil gaun terbaru dulu ya" berlalu mencari gaun yang cocok buat sang mantu .
" Bunda ... bunda .... suara teriakan wanita tomboy mengagetkan Sisi ,bunda dan Ar .
" eeeh ada bang Ar he he he sambil garuk-garuk tengkuk yang tak gatal . tak lama Denis masuk.
" ya ampun anak ini teriak teriak ,udah kaya di hutan aja " kata bunda .
bunda sudah gak aneh sama sikap Melda yang terlihat tomboy .tapi baik hatinya .
" iya nie ,, sini gue kenalin sama kak ipar cantik gue sini .." titah Denis pada sahabatnya .
" minggir bang ,nie abang nempel terus ama ka sisi" cibirnya .
" ye bodoh amat nie kan istri abang , wajar dong "jawab Ar pada adiknya .
" kaka cantik kenalin ini melda, temen kuliah ku ka " ucapnya pada Sisi.
lalu sisi dan melda berkenalan dan beralih ke Ar meski Melda sudah kenal tapi dia belum pernah berkenalan langsung dengan Ar .dengan senang hati Melda mengulurkan tangan nya .
gila ganteng banget si nie abang nya Denis , dah lama banget gue liatin dia dari jarak jauh ,ternyata dia begitu ganteng kalo di liat dari dekat . batin Melda
sehingga deheman Ar membuyarkan lamunan nya .
Sisi memperhatikan sikap melda cara dia memandang nya begitu berbeda . sepeti orang memandang kagum .
" abang nanti kapan- kapan mampir lah ke tokoku ,ini loh samping butik bunda ini bang ," melda menunjukan arah tokonya .
" iya kapan kapan aja , memang itu toko apa ? Ar berbincang dengan Melda begitu asik tanpa memperdulikan Sisi .
__ADS_1
" toko alat alat basket bang . kata Denis abang hobby main basket . pokonya lengkap bang , semakin lama semakin dekat sepetinya Ar memang mulai tertarik setelah mendengar alat -alat basket ,secara dia memang hobby main basket saat sekolah .
" bunda Sisi permisi keluar dulu ya bun? yang di anggukan Bunda yang terlihat sibuk .sisi berlalu dari samping Ar , sampai sampai tidak menyadari jika istrinya beranjak pergi.,karena dia begitu asyik bercerita dengan Melda .
Setelah berada di luar sisi terus saja berjalan menyusuri jalanan .
"uuuuuh sebel sebel ... bisa bisanya mas Ar cuekin gue . dasar suami laknat . Sisi berjalan ,sambil memaki suami yang gak peka.
"awas mbaaaaaa....... sisi di dorong begitu kencang sehingga dia terjatuh, dan membuat dia terluka ternyata hampir saja dia di tabrak oleh seseorang ,
"aduuuh sakit banget nie kaki gue . waaaaa bedarah lagi .. huh huh huh ...
" mba kalo jalan itu liat liat dong , hampir aja di tabrak .dan teenyata suara itu suara Dika mantan Sisi ,yang menolong dari musibah itu .
deg .
"Dika , lo gak kenapa napa kan ,sini gue bantuin .. aduh gue gak tau kalo da mobil yang mau nabrak gue sory yah jadi kaya gini" ucapnya panik .
Dika memng tidak tertabrak tapi dia ikut tersungkur .
.
" lo ngapain jalan gak liat- liat si ?" peratanyaan Dika begitu membuat Sisi bingung mau jawab apa , gak mungkin juga kan di bilang kalo dia lagi cemburu .
" o iy suami lo mana? ko dia biarin lo sendiri jalan kaki , lo berantem ?" selidiknya .
" gak gue lagi cari angin aja , sumpek gue kalo harus di rumah terus ".dusta Sisi. Dika mengerutka keningnya dan tersenyum licik .
" sumpek kenapa,bukanya lo baru saja menikah ,kalo gue perhatiin dari muka lo seperti lagi da masalah".tanyan lagi .
pertanyan Dika
kali ini membuat hati Sisi kembali panas . membayangkan Suaminya yang sedang asyik ngobrol .
" sok tau lo, loe sendiri , mana bini lo ,jangan sampai dia cemburu lagi dan salah paham lagi , secara bini lo galak banget" peringatan Sisi .
" gue udah cerai si " tiba tiba Dika berubah sedih .
" semenjak kejadian itu gue kehilngan anak gue , istri gue mengalami keguguran, dia selalu menyalahkan gue terus,dan akhirnya gue udah cape ,akhirnya gue jadi duren deh " ucapnya ambil tertawa ...
" loe lagi gak mabuk kan ,? tapi terserah lo itu kan urusan lo " jawaban Sisi membuat Dika tersenyum senang .
" Si lo lagi gak berantem kan ? gue kasih tau yah kalo lo berantem trus lo cerai lo jangan cari laki laki lain ya . gue siap nampung lo jadi ratu di hati gue lagi " kebali Sisi dan Dika tertawa... tidak pernah terpikir jika Dika begitu asik kalo becanda .
sementara itu Ar begitu kaget kalo istrinya tidak ada di butik. Ar mencoba menghubungi namun tidak di angkat angkat ..
aakkkkh ... dengan kesal Ar membating handphonenya ke sofa .
"kamu kenpa susah di hubungin sih Si ..
Ar begitu frustasi dengan sikap Sisi yang tiba tiba pergi aja .
bersambung...
like
komen
vote
terima kasih
__ADS_1
"