Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 63


__ADS_3

keesokan harinya ,Sisi sudah bangun lebih awal dia membantu bu dijah yang sedang menyiapkan masakan nya


" neng sudah jangan bantuin bu dijah terus napa neng "


" emang kenapa?"


" kan eneng itu udah cape ngurusin si kembar ama ayahnya nanti kecapean ntar ayah si kembar marah giman"


" gak lah bu dijah ,sama mamah sudah ikut bantuin , makasih yah bu dijah , udah mau bantu kelurga sisi " cium peluk hangat Sisi berikan pada wanita yang super baik


" eeeeh eeeh pagi pagi udah maen pelukan aja ,akang belum di peluk juga jah " ucapan kang soleh membuat bu dijah malu .


" iiih akang gak usah ngomong gitu malu ama neng sisi ,untung gak pak Ar kalo ada kita kan malu " dengan kedipan genit Dijah pada suaminya membuat Ar yang dari tadi sudah duduk manis .


" Ehem ...


" pak Ar kapan duduknya" ucapan bu dijah membuat Sisi dan Ar tertawa .


" sudah sudah ,kalian kapan sarapan nya nie ,mumpung si kembar lagi bobo ayo sarapan" timpal Mamah sisi yang ikutan duduk .


" yuuuuk " serempak semuanya .suasana pagi tidak pernah sepi mereka memasak seadanya tapi jauh lebih nikmat ,bu dijah dan Sisi hanya memasak nasi goreng namun terasa nikmat di lidah semuanya .


Sisi yang diam diam menjual perhiasan yang sempat ia miliki ,untuk kebutuhan si kembar dan kebutuhan sehari harinya selam belum da penghasilan nya .

__ADS_1


" mah doain Ar yah semoga proyeknya cepat di berhasil dan kita bisa membangun usaha baru dia sini ,giman Kang soleh setujukan jika di sebelah halaman di jadikan kantor dan cafe " tanya Ar


" setuju pak bos ,kan masih luas sisanya sayang kalo di anggurin,di tambah posisi rumahnya tidak terlalu di pedalaman jadi aksesnya bagus pak bos " kang soleh sengaja merubah panggilan dari aden menjadi pak bos.


" ok siiip nanti bantu yah kang ,o iyah kang mobil angkotnya sudah full teng kan "


" beres pak bos ,berangkat kapan nie kita"


" sebentar saya mau pamit sama kedua anak kesayangan saya dulu ini ,Azam dan Azura ,biyar tidak nyariin " sejenak Ar pergi ke kamar dan melihat keduanya sudah bangun namun mereka masih betah di dalam bok nya keduanya tampak bahagia mereka saling berpelukan .


" selamat pagi anak anak ayah ,ternyata kalian udah bangun ya, tumben gak nangis , ini lagi pada ngapain sih ko pelukan terus , sini ayah gendong Abang Azam dulu yah " secepat kilat Ar membawa Azam dalam pelukan nya .


" ayah titip bunda yah, ayah mau pergi kerja dulu ,besok ayah sudah pulang ko ,abang azam jagain bunda, oma ,dan ade yah ,terus gak boleh cengeng ok " ucapan Ar membuat balita itu tersenyum .


Ehem ....


" anak anak di ciumin terus ,bundanya gak ni" sindir sang istri .


" hay ,ternyata bunda cemburu yah ,sini sayng mas pasti kasih yang spesial kalo buat bunda anak anak nya ayah " terangnya .


Sisi mendekat,namun sebelum Suaminya memberikan ciuman Sisi lebih dulu memberikan kecupan pada sang suami ,membuat Ar semakin semangat menghadapi perjalanan nanti .


muach ... muach .. muach .." sudah semangat yah ayah , jangan nakal kalo jauh dari kami" ucapan Sisi membuat Ar melotot .

__ADS_1


" jangan ragukan cinta aku padamu sayang , kalian tempat mas pulang " tegasnya


" aku percaya ko mas, jangan lupa kabarin kami jika sudah tiba di kota , mas mau tidur dimana katanya nginap kan "


"harus percaya dong ,kamu jangn mikir aneh aneh ,mas akan temui Dion x aja dia mau ngasih tumpangan semalam saja " tuturnya meski dia juga belum yakin Dion.


" semoga Dion lagi ada di cafe pusat ya,ayo mas udah siang ni " ajaknya sekalian membawa anak anaknya keluar .


*


*


*


" permisi,ko sepi pada kemana sih tuan bos " gerutunya.


" maaf pak ,orangnya sudah pindah " teriak salah satu satpam yang sedang lewat di halaman rumah Ar.


" apa" .


bersambung


jagan lupa dukungan nya .

__ADS_1


.


__ADS_2