Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 28


__ADS_3

deg


Sisi yang mendengarkan cerita bu dijah dan kang soleh di balik pintu ,merasa kan sesak di dadanya , meski suaminya bersalah namun dia masih merasakan cinta yang begitu besar,dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada suaminya .


"sayang , kamu sedang apa? sebaiknya kamu istirahat lagi , tadi katanya perutnya keram . Sisi hanya diam tanpa ekspresi ,,,banyak hal yang menjadi pikiran nya sekarang semenjak kedatangan Ar ke kota ini .


"baik mah " ujarnya ,masih dalam keadaan bingung ,dan merasa syok tiba tiba Ar menemukan nya .


*****


"maaf pak dokter ,bagaimana keadaan mas nya ".pak Rt mencoba bertanya .


" keadaan pasien tidak terlalu parah ,hanya luka memar dan butuh istirahat yang cukup saja, tubuhnya kekurangan asupan makanan ,bapak pihak keluarga korban? "tanya sang dokter.


" bukan dok ,saya pak Rt di kampung ,hanya membantu mas nya saat di keroyok warga saya ".


" o begitu , klo begitu saya permisi pak ,".


" terima kasih banyak dok " .


sepeninggal dokter ,pak Rt segera menghampiri Ar yang ada di ruangan perawatan .


" emmm permisi mas , gimana keadaan nya sekarang ? "tanya nya .merasa tidak tega melihat wajah pemuda ini .


Ar yang masih tampak pusing , terpaksa menjelaskan kondisinya saat ini .


" sedikit membaik pak , terima kasih sudah mau menolong saya dari para warga , maaf saya bukan pencuri , saya hanya menemui istri saya Sisi ,dengan wajah yang tertunduk ,Ar takut da salah paham lagi.


"sebaiknya selesaikan masalah ini dengan baik baik dengan neng Sisi nya mas, dan menurut saya temui neng Sisi nya nanti saja ,saya khawatir warga masih emosi ".saran nya pada Ar .


" baik pak , saya titip istri dan calon anak saya, dan mamah mertua saya , ini kunci mobil saya titipkan pada bapak ,dan saya mohon kabari saya jika terjadi sesuatu pada istri saya pak ,Ar menyerahkan kunci mobil yang masih terparkir di rumah kang soleh ,agar Sisi dan mertunya tidak kerepotan jika pergi ke rumah sakit .


" baik mas kalo begitu saya permisi,maaf tidak bisa menemani lama lam ,dan saya atas nama warga mohon maaf ,sudah membuat mas seperti ini".ucapnya sopan .


" gapapa pak ini sudah resiko saya "


ucap Ar ,dengan senyum getir .


sepeninggal pak Rt ,Ar menghubungi Dion dan meminta menjemputnya . dia tidak mau membuat Sisi merasa bersalah jika melihat kondisinya sekarang .


" baik bos " ... suara di sebrang sana .


sementara itu pak Rt meminta penjelasan kepada Sisi dan menyerahkan kunci mobil Ar ,


" maaf neng Sisi sebaiknya terima saja ini kunci mobil mas nya, karena dia menitipkan ini kepada saya ,dan berharap di terima ,sepertinya mas nya tadi sudah mengikuti saran saya agar pergi dari kota ini" ucapan pak Rt pada Sisi agar menerima kunci mobil yang di titipnya .


dengan hati yang berkecamuk Sisi menerima kunci tersebut ,ingin hati menanyakan kondisi Ar namun dia gengsi .


" terima kasih banyak pak Rt , maafkan atas kejadian tadi. sudah membuat keributan " ucapnya sedikit tak enak hati .


" tidak apa ,wajar saya kan pak Rt di sini,itu udah tugas saya melerainya . kalo begitu bapak permisi pulang ya " pamitnya .


tak ada penjelasan kondisi Ar saat ini sehingga membuat hati Sisi penasaran .


****


" maaf kang ,bisa minta penjelasan tidak kenapa Ar bisa kenal akang?" mamah sisi merasa penasaran ,dan ingin mengetahui menantunya bisa da di kota G .


" kejadian nya tadi malam ,saya sepulang dari sawah melihat mas itu sedang memperbaiki mobilnya, tetapi di saat mas nya lagi fokus ada sebagian orang preman yang hendak memukul mas nya,dan dia menceritakan jika dia sedang mencari Istri dan mertuanya ,ceritanya begitu neng ,bu".pekatakaan kang soleh nyaris membuat Sisi menangis . dia tidak menyangka jika Ar bisa mencarinya sampai ke kota ini .


tak terasa Air mata Sisi jatuh begitu saja , yang sudah tak bisa di tahan nya , dia merasa bersalah , dan dia teringat di saat Ar memohon maaf , dia merasa Ar begitu hancur ,dengan melihat kondisi yang memprihatinkan .


" mah ,sebaiknya kita ke rumah sakit ,Sisi mau jemput mas Ar mah",kali ini Sisi mengalahkan egonya dia merasa Ar benar benar tulus ,


" kamu yakin nak ? mamah tidak mau kamu merasa terpaksa ,karena itu bisa membuat Ar sakit nak "nasehat mamah pada Sisi .


" Sisi sudah yakin mah ,Sisi mau memperbaiki hubungan ini . Sisi masih sayang dan cinta mah" .tegas Sisi.

__ADS_1


"baik lah mamah ikut kamu saja ,o iyah kang Soleh bisa bawa mobil nya kan ?,ayo kita kerumah sakit ." ujar mamah shopi .


" bisa bu " jawabnya .


" ok neng ,kang soleh ambil mobilnya dulu " ucapnya .


*****


" bos serius kalo Sisi da di sini ? "


" iya , udah jangn banyak nanya dulu , sebaiknya bantu gue turun Dion ". mohonya .


" sabar bos , ayo tak bantu " .


" pelan pelan jalan nya ,kakinya masih sakit, lo ko gak ada lembut lembutnya sih " gerutu Ar pada Asisten nya .yang selam ini sudah dia anggap saudara .


" kalo pengen di lembutin jangan ama saya bos , nanti nyaman berabe bos."candanya .


" iiiih sembarangan kalo ngomong ,gini gini gue masih doyan cewe ,belum tau yah Sisi lagi hamil anak gue " ucapnya bahagia .


" pret ..Istri dari mana?wong istri bos juga nolak toh , yang langsung dapat pukulan kecil dari Ar .


" ampun tuan bos " dengan hati hati Dion membantu bosnya, sejenak Dion berhenti "sebaiknya bos duduk di sini dulu,saya ambil mobil dulu ok bos" ucapnya dan berlalu pergi .


" aduuh pipi gue sakit banget ah .. gumam Ar


dari arah belakang Sisi menghampiri Ar dengan perlahan Sisi memeluk Ar dengan erat , merasakan tubuh yang sudah lama tak di rasakan membuat Sisi begitu nyaman.


" sa.... yaang ,,, dengan gugup ar membalas pelukan istri yang selama ini menghilang ,


" hik hik hik hik ... mas maafkan Sisi".tangisan nya semakin pecah setelah melihat kondisi wajah yang babak belur gini .namun senyum dari wajah Ar begitu nyata bahagia itu ungkapan hati Ar saat ini .


" ini bukan salah kamu , ini salah


mas ,yang tidak peka dalam menilai seseorang , maaf kan mas yah " Ar melepaskan pelukan nya demi melihat wajah yang selama ini di rindukan nya ,wajah polos dan sedikit berisi membuat Ar semakin mencintai Sisi .


" sedikit sayang , ini belum seberapa dengan rasa sakit hati kamu". tampak bahagia ,melihat Senyum manis Istrinya telah kembali ,dan dia mencoba berlutut ingin rasanya dia mengecup perut Sisi.


" Assalamualaikum anak ayah, apa kabar ? maafkan ayah baru mengetahuinya ,maafkan ayah baru menemukan bunda mu , ayah janji ayah akan selalu ada di samping kalian ,ayah sayang bunda dan dede ".ucapnya lembut .


ungkapan Ar begitu mengharukan ,membuat mata Sisi berkaca kaca , di Sini dia pun merasa bersalah karena menghilang tanpa penjelasan .


pemandangan itu di abadikan Dion dan mengirimkan nya ke Bunda Anita dan Denis ,


" ehm..... deheman mamah Sisi membuat Ar sadar jika dia melupakan sesuatu .


"mah ,maafkan Ar " kata maaf yang begitu pilu ,


" sudah lupakan kejadian ini , dan Sebaiknya Ar ikut ke rumah mamah ya?, sepertinya kondisimu belum terlalu membaik ." saran nya ,jujur dia juga tidak bisa marah pada menantunya ini .


" iya mah , o Iyah sebentar Dion kemana ya?


" mas ,disini ada Dion ? mana ko aku gak liat ," tanyana penasaran


" bos , saya di sini dari tadi ,gimana nie bos kita pulang kemana?"


" Sebaiknya ke rumah tante saja , ikuti mobil kami ya" Si...sebelum Dion menjawab Sisi merasa kesakitan


" awww... mas , perut ku Sakit mas "


"mah ada apa ini Sisi ko kesakitan , apa yang sakit sayang "dengan wajah panik Ar membawa Sisi masuk untuk di periksa , kejadian itu membuat Dion dan mamah Sisi bengong namun,dengan cepat mereka menyadarinya .


" dokter.... dokter ....tolong istri saya, dia tidak peduli dengan rasa sakit di tubuhnya , dia tidak akan membiarkan istrinya kesakitan lagi . terutama pada anak yang di kandungan sisi.


*****


pemeriksaan kali ini Sisi merasa bahagia ,dengan tanggap sang dokter menjelaskan keadaan janin nya saat ini .

__ADS_1


" ini hal yang wajar kram pada ibu hamil, karena banyak penyebab nya seperti stres, kecapean ,dan mungkin kelamaan berdiri, ini sering terjadi apalagi bayi bayi ibu sedang aktif aktifnya".


kalimat terakhir dokter membut Sisi dan Are Jadi bingung .


" maksud dokter bayi kami kembar ? "Ar masih bingung .


" iya bu pak,jika ingin lebih jelas kita lakukan USG nya ,sisi menyetujui,namun Ar masih merasa bingung hanya mengikuti arahan dokter .


" lihat bu,pak anaknya gerak gerak , ini adiknya tidak bisa diem ,,, selalu bergerak coba ibu ,dan bapak sapa mereka ya ,


dengan mata berkaca kaca Ar mencoba menyentuh layar di depan nya .


" hay anak anak ayah , sehat sehat ya, jangan bikin bunda kesakitan lagi ya , ayah tunggu kalian lahir , dan kita akan main bersama ," ucapnya bahagia .


" maaf dok ,kira kira anak kami perempuan apa laki laki ?,Sisi begitu antusias ,


"sebentar ya ,o ini laki laki dan perempuan bu ,pak,jangan lupa di minum vitaminnya ya bu, dan kalo bisa tetap di jaga tekanan darahnya ,jangan banyak pikiran ".nasehat sang dokter .


Ar begitu bahagia,dia tak henti henti memberi kecupan pada Sisi .


,"terima kasih sayang ,sudah memberikan kebahagiaan buat mas , mas sudah gak sabar ingin cepat cepat melihat mereka".


pemandangan itu begitu indah di mata sang dokter.


" dok kami pamit ,sekali lagi terima kasih banyak " .


" sama sama bu ,pak ".jangn lupa makan yang banyak yah .


" pasti dok "jawaban keduanya .


*******


Sementara itu,bunda dan Denis kembali di buat syok ,dengan kiriman vidio Ar dan Sisi berada di ruangan yang mengarahkan hasil layar monitor ,menunjukan Bayi bayi yang begitu aktif .


" ade , semua nya sudah siap kan ? "


" sudah bun ,o iyah bun Ade panggilkan pak haris dulu yah ,


" iya sayang , bunda pingin cepet sampai ,bunda sudah kangen menantu dan calon cucu bunda " .


" tapi bunda beneran sudah sembuh kan bun?"tanya nya .


" bunda sudah sembuh ,ayo de kita berangkat sekarang " jawbnya antusias .


*****


" sayang mas takut jika warga kembali menyerang mas, Sisi yang bersandar pada dada Ar ,menyunggingkan senyuman .


" tenang aja mas ,ada kang soleh , Sisi udah ngasih kabar dan menceritakan bahwa mas bukan orang jahat ".


" mas , kangen kamu sayng ".ucapnya lembut .


" mas kenpa rambutnya panjang sih? aku gak suka mas jelek gini ,mas harus potong rambut lagi ya".omelnya pada sang suami membuat hati Ar kembali bahagia , dia mendapatkan perhatian dari sang istri .


" mas akan lakukan semua perintah ratu mas ,janji "ucapnya lembut dan tak henti hentinya mencium puncak kepala Sisi .merasa kebahagian nya tak boleh pergi lagi .


getaran yang selalu ada pada hati Ar dan Sisi semakin yakin ,bahwa ini jodoh terindah bagi mereka .


" apapun itu mas terima ,asal mas jangan di tinggal lagi "sambil sekilas memberi kecupan di bibir Sisi yang begitu manis ,yang sudah lama Ar tak merasakan nya .


Dion merasa,sedang menyaksikan drakor ,


,jomblo mah bisa apa ,mereka gak tau apa gue kan jomblo ucapnya dalam hati .


Dion benar benar ,merasakan jika dia ingin segera samapai,dari pada jadi nyamuk pikirnya.


*****

__ADS_1


__ADS_2