Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 57


__ADS_3

tok


tok


tok


" sebentar " jawab bibi


" eh aden ,maaf den lama .


" iya bi, pada kemana bi ko sepi gini " tanyanya heran


" anu tuan ,bibi juga tidak tau tadi pas bibi pulang dari rumah bunda rumah nya kosong ,non winda juga tidak ada" . jawabnya


" bibi dari rumah bunda abis ngapain ?"


" tadi bunda nyuruh bibi masak rendang soalnya bi Asih gak bisa den " jelasnya


" sebentar bi apa mereka ke butik yah ?" pikirnya


" coba telpon aja den " saran Bibi pada Denis


" halo bun,winda da di butik tidak bun?, abang juga dirumahnya nya tidak ada bun"


.....


baiklah bun ,ade tunggu di rumah aja dulu yah ,mungkin sebentar lagi mereka pulang "


....


" iya bun," singkatnya.


" aneh ,apa mereka beli sesuatu bwat winda , semoga tidak terjadi apa apa sama mereka." gumamnya pelan.


kini Denis pergi ke kamarnya segera membersihkan diri.


*


*


*

__ADS_1


celek ....


" maaf dokter bagaimana keadaan adik saya dok ? bagaimana bayi dalam kandungannya ? cecar Sisi sang pada sang dokter muda itu .


" Alhamdulillah ,semua dalam keadaan baik baik saja ,untung kalian segera membawa nona , kalo tidak saya tidak bisa menjamin keselamatan sang bayi " jawab dokter lembut .


" Alhamdulillah ," ucap sisi dan Ar bersamaan .


" kalo begitu saya permisi ,pasien akan di bawa ke ruangan perawat, mari pak bu " pamitnya


" terima kasih banyak dok " jawab Ar


" kamu dengar mereka baik baik saja ,sayang stop ya jangan nangis lagi " ucapnya lembut ,Ar sudah tidak kuasa melihat wanita yang di cintai nya terus menangis .


" mas ,sebaiknya kita hubungi Denis mas ," ucapnya


" hp mas lupa bawa sayang ,mas tadi panik jadi mas tidak bawa apa apa sayang " jawabnya


" coba pinjam resepsionis aja "


" iya kamu benar ,sebentar mas hubungi ade dulu " Ar beranjak dari tempat duduknya dan mencoba menghubungi sang adik .


*


*


" halo ......Apa!!" ucapnya syok sampai di menjatuhkan telpon yang dalam genggaman nya


seketika itu dia langsung bergegas ke rumah sakit


" maaf " ucapnya dalam hati


suasana jalanan tampak ramai beberapa kali Denis menghardik para pengendara yang di depan nya


setelah beberapa menit akhirnya Denis sampai di rumah sakit dimana sang istri di rawat .


tap


tap


tap

__ADS_1


" abang , bagaimana keadaan istriku bang".tanyanya .


" sabar Dulu kamu tenang dulu ,dokter baru memindahkan winda ke ruangan perawatan nya ,jangan khwatir yah mereka tidak apa apa " ucapnya lembut


" abang bilang sabar , apa abang tau aku hampir mati denger kejadian ini , siapa yang melakukan ini bang ,kenapa abang tidak bisa menjaga istriku bang " bentaknya .


" ade ,abang bukan tidak bisa menjaganya ,tapi ini semua diluar kendali abang ,kamu tenang aja ,winda sudah di tanganin dan keadaan nya baik baik saja , " jelasnya


" kak Sisi kenapa diam ,apa ini semua salah kakak yang tidak bisa menjaga adik iparnya sendiri "bentaknya membuat Ar emosi melihat sang istri di bentak adiknya .


" semua ini musibah Den ,kaka tidak tau kalo akhirnya Winda yang jadi korban" jelasnya .


" harusnya kaka yang jadi korban bukan istriku " bentak lagi .


" Deniiiis ,teriak Ar yang sudah tidak tahan menghadapi Sikap Denis pada istrinya.


" bela aja dia bang ,mentang mentang dia istrimu , abang memang selalu membuat orang tersayang ku dalam bahaya ,dulu ayahku ,sekarang istriku " ucapnya dengan suara meninggi .


" cukup , kalian malah berdebat ,ingat ini rumah sakit " ucap Sisi .


" sebaiknya kalian keluar jangan coba coba dekat dekat dengan istriku lagi " titahnya .


" Denis kamu keterlaluan " bentak Ar yang hampir memukulnya yang di tahan Sisi .


" sudah mas , sebaiknya kita pulang kasian anak anak " ucapnya pada sang suami .


*


*


" sayang , maafkan aku , seharusnya musibah ini tidak terjadi pada mu yang ," lirihnya


" sebaiknya kita kembali lagi aja ke Bandung yah ,aku tidak mau kalian dalam bahaya lagi " ucapnya pada Winda yang masih terpejam .


tiba tiba Winda membuka matanya karena usapan di kepalnya .


" yang ,kamu udah sadar ,aku panggilkan Dokter lagi yah " denis menekan tombol nya untuk memanggil dokter .


*


*

__ADS_1


* bersambung


__ADS_2