Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 33


__ADS_3

"Assalamualaikum ..." ucapan salam menyita perhatian Sisi dan yang lain ,membuat Sisi sedikit mengerutkan keningnya,dalam hati ada maksud apa yah Bu Ela dan putrinya datang ke rumahnya .


"wa'alaikumusalam..jawab mereka serempak


" bu Ela,mari bu duduk , nie lagi kumpul bareng bareng , ajak bu shopi.


" iya bu , mari rin"


" tumben bu , ada yang bisa saya bantu ,?


" begini ,... em em.. maksud ibu ke sini mau meminta tolong, ibu harap neng Sisi mau , dengan sedikit gugup .


" kalo saya bisa bantu, Sisi malah seneng bu , kira kira apa yah bu ?"


"izinkan Rina ,anak ibu kerja di cafe nya suami neng ,masih dengan nada ragu ragu ,


sejenak ,sisi menatap Arsya ,terlihat Arsya memasang wajah dingin . dia tak begitu merespon ucapan bu Ela.


Sisi menarik tangan Ar sedikit menjauh dari bu Ela dan Rina,


" sayang ,bagaimana ,bu Ela meminta pekerjaan untuk Rina ,gimana menurut mas?" perlahan Ar menatap Sisi dia tidak mau mengambil keputusan sepihak ,dia serahkan bagaimana baiknya saja,


" sayang ,mas serahkan keputusan kali ini pada kamu sayang ,"ucapnya lembut .


" loh ko aku ,mas yang punya cafe kan ".


"tapi kamu ,istri mas, mas gak mau kejadian melda terulang lagi ,mas, sedikit trauma ,mas gak mau nyakitin perasaan kamu dan anak anak kita ".pernyataan Ar membuat hati Sisi menghangat ,dan senyum di bibir begitu merekah .


"mas ,aku percaya Rina tidak seperti Melda , melda aku liat dari awal cara natap kamu itu beda ,aku mohon bantu Rina ,dia anak baik sayang ,sisi mencoba meyakinkan Ar .

__ADS_1


" ok . ... sebaiknya kita samperin mereka," ajaknya .akhirnya Sisi dan Ar menghampiri Ibu dan anak .


******


"ehem ... bu , maaf lama menunggu , O iyah Rina usianya berapa bu,?saya tidak mau memperkerjakan di bawah umur ".


" usia Rina baru 20 tahun pak, ucap Rina yang merasa takut pada Ar ,dia melihat Ar begitu dingin dan terlihat galak .


" pak bos pasang mukanya biasa aja bos anak orang pucat tuh ,bisik Dion yang gak tega liat Rina ketakutan .


Ar hanya memalingkan wajahnya ke arah lain .tiba tiba hening .


dengan sedikit cubitan di tangan Ar Sisi mencoba menyadarkan Ar dari diamnya .


" begini ,sebernya ,saya memang belum menayakan langsung keadaan cafe untuk saat ini, tapi saya dan istri mencoba menerima Rina untuk bekerja di cafe ,untuk bagian nya saya serahkan itu pada Dion sang asisten ,dan saya harap Rina bisa bekerja dengan baik,rajin dan satu lagi ,tidak ada niatan buruk pada keluarga kami . ucapnya tegas .membuat Rina semakin ketakutan .


" ba.. baik pak sedikit gugup ,dan saya ucapkan banyak terima kasih pak ".


"


" Denis yang menyaksikan itu hanya menatap wanita dengan penuh curiga ,dia mengawasi gerak gerik Rina,dia masih belum percaya jika wanita ini wanita baik baik . dia tidak mau kejadian Melda terulang lagi.namun


berbeda denga Dion yang terlihat bahagia, dia begitu terpesona dengan Rina yang si wajah manis .


" ayo bu di cicipi kuenya , nie di minum tehnya juga , ucap mamah yang baru datang


" iya bu ,terima kasih banyak , kalo boleh tau Neng sisi dan keluarga ,berangkat ke kotanya kapan?


" kalo masalah itu ,Saya dan keluarga berangkat hari minggu depan. nanti biar Dion yang menjemput Rina .ucap Ar dengan wajah datarnya .

__ADS_1


"baik pak , kalo begitu Ibu dan Rina pamit pulang y,pamitnya .


"ko buru buru ,gak di minum dulu tehnya ,nie cobain kuenya bu , rin ayo cobain .merasa tidak enak Rina dan ibunya menuruti perintah mamah nya Sisi.


******


suasana semakin malam , Arsya dan Sisi istirahat terlebih dahulu .


"mas , perut nya usap usap dulu dong ,anak anak ko begerak terus ,aku geli banget mas ,sepertinya mereka ingin bermain bersama ayahnya ,suara manja Sisi membuat Ar berhas***t.


" sayang .... suara Ar begitu tercekat , mendengar dan melihat penampilan Sisi yang terlihat menggoda , sudah lama Ar menahan hasrat nya ,Ar merasa tidak enak jika harus meminta hak nya . dia tidak mau membuat Sisi kesakitan .


" mas ,ko bengong , ayo usap usap ".


"..iii ....iya sayang "perlahan usapan perut Ar membuat Sisi merasakan sensasi berbeda .


"sayang ... Ar pun merasakan sensasi berbeda ,


" emm..."


"mas boleh nengok dede gak " dengan hati hati .. Ar meminta izin .


" ehemmm. sambil mengangguk-anggukkan kepala nya ,Sisi merasa malu tapi Sisi sangat menginginkan nya .


tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang di berikan Sang ratu , Ar langsung menjalankan aksinya...dengan hati-hati .


bersambung


like

__ADS_1


vote


komen


__ADS_2