
pesta semakin malam tapi semakin ramai ,ternyata pasangan Rina dan Dion pun hadir dengan penampilan yang begitu serasi ,pasalnya Rina tak pernah berpenampilan gelamor ,
"mas, aku mau ke toilet dulu ya, kamu mau tunggu aku apa mau duluan ngasih selamat " ucap Rina pada Dion
"apa boleh mas duluan sayang mas udah gak sabar ngasih selamat pada Mereka " candanya .
"oh ok mas silahkan " ucapnya lemas dia kira Dion mau mengantar nya ke toilet .
" ok "dan Dion berlalu pada Rina yang masih mematung .
"aku ko ngerasa kamu mulai berubah mas, padahal bulan besok kita akan menikah " gumamnya sedih .
*
*
*
kini Rina telah tiba di toilet sejenak dia memperbaiki riasan nya , penampilan malam ini terlihat seksi menurutnya ,
" aku ko malu yah liat baju ini ,aku ko jadi seksi bngt sih " gumamnya pelan .
"ehm ... mba boleh minta tolong perbaiki baju belakangku " pinta salah satu wanita yang ada di toilet .
" baik mba ,sini aku liat " ucapnya sambil membenarkan baju wanita cantik ini .
__ADS_1
namun tanpa Rina ketahui ada tangan yang membekapnya dari belakang ,sehingga ia tak sadarkan diri ,
"kerja bagus ,ayo kita bawa ke kamarnya " kata wanita yang bepura pura meminta tolong .
"baik sayang "ucpnya sang kekasih
perlahn Dion menelesuri lorong hotel itu untuk menyusul Sang kekasih .
" semoga berhasil ," gumamnya pelan
*
*
"sebaikny kalian keluar dari kamar itu " perintah seseorang di balik telpon .
" ba ...baik bos ," jawabnya gugup
panggilan pun berhenti .
" sayang ayo keluar ,tugas kita sudah beres".
" ayo ,dengan senang hati ,kamu janji kan akan bawa aku jalan jalan ke mall".ucapnya manja .
" tentu ,les go" teriaknya .
__ADS_1
sementara itu denis yang terlihat lelah sesekali dia untuk duduk karena merasa kakinya sudah tidak kuat menopang tubuhnya ,dia merasa kondisinya masih belum stabil ,
" maafkan aku beb, aku harus istirahat lebih dulu ,aku tunggu dirimu di kamar kita ya " bisiknya
" em em ... aku sebaiknya ikut kamu saja ya , aku juga lelah mas,ucapnya bohong ,sejujurnya dia tidak mau menjalani pesta ini sendiri .namun dia tidak mau keadaan Denis semakin memburuk ,
" sayang kamu ko manja sih , sebaiknya kita bicara sama bunda dan abang ya " sarannya .
" ok "singkatnya .
setelah menjelaskan kondisi Denis akhirnya bunda dan Ar menyetujui mereka untuk beristirahat . karena dia juga tau kondisi adiknya tidak seperti orang pada umumnya .
"sayang maafkan aku " lirih nya
" mas ku yang ganteng aku paham ,aku menerima kamu di saat kamu masih di atas kursi roda kan , jadi jangan pernah meragukan rasa cinta dan sayang aku " jelasnya yang sudah terbaring di atas tempat tidur .
" makasih ,sudah mau menerimaku , aku makin sayaaaaang deh sama si cewe bar bar ku ini " ucapnya dan membawa winda dalam pelukan nya .
" sebaiknya kita istirahat yah ,unboxing nya nanti besok mau ? ucapnya lagi
" ok sayang aku udah siap ko mau kapan pun itu " ucap Winda antusias .
sementara itu Dion memasuki kamar yang begitu nyaman . dia memperhatikan sang kekasih tertidur pulas dengan kondisi tertutup selimut tebal , Dion sengaja mengurung Rina di kamar hotel ,demi menjaga perasaan nya,dion seakan tau di hati Rina masih tersimpan rasa cinta itu ,dia tak tau harus bahagia atau sedih di saat Denis melangsungkan pernikahan nya dengan winda ,karena sampai saat ini perasaan Rina masih hambar padanya . meski Dion sudah melamarnya namun dia merasa menjadi orang yang paling egois ,mengikat hati dan cinta Rina .tanpa mengetahui adakah cinta untuknya .
bersambung
__ADS_1