Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 40


__ADS_3

" sayang bangun ... aku mau pipis banget tapi bantu aku dulu ,suara serak sisi sat bangun tidur namun Ar tidak juga bangun.


" maaf sayang ku lelah banget ,rancunya dengan mata terpejam .


" huuuf ... pasti gitu dah ,yasudah sebaiknya aku sendiri saja " perlahan Sisi terbangun dengan hati hati memasuki kamar mandi ,awalnya Sisi mengira sakit perut yang tiba tiba ingin buang Air besar namun tak kunjung hilang rasa sakit malah semakin sakit dia merapihkan pakaian nya ingin kembali ke tempat tidur .


saat ingin membuka pintu Sisi terpeleset sehingga membuatnya terjatuh .tanpa terasa cairan bening dan darah mengalir bersamaan ..Sisi semakin syok . ingin memanggil sang suami lidah nya tak kuasa . dengan terpaksa Sisi merangkak ingin keluar dari kamar mandi .


" ssst....saaa......yaaang bantu..,aa....ku...


lirihnya .dengan sekuat tenaga Sisi memanggil suaminya namun usahanya nihil .


" Assalamualaikum ... sayang Sisi, mamah bawakan kue nie ayo keluar sayang .. nie bunda juga ada .. suara teriakan sang mama membuat Sisi tersadar dari rasa sakitnya mencoba berdiri dengan sisa tenaga yang ia punya ..namun masih belum bisa ,dia mulai melemah dan tak sadarkan diri .


"ko gak da suaranya ,apa masih tidur ya. tapi ko perasaan aku jadi tidak enak" .


lirihnya dan kembali mengetuk kamar sisi.


tok tok tok tok .... buka pintunya .... teriakan semakin kencang membuat Ar yang lelap dalam tidur menjadi terusik ... perlahan membuka mata meraba sisi tempat tidur ... seseorang tak da di sisi nya .


saat terbangun dan mencoba mengumpulkan nyawa, sekilas melihat Sisi yang terbaring di antara pintu masuk kamar mandi membuat Ar membulatkan matanya dan langsung menghampirinya .


" sayang... bangun sayang aku mohon bangun .."teriaknya Ar membuat sang mamah kaget dan menduga itu suara Ar yang memanggil Sisi .


" darah ... darah ... secepatnya Ar membawa Sisi ke rumah sakit dengan perasaan panik, perasaan ketakutan .


" mah ...mamah bantu Ar bawakan perlengkapan bayi mah , mang ujang siapkan mobil ... teriakan keras dari di depan pintu kamar Ar ...

__ADS_1


" ya Allah Ar kenapa ini, kenapa Sisi Ar ... itu darah ..kenapa berdarah .. ucapnya panik


" Ar tidak tau mah ,ar menemukan Sisi pingsan. dengan terus berlari tak memperdulikan penampilan nya saat ini yang hanya menggunakan celana pendek dan kaos oblong ,dengan tergopoh-gopoh Ar membawa Sisi ke dalam mobil .


" mamah susul aku pake mobil lain" teriaknya panik .


" baik Ar . secara tidak sengaja Mamah sisi berteriak memanggil bunda Anita


" Anita cepat kita harus kerumah sakit Sisi pendarahan ... teriaknya panik".


"Apa yang terjadi ,tangisnya pecah disaat sang menantu di kabarkan pendarahan dia tidak mau kehilangan Sisi .," ayo jenk ayo aku gak mau hal buruk menimpa mereka .


*****


"sayang maafkan aku ... aku bukan suami siaga untuk mu ,,,, ayo bangun sayang .. jangan hukum aku seperti ini jangan tinggalkan aku bangun rancunya di dalam mobil .. tak sadar dia terus mendekap sang istri dalam pelukan nya, air mata tak henti henti rasa takut kehilangan semakin besar .


" pak tolong lebih cepat lagi ,,bentaknya pada sang sopir ."iiiii...ya pak ini saya usahakan .. " dengan gugup


*****


" aaaakkkh ... aku tidak akan memaafkan diriku sendiri ..jika kalian kenapa napa . aaakkkh Ar seperti kesetanan dia memukul tembok .membut tangan nya berdarah ,dia tidak peduli .saat ini pikiran nya kacau .


" Ar ... bagaimana keadaan anak bunda " ucapnya panik .


" Ar belum tau bun ..Ar menyesal tidak mengantarnya ke kamar mandi bunda Ar takut ,ucapnya sesak dengan erat Ar memeluk tubuh sang bunda mencari ketenangan .


" sabar sebaiknya kita berdoa ." nasehat mamah Sisi dan bundanya .

__ADS_1


*****


ceklek... ... ruang operasi terbuka di dorongnya dua BOK bayi terlihat dua bayi nya masih lemah karena keadaan detak jantung sang anak melemah .. para dokter dan suster menangani dengan baik dan sigap,mereka berharap kedua bayo ini cepat menangis . ingin rasanya sang suster menangis melihat kondisi sang bayi dan ibunya sama sama melemah .


" suster mau di bawa keman anak ku ,, aku ingin melihatnya" ucapnya tegas .


" maaf anak anak bapak masih harus dalam perawatan lagi karena kondisi sang bayi melemah ,mohon jangan ganggu kami bekerja pak "ucap sang dokter


"bagaiman istri saya dok "


" untuk saat ini istri anda masih dalam kondisi kritis sebaiknya bapak tenang,dan perbanyak doa pak ,kami usahakan istri bapak baik baik saja . ucap sang dokter .


" bunda ,,,,aku gak mau kehilangan Sisi bun ,tak tak kuasa menahan sesak di dada Ar mengeluarkan tangisnya juga . Ar tidak mau kehilangan istri tercintanya . dia berjanji tidak akan memaafkan dirinya sendiri jika itu terjadi .


dua jam berlalu para doktor masih berusaha yang terbaik untuk sang bayi , bayi perempuan terlihat lebih segar ,dia menangis kencang membuat para dokter dan suster tersenyum dan di susul suara sang bayi laki laki menangis dengan kencang tak mau kalah dari sang adik .


"dok bagaimana keadaan kedua bayiku ,aku mau liat " pintanya .


"kedua bayi anda hebat ,mereka sudah bisa menangis kencang mohon bapak adzanin terlebih dahulu "ucap dokter muda


. denga hati bahagia Ar mengadzani keduanya .tak terasa air mata bahagia bercampur sedih . belum merasa lega sebelum mendengar kondisi sang istri .


keadaan Sisi masih belum diketahui paska operasi .Mamah dan bunda sabar menanti di ruang tunggu dengan tak henti hentinya berdoa. Ar terlihat begitu kacau dan frustasi di menyesali kecerobohan nya .


bersambung .


like

__ADS_1


vote


komen


__ADS_2