
deg
kakak bos ini ini kan ,aku gak salah liat Ini namanya Melda apa abang sudah memaafkan Si melda kak?" tanya nya heran pada Dion .
" yah , setelah keluar dari penjara dia datang ke cafe untuk meminta maaf pada tuan bos Ar dan Sisi , mereka memaafkan nya karena mungkin dia sudah berubah " jelasnya
" tapi gak harus nerima dia lagi juga kan " Denis masih tidak percaya dengan keputusan sang kakak .
" baiklah sebaiknya aku hubungi abang dulu ," ucapnya kesal
tut tut tut " angkat dong bang ," gumamnya .
" halo de ada apa nelpon abang ,gak tau nie abang lagi masakin kaka cantikmu ,dan istri manja mu , suara di sebrang sana
" maaf bang ,ade cuman mau tanya kenapa abang memasukan Melda di cafe kita bang ? " tanyanya .
" itu kakak cantik mu yang punya ide ,Abang gimana dia aja ,toh sekarang dia lebih jauh berbeda dia sudah berubah de" jawab Ar yang asik mengaduk sayur sup nya.
" baik lah ,tapi janji jangan salahkan ade kalo dia berulah lagi " ancamnya .
" iyah , kamu mau tau istri kmu ngerjain Abang terus ,nie si winda makan rujak gak di sisain abang sama sisi cuman liatin dia ,padahal Abang yang beli " adunya kesal
" ha ha ha ha yang benar bang , kalo gitu aku pulang yah jadi pengen cubit sayang istri ade ,udah kangen juga bang " ucapnya seakan akan bakalan di izinin .
" no ,kamu kerja abang gajih loh ,jangn pulang sebelum tutup cafenya "
" enak aja ,ade mau pulang " Denis kesal dengan perturan abangnya .
" jangn manja udah mau jadi ayah " ucapa nya .
tut tut tut telpon pun di tutup secara sepihak .
" aaah ,,,, dasar abang rese " kesalnya .
" ha ha ha ha ,emang enak di kadalin abang sendiri " cibir Dion .
" bos ama Asisten nyebelin " ucapnya kesal.tetapi dalam hati yang terdalam dia begitu bahagia akhirnya abang nya bisa di kerjain juga sama cebongnya .
__ADS_1
" sudah lanjut lagi periksa itu laporan barang nya sudah ok belum " perintah Dion membuyarkan lamunan Denis yang masih senyum gak jelas
" jangan nyuruh nyuruh , ini udah mau mulai juga" kesalnya .membuat Dion gemas melihat nya .
*
*
*
deg ...
" jeng kenapa ,ko berhenti sih ayo masuk " ucap Mamah Sisi yang heran kenapa Bunda Anita kaya syok gitu.
" eeeh jenk coba liat itu kan Melda ,masih ingat tidak "
" mana sih ,aku ko gak liat " sergahnya
" itu yang duduk di dalam yang pake baju pink " tunjuknya .
" eh iyah ,ko dia udah keluar yah ,perasaan cepet bangt , terus kita harus gimana dong ,aku gak mau yah anak kita pada ribut lagi "
dengan langkah cepat mamah sisi dan bunda menghampiri Melda dan kedua orang tuanya yang asik membersihkan tokonya
" permisi , kamu Melda kan "
" eh eeeh bunda , jawabnya sedikit gugup
" kamu sudah keluar " tanyanya
" ii ...iyah bun,saya sudah bebas dari hukuman itu ," lirihnya
" maafkan Melda bun,tante kesalahn melda yang dulu mungkin masih terlalu berat untuk di maafkan ,tapi Melda sudah janji tidak akan mengulanginya lagi ko bunda ,tante " lanjutnya lagi
" sebegitu gampangnya ya kamu gak tau anak anak kami hampir berpisah mel, mereka menderita ,kamu liat gara gara kmu kedua anak nya ini hampir tidak memeliki kelurga utuh ,saya udah maafkan tapi saya masih kecewa dengan alasan kamu melakukan nya " bunda yang tersulut emosi mengungkapkan perasaan kecewanya pada melda .
" maaf bunda ,Melda tidak akan mengulanginya lagi bun," ucapnya sambil berlutut dihadapan kedua wanita paruh baya itu ,sedangkan kedua orang tua Melda hanya bisa menyaksikan itu dengan mata yang mulai berkaca kaca . merasa tidak tega,melihat putrinya memohon ampun .
__ADS_1
" maaf bun ,tante ,melda janji tidak akan mengulanginya lagi " ucapan itu terus terucap di bibir Melda tanpa terasa air mata lolos begitupun dengn bunda Anita dan mamah shopi .
" bangun ,tidak perlu bersujud ayo bangun ,ku peringatkan sekali lagi jangan pernah ganggu kelurga Arsaya dan Sisi lagi, aku mohon " perintahnya
" iya bun melda janji" jawanya yakin .
" bagus , aku berharap kamu tidak me mbohongi kami lagi "tegasnya .
" benar bun melda janji , bolehkah Melda mengangap bunda seperti dulu lagi " ucapnya hati hati .
" maaf ,mungkin aku bisa memaafkan kamu ,bukan berarti aku akan bersikap seperti dulu lagi , maaf kami permisi " setelah mengungapkan kekesalan nya Bunda Anita pergi dan di ikuti sang besan
*
*
" Melda ,kamu tidak apa apa kan? "
" tidak bu ,Melda ngerti ko " jawabnya .
"bunda sayang melda ko ,jangan sedih mereka hanya butuh waktu " .
" hemm ,maksih bun, Melda janji akan menjadi wanita yang lebih baik lagi " janjinya .
"ok ,kita lanjut lagi yah , " baru saja Melda mau menjwab tiba tiba
dert dert ...
" Hallo, maaf siapa yh "
"....
" serius " jwabnya .
bersambung
jang lupa tekan love ,yah maksih banyak ayo bantu dukung karya ku .
__ADS_1
.