
" bunda " ucap Keduanya.
" sayang nya bunda" bunda pun berlari memeluk sang menantu kesayangan yang sudah lama tak bertemu .
" bunda minta maaf yah sayang ,kamu mau kan maafin bunda ?" ucap bunda lirih
" bunda gak salah bun,Sisi yang salah kita gak usah bahas masa lalu lagi ok ,Sisi dan mas Ar sudah lama rindu bunda ,gimana kabar bunda "ucapan sisi membuat hati bunda menghangat dan semakin bangga memiliki sang menantu baik dan tak pernah dendam .
" kabar bunda Baik dan tambah sehat, kemarin abang jagain bunda , maafkan bunda sudah merepotkan suamimu "
" memang sudah sepantasnya bun ,mas Ar juga adalah putra bunda ,aku ikut bahagia liat kesehatan bunda semakin membaik ,yasudah ayo bun masuk, Winda dan Denis ayo masuk kalian ko bengong aja " ajak Sisi kepada kedua adiknya yang masih menunduk merasa tak berani menampakkan wajahnya .
" si ,maafin kesalahan gue yah ,ini semua salah gue ,kalian pindah karena kecerobohan gue " ucap Winda menyesal .
" hustt udah lupakan , sini gue mau peluk ,ini udah isi lagi ,ceritanya ngejar target ,anak ke dua lo yah " sontak pertanyaan Sisi membuat hati winda ingat akan kehamilan yang pertama .
" kenapa sedih ,kemana ponakan gue win " merasa aneh dengan Winda .
__ADS_1
" gue keguguran si ,mungkin itu semua karma si " lirih nya
" ya Allah maafkan gue , jujur kita di sini gak tau ,tidak ada karma di dunia ini ,itu semua sudah takdir dari Allah agar kita mengingat nya ,sudah ayo masuk " dan mereka semua masuk dengan hati yang saling memafkan .
" rumah nya sekarang besar yah ,kamu juga sudah memiliki toko kue seneng banget liatnya " cerocos Winda .
" bang ,si kembar pinter banget sih dari tadi di gendong juga gak takut orang "
"dia kan tau loe adik ayah nya , liat zura kayanya lebih suka ke auntinya " zura tampak senang bermain dengan winda yang terlihat lucu .
" iya , azam om punya oleh oleh mau gak ?
" ikut om ke mobil yu " ajaknya sehingga azam pun menyetujui om nya .
sementara itu di ruangan tamu terlihat bunda dan mamah sisi mengobrol dengan perasaan haru ,ternyata mamah bersyukur masih bisa melihat kedamaian di rumah tangga Putrinya .
" jeng ,aku banyak salah , tidak seharusnya kita berpisah ,aku tau dulu aku hanya memikirkan perasaan winda ,aku khilaf jeng ," ucapnya lirih .
__ADS_1
" tak ada manusia yang sempurna , sama aku kemarin hampir menampar putramu ,karena kesalahan nya pada putri dan kedua cucuku " ucapan mamah sisi membuat hati bunda tercengang dan setelah mengetahui alasan nya karena Ar merawat nya bunda semakin bersalah .
" sudah ah ,jangan banyak menangis liat keriputmu bertambah say " candaan mamah sisi kini mamapu membuat bunda tertwa .
" mah ,bunda ,ayo makanan nya sudah siap " teriak Sisi dari dapur .
" ayo ,kita abisin makanan nya ,jangan lupa Denis dan anak anak panggil juga bu dijah ya " ucap mamah sisi .
" siap bu ,ayo bunda jangan malu malu dijah udah masakin makanan kesukaan bunda juga "
" makasih yah bu dijah ,aku sampe pangling liat kamu sekarang tambah cantik " puji bunda saat melihat bu dijah memakai hijab .
" maksih atuh ,emang dijahmah cantik " dengan gerakan genit namun tetap sopan .
suasana makan siang kali ini tampak terlihat berwarna ,dengan kedatangan sang bunda dan Denis membuat hati Ar kembali bahagia .
memeng benar kedamaian itu bisa membuat hati kita adem .
__ADS_1
****
bersambung ...