Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 26


__ADS_3

****


"sebaiknya kita ke Puskesmas saja , muka kamu pucat sayang ".ucap sang mamah .


"tapi gak di suntik kan mah,Sisi takut kalo harus di suntik " keluhnya memang hal yang paling menakutkan bagi Sisi adalah jarum suntik.


" yah engak lah sayang " ,ayo mamah bantu " tawarnya .


semenjak rumah terjual ,Sisi dan mamhnya kini tinggal di kota G ,dimana para penduduknya begitu ramah ,banyak pelajaran yang Sisi ambil setelah kejadian itu ,kini Sisi menjadi wanita mandiri ,terkadang dia mencoba berjualan kue, kue yang pernah dia buat untuk sang suami , menjajakan dagangan dengan cara keliling . bahkan hampir semua warga menyukai kue kue yang sisi buat .


" ibu mau kemana itu , ko Sisi nya di papah gitu? , kata bu Dijah bertanya .


" ini bu, saya mau bawa Sisi ke Puskesmas , dari semalam pusing dan muntah muntah terus bu" jawabnya .


" ya Allah , neng Sisi ayo ibu bantu ,,, cariin angkotnya ya"


aduh..... pada kemana iye teh angkot kalo lagi genting gini pasti susah datang nya ".


tak lama mobil yang di tunggu akhirnya datang juga , kini merka telah sampai di puskesmas terdekatnya .


" gimana keadaan anak saya dok? "tanya dang mamah .


"Dari hasil pemeriksaan saya ,bu Sisi itu hanya kelelahan saja ,dan itu hal wajar karena dalan keadaan mengandung itu pasti ada rasa pusing dan mual , untuk lebih jelasnya ibu perisakan ibu sisi ke dokter kandungan bu " ucapnya pada sang mamah .


"baik dokter ,kalo begitu kami permisi "


"mah aku kenpa, ko di bawa ke ruangan bidan ?" pertanyaan polos Sisi pada mamahnya .


" kita mau buktikan kalo kamu hamil apa tidak , dokter tadi menyarankan gitu sayang ," ucapan mamah membuat Sisi sedih dan bingung .


"mah kalo Sisi beneran hamil gimana ,Sisi takut gak bisa menjaganya mah" ucapnya sendu dengan tatapan kosong .


" kan ada mamah , mamah selalu ada buat kamu nak , semua akan baik baik saja" nasehatnya . merasa tidak tega melihat putri kesayangan nya itu harus menerima cobaan ini .


" bu shopi giman Neng Sisi sakit apa ? "


dengan cepat mamah menjawab.


" ini mau periksa ke bu bidan ,kemungkinan Sisi lagi mengandung " jawabnya sopan


" masya Allah , saya kira neng Sisi masih sendiri tau nya udah nikah . tapi suami neng dimana ?"tanya bu dijah yang penasaran dengan suami Sisi pasalnya mereka tidak melihat ada laki laki di rumah Sisi.


raut wajah Sisi berubah sedih


" maaf bu ,sebenarnya Sisi lagi da masalah , sehingga menimbulkan kesalahan pahaman , yah faktornya masalah anak , Sisi udah menikah setahun yang lalu ,namun baru sekarang Sisi di katakan hamil ,setelah kesalahpahaman ini terjadi bu ",mamah Shopi menjelaskan akar perkaranya ,agar tidak menimbulkan fitnah .


" ya Allah neng , yang sabar ya ,neng pasti bisa ,ibu siap ko jadi penjaga anak eneng nanti " ucapnya gemas .


" makasih bu dijah , ibu baik banget sama Sisi dan mamah , janji yah bu dijah bakalan jagain anak sisi"dengan lembut ibu dijah memeluk Sisi wanita tangguh ini,dia sadar tidak ada seorang pun yang tidak mengalami cobaan , meski hidup dalm keadaan kaya sekalipun.


" ya sudah ayo kita liat dulu beneran hamil apa tidak " .ajak sang mamah yang sudah tidak sabar .


" iya ayo bu ,, mah .." ucap Sisi ragu .

__ADS_1


mereka tiba di dalam ruangan Bidan . meski belum ada alat alat canggih tapi di sini sudah cukup bagus .


"selamat yah bu , hasilnya positif . sepertinya usia kandungan nya 8 minggu , jangan terlalu cape ,dan makan makanan yang bergizi ,ok ibu cantik..saya kasih vitamin nya jangan lupa di minum ya ' suara bu bidan ini sungguh lembut ,membuat hati Sisi menghangat .


" baik bu bidan , terima kasih banyak ".


Sisi dan mamah nya begitu bahagia , meski di hati Sisi begitu sedih jika teringat suami,yang sampai saat ini tidak tau dia di mana .


" mamah, sisi bahagia ,sekaligus sedih , Sisi hamil ,tapi mas Ar tidak tau kabar bahagia ini " ucapnya irihnya .


" sabar ya, semua ini bagian dari takdir . kamu harus sehat ,karena di dalam perut ini ada dede bayi . mamah udah gak sabar ingin menimang nya " mencoba menghibur hati sang putri .


" sebentar sebentar,masa bu dijah di lupain si.... bu dijah juga pengen cepat menimang anaknya neng Sisi . pasti kalo cewe, cantiknya kaya eneng , tapi kalo laki laki pasti mirip ayahnya ,seketika ups,,, maaf neng ibu gak bermaksud ngingetin neng ke suami eneng?"ucapnya sedikit tidak enak .


" gak papa bu ,Sisi juga paham ko , yasudah yu kita pulang Sisi pengen istirahat aja " ajaknya pada kedua wanita di hadapan nya .


" yaudah hayu.... he he he .?bu dijah memang pembawaan nya menghibur ,dengan gaya centilnya namun dia baik sekali ,meski istri dari petani bu dijah itu terlihat gaul dan humoris .


Setiap hari bu dijah pasti bikinin rujak mangga muda , kadang suka mau di suruh bikinin makanan yang di minta sisi di saat mengidam .


***


" Assalamualaikum .. bunda ... ade ..


" wa'alaikumusalam , ya Allah Abang ko gak bilang bilang Sih kalo mau ke sini, mentang mentang lagi hanymoon susah di hubungin , Sisi no nya gak aktif , kamu no nya gak aktif ,,, gimana kue bikinan Sisi enak kan , dia baru pertama tapi hasilnya enak banget bang "cerocos sang bunda .


perkataan bunda begitu panjang dan membuat Ar semkin bingung .


" bun maksud bunda kue apa ?"tanyanya bingung .


" apa yang terjadi cerita sama bunda nak" mimik berubah menjadi panik.


" Ar, selama sebulan da di cafe cabang bun, dan Ar pulang ingin minta maaf sama Sisi karena sudah menamparnya "ucapnya menyesal .


seketika bunda menatap Ar tajam ,ingin rasanya bunda menampar Ar saat ini juga ,namun bunda menahan nya ,


" kenapa kamu menamparnya Ar , katakan kenapa ?" dengan sorot mata yang memerah bunda begitu emosi ,mendengar jika Ar menampar Sisi .


" bunda ... tenang bun Ar bisa jelaskan semua " bujuknya tapi bunda masih diam dia hanya ingin tau alasan tanpa bertanya.


" dia datang ke cafe ,dan melihat Ar dan melda makan ,tapi Sisi malah menampar Melda dan memakinya ,dan menuduh Ar suka sama melda , Terpaksa Ar menamparnya dan mengusirnya dari cafe ,Ar menyesal bun , Ar hanya ingin Sisi merenungkan kesalahannya " penjelasan Ar semakin membuat sang bunda kecewa .


" semenjak kejadian itu Ar langsung pergi ke kota B, tanpa berpamitan sama Sisi bun" .sesal Ar .dengan wajah yang menunduk, dia belum berani menatap mata sang bunda.


" bagus ,, ini sempurna ,kamu menampar istrimu demi wanita lain ,wanita yang selalu mencoba mendekatimu , wanita yang mencoba membunuh istrimu ,wanita yang ingin memilikimu dengan kesalahan pahaman yang di ciptakan nya, apa kamu puas sekarang Ar" bentakan bunda masih terdengar emosi .


"dasar suami bodoh ,tidak pernah peka dengan perasaan istrinya" umpatan nya pada sang putra sulungnya.


jeritan dan bentakan bunda ,membuat Denis keluar dari kamarnya dan menyaksikan orang yang selama ini lemah lembut dalam berbicara namun tidak dengan hari ini ,


" bunda,Ar belum mengerti siapa wanita yang mau membunuh Sisi bun,siapa wanita yang mau memisahkan kami bunda " tanyanya , dengan bersimpuh di hadapan Bundanya Ar butuh penjelasan .


" bunda jawab bun,Ar mohon " di tahan nya lengan sang bunda meminta jawaban .

__ADS_1


bukan menjawab bunda malah pergi meninggalkan putranya yang masih bersimpuh . dia sudah kecewa , bagaimana dia bisa tidak tau jika istrinya hampir mati di tabrak suruhan melda.


Diam diam Bunda dan Sisi sudah menyelidiki kasus yang hampir menabraknya dulu ,dan ternyata mereka hanya di suruh Melda , dan termasuk kesalahan pahaman di malam pernikahan Sisi dan Ar ,namun Sisi melarang Bunda untuk cerita ,sebelum da bukti kuat .


" bunda.... bunda .... Ar mohon bun Ar terus mengejar bunda yang masih terlihat emosi ,


tapi di cegah oleh denis .


" abang , sebaiknya Abang pulang , kalo perlu abang cari ka Sisi ,karena tadi siang aku bertemu dengan Winda yang hendak ke rumah ka Sisi tapi ternyata , kami mendengar bahwa rumah dan perusahaan Ka sisi sudah atas nama orang lain bang , aku belum cerita sama bunda karena belum sempat ".ucapnya .


Deg... ada rasa sesak di hatinya .


" kamu punya alamat Winda ? kasih tau abang de , dengan panik Ar memohon agar Denis memberikan alamat Winda .


" sekarang Winda tinggal di kota S , kemungkinan winda sudah pulang ".jawabnya .


" baik lah , tapi abang minta no winda kamu punya kan ? .


" ini bang ". dengan santai nya denis memberikan no Winda .dan berlari mencari sang istri ,rasa marah dan menyesal kini menghantuinya .


*****


" kamu di mana sih sayang , jangan hukum mas seperti ini gumam nya selam dalam perjalanan ke rumah sisi berharap Semua yang di katakan Denis itu bohong .


Ar pergi ke rumah mamah Sisi ingin rasanya dia membuktikan perkataan Denis kali ini hanyalah bohong .


" permisi pak ,, nona Sisi nya ada pak ? ,Ar bertanya pada penjaga rumah itu,


" maaf pak , Tidak ada yang namnya Sisi . di sini yang tinggal seorang kakek tua, dan tidak ada yang namanya Sisi" .jawabnya tegas.


" boleh saya bertemu sama tuan yang da di rumah ini pak ?pintanya .


" baiklah ayo saya antar " merasa tidak tega jika harus mengusirnya.


****


" maaf pak saya mengganggu istirahat nya, sebenarnya saya cuman mau menayakan istri dan mamah mertua saya ,kapan rumah ini di jual pak " tak mau berbasa-basi Ar langsung menanyakan soal penjualan rumah .


" begini sebulan yang lalu, bu shopi menawarkan rumah ini ,tapi saya hanya mampu membeli rumah ini dengan harga yang tidak sesuai hargany , namun ibu shopi memaksanya untuk menjual rumah ini dengan cepat , alasan yang saya menyetujuinya karena peruasahaan nya sudah bangkrut jadi beberpa karyawan menagih upah tersebut .akhirnya rumah ini terpaksa di jual murah pada saya " penjelasan panjang pak kimin membuat hati Ar sakit dan merasa tidak becus menjadi seorang suami . tidak mengetahui masalah berat yang di alami sang istri saat itu . dia malah pergi meningglkan sang istri .


duuuaar ... bagai petir di siang bolong , Ar tak tau jika istrinya memiliki masalah yang begitu besar,Sisi tak pernah menceritakan masalah ini , masalah yang begitu besar ,tak terasa air mata lolos begitu saja ,membayangkan Sisi sekarang tinggal di mana dan kehidupan nya bagaimna.


" sabar ,tepukan di pundaknya seolah menyadarkan Ar dari kesedihan nya.bapak yang di hadapan nya ini seolah tau jika masalah yang di hadapi Ar begitu berat .


"kalo masih jodoh pasti kalian bertemu lagi , bapak yakin cinta itu akan kembali kepada pemiliknya . nasehat yang membuat Ar semakin bersalah,ia sudah melupakan janji yang pernah di ucapkan nya ,akan selalu ada di saat susah dan senang nya namun apalah daya nasi sudah menjadi bubur ,kini dia hanya mau Sisi kembali dan meminta maaf .


" terima kasih pak , atas nasehatnya doakn kami pak ,kalo begitu saya permisi pulang ".ucapnya dengan perasaan pilu.


" aaakkkh.... bodoh bodoh , dasar aku laki laki pengecut ,dasar suami tak berguna .. Ar begitu benci pada dirinya ,dia menyesali perbuatan nya , dan harus mencari Sisi kemana ? no ny sudah tidak aktif lagi .


bersambung .


like

__ADS_1


vote


komen .


__ADS_2