
waktu terus berjalan dengan cepat ,tak terasa kehamilan sisi sudah memasuki bulan ke Sembilan ,Ar yang harap harap cemas menanti kelahiran sang buah hati ,Bunda dan mama Sisi tak henti hentinya mengajak Sisi untuk jalan santai , Ar yang ikut menemani sang istri hanya bisa menahan kesal ,semua perhatian Ar sudah di gantikan oleh bunda ,sedang kan mamah Sisi hanya geleng geleng kepala di saat sang menantu merajuk pada bundanya .
****"
" bun Ar yang nyuapi sisi ya ,ko bunda terus terusan sih ngambil alih tugas Abang " kesalnya
" hey abang ,ko ngambek ,malu sama dedenya massa mau jadi ayah ngambek , ledeknya .
"bunda ,,, terus aja ngeledek "
" nie kamu suapin mantu bunda ,ingat jangan kasar kasar ,harus lembut " perintahnya .
" siap bun" ayo sayang buka mulutnya ,aaaa buka " bujuknya .
" ko jadi enaknya nambah si kalo di suapi ama ayah ,pujinya Sisi membuat hati bunda senang dia merasa bangga Sisi selalu bisa mengambil hati suaminya yang lagi ngambek.
" serius sayang ,aku kan cinta dan sayang kalian , cup ... cup .. ar tidak tahan untuk tidak mencium kening sang istri .
" ehem... bunda masih di sini sayang no liat mamah mu Si " . merasa geram sama kelakuan pasangan bucin ini .
" maaf " kompaknya .
" sudah yu mba kita keluar saja "ajak mamah sisi .
"sebaiknya kita ke rumh ku saja jenk ,aku mau membuat kue mau ikutan gak "
" ayo ,dari pada di Sini liatin pasangan bucin bikin ngiri "candanya .
__ADS_1
dan berlalu meninggalkan Ar dan Sisi .
****
sedangkan di tempat lain , Rina dan Dion berada di cafe ,dan semenjak acara lamaran Denis dan Winda Rina sudah tak lagi mengharapkan cintanya lagi dia merasa bersyukur jika Dion selalu ada untuknya ,sehingga perasaan cinta itu tumbuh .
" mas ,ibu besok sudan ada di kota ,kita jemputnya siang saja ya " ucap rina pada Dion .
" serius sayang ,ibu sudah da di kota kapan ?,ucpnya panik
" bukan sekarang tapi besok , kamu ko panik sih ,gak seneng kalo ibu datng ya " tuduh nya .
" bukan gak seneng ,justru seneng tapi aku takut juga ,soalnya kan semenjak kita berhubungan mas belum da bicara sama ibu "ucapnya lirih .
" ooo tenang aja ,aku udah bicarakan soal kesibukan kita di cafe ,Alhamdulillah ibu ku mengerti , waktu istirahatnya sudah selesai kita mulai kerja lagi ya ,semngat sayng ku " ucapnya sambil mengecup sekilas bibir Dion .meras malu Rina berlari meninggalkan ruangan Dion yang sedang mematung menerima ciuman dari Rina.
suasana kamar yang tadinya tenang sekarang sudah mulai memanas ,permainan dua sejoli ini semakin memanas ,tak ada rasa lelah Ar dan Sisi dengan keadaan hamil sekalipun Sisi begitu bergairah ,permainan yang hampir dua jam membuat kepuasan untuk keduanya .
" mas ,aku sudah lelah ,mas bantu aku kekamar mandi ya ,suara lirih Sisi .
" siap sayng ku ,maksih banyak sudah melayani aku sayng kamu hebat ,pelukan dan ciuman Ar pada sisi begitu hangat .
" harus dong ,kan itu tugas aku sayng ,aku tempat memuaskan hasratmu bukan wanita lain .aku siap ko jika kamu mau nambah lagi ,ucapnya meski lelah Siai tidak mau mengecewakan suaminya .
" mas sudah cukup , mas puaaaaaas bnget ,mas bersyukur jodoh terindah mas kamu ,kamu istri terbaik mas sekarang dan nanti ngerti ",perlahan Ar membawa tubuh sang istri untuk di bersihkan .
tak terasa waktu malam pun tiba ,suasana cafe mulai sepi ,beberapa kariawan sudah mulai pulang ,Rina dan Dion semakin mesra membuat hati Denis tenang ,dan tidak merasa bersalah terhadap Rina yang tidak bisa membalas perasaan nya ,dan dia tau jika Dion mencintai Rina Denis tidak mau menyakiti keduanya .
__ADS_1
kehadiran winda dalam hidupnya yang awalnya hanya iseng namun berakhir serius . dia semakin bucin seperti sang abng terhadap ka Sisi .dia akhirnya paham perasaan cinta itu yang membuat kita berubah .
" ka Dion ,... cie makin lengket aja ,kapan diresmikan nya nie ". ledeknya
" bos kecil bisa aja,nanti juga nerima undangan nya ko bos " ucapnya malu malu .
" iya pak ,gak lama lgi ko pak ,bantu doa saja " ucapanya rina mantap .
" yang pasti aku duluan ya " .
" sepertinya aku duluan deh bos ,secara bos kecil kan masih lama ,ledeknya sambil terkekeh
" ye , ngelunjak bisa bisanya ngeledek bos" candanya .
" ok aku duluan yah ka ,aku mau ke rumah Winda tadi mau di antarkan menu ini " .
" sip bos hati hati , teriaknya
keadaan denis semakin banyak kemajuan dia sudah mulai berjalan tanpa tongkat nya . dengan perhatian dan kelembutan winda untuk membantu terapi denis itu membuat Denis semakin bersemangat untuk sembuh .
****
bersambung
like
vote
__ADS_1
komen