Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 90


__ADS_3

waktu terus berlalu kondisi Azzam kembali sudah lebih membaik . dan dokter pun sudah memperbolehkan ia pulang ,namun meski ada beberapa kali harus cek up .


hari hari terus berlalu kini kandungan sifa sudah memasuki ke 7 bulan para kelurga mengadakan syukuran yang begitu hikmat ... banyak saudara dan teman teman yang ikut menghadiri .


acara demi acara terlewatkan dengan baik , banyak yang tidak menyangka keluarga Ar bisa melewati berbagai cobaan yang silih datang tanpa henti .


" tante aku mah jus mangga aja deh ,kayanya seger " ucap Azura yang meminta di ambilkan jus oleh winda.


" asiap cantik , tapi jagain tuh bakso nya tante ok nanti om kamu yang makan " candanya


" yang ko pelit sih ama aku, anakmu juga doyan bakso yang liat dia abis 3 mangkok sendiri ... " jawab Denis manja .


semua orang yang menyaksukan kelakuan Denis dan winda merasa lucu.


" papih jangan fitnah , Ali hanga abis 3 mangkok soalnya tadi di suruh ikut jualan rujak pula sama ka Sifa kan cape mana panas lagi" keluhnya sambil mengunyah bakso yang sudah di sediakan .


" puk" alesan saja , inget kalo ngeluh nanti jabatan digeser abang mau? " dengan tatapan tajam Azam mencoba mengancam sepupunya yang sedikit manja dan hobby makan .

__ADS_1


" ampun deh gak jadi ngeluh ," cabiknya pasrah


" sudah sudah jangan berantem terus gak malu ama tamu noh masih banyak bakso di dapur kalian ini bikin gemes aja ,kamu lagi win ke anak ama suami hoby bangt ngeledek " leray Sisi yang sudah terbiasa dengan sifat barbar Winda pada keluaraganya.


" maaf doro ,abis bakso aku yang gede ilang ,aku kesel Si ,vis jangan marah bu ratu cantik" dengan gemas Sisi melempar sahabat sekaligus adik iparnya dengan bakso panas yang baru iya suap yang berhasil membuat mulut Winda mingkem dengan bakso di tengah nya .


" ha ha ha ha bunda keren lemparan nya tepat " sorak semua yang menatap mereka lucu .


" iiih Sisi loe kebanget yah ,untung bakso gak nyangkut di tenggorokan gue ,ah sebel " dengan cepat Winda membuang bakso nya .meski kelakuan kaya anak kecil Sisi dan winda tak pernah sekalipun berdebat serius semenjak kejadian masa lalu.


" bun, ayo tamu sudah mau pulang loh , tadi Pada nanyain sifa dan bunda ,ayo jangan berantem terus " ucap Arsya yang baru saja menyaksikan kekonyolan keluarganya .


" baik yah, ayo sifa Abang Azzam ikut bunda ama ayah ,mereka mau liat langsung kelurga kecil kalian ." ajaknya


" iya " ucap merek sambil melangkah mengikuti sang bunda .


suasana dapur kian hening Ali dan Azura kembali berdebat karena jus yang Ali habiskan ternyata miliknAzura sontak membuat nya geram dan mengejar ALI yang mencoba menghindar dari amukan sang kaka sepupunya .

__ADS_1


" awas bunda ..... dengan sigap bunda menundukan mukanya karena sang putri sudah melempar sandal santai miliknya ,namun seseorang tak bisa menghindari lemparan sendal itu ,sehingga dia nyaris terjatuh .


sontak semua tamu menyaksikan ketegangan di ruangan tersebut dengan mulut melongo.


" maafkan kelakuan anak saya tuan Gery ... maaf sekali lagi .. " dengan rasa malu dan kesal bercampur aduk , Arsya tak kuasa ingin memukul kepala sang putri .


" tak apa tuan Ar. saya suka sandalnya boleh saya bawa ? " ucapa Gery


" dasar cowo aneh , balikin gak sandalnya ? " dengan cepat Geri membawa lari sandal Azura dengan suasana orang yang masih bingung dengan kekonyolan mereka , meski banyak kejadian lucu tapi mereka tak merasa kecewa sebab acaranya begitu kekeluargaan .


sementara itu sifa dan Azzam sudah kemabli untuk istirahat berbeda dengan Azura yang sedang di hukum sang ayah.


" lucu yah wanita itu bikin hati ku bergetar , ayolah hati ajak Azura nikah" gumam nya saat geri mencoaba melupakan kejadian penolakan lamaran nya dulu .


" awas yah aku akan lebih baik "


maaf banyak tipo.. lanjut yah .. tetep dukung

__ADS_1


__ADS_2