
" pak Denis .... "sapa nya pada Denis
" selamat siang Rina ,maaf ada yang tau Dion dimana ? tanyanya
" o iyah .. saya tau pak, mari saya antar keruangan nya pak Ar " ucapnya lembut
" maaf merepotkan mu ,sebaiknya kamu lanjutkan pekerjaan mu saja " tolaknya halus
" baik pak " jawabnya sedikit kecewa.
tok
tok
tok
" masuk ,tidak di kunci " teriaknya di dalam ruangan .
"hay kaka bos" serunya di balik pintu
" ya ampun bos kecil ," ucapnya kaget
" boleh aku masuk kaka bos " pintanya
" gak usah , sebaiknya putar balik aja bos kecil " candanya
Denis yang tau maksud Dion
" kaka bos , gimana kabarnya? "
" seperti bos kecil liat,aku baik baik saja " jawabnya sedikit lesu .
" syukur lah ,aku dah fix pindah ke sini kaka bos , abang lagi ngurusin usaha nya yang baru kaka bos" ucapnya .
" kaka bos boleh aku tanya ?"
" kami tak jadi menikah itu berarti bukan jodohnya bos kecil" tegasnya seakan tau maksud bos kecilnya akan tanyakan apa .
__ADS_1
" ko aku gak yakin?" selidiknya
" hem, terserah bos kecil aja " sahutnya santai .
"baiklah untuk merayakan pengangkatan GM cafe terbaru boleh dong teraktiran nya makan di luar gimana?" ucap Dion antusias .
" belum sah kaka bos , aku kan baru di kasih tugas menggantikan sementara belum resmi ye " jawabnya
setelah acara saling ledek Denis dan Dion mengerjakan pengecekan di bagian gudang ,banyak bahan bahan kopi yang berdatangan , melihat Siska sebagai penanggung jawab tanpak terlihat kesulitan semenjak hamil terlihat lelah .
" mba sis,kenapa belum cuti" tanya Denis
" emm ini hari terakhir mba kerja ko bos " jawabnya
" emang iya kaka bos " Denis hanya mencoba meyakinkan pada Dion .
" iya itu benar ,tapi pengganti sementara tuan bos udah mengirim CV nya ko cuman akau belum liat detail bos kecil " penjelasan Dion membuat Denis hanya mengagukkan kepala tanda mengerti .
" mba sis, aku pamit kedalam dulu yah,tidak usah bekerja keras biyar kang zohar bantu ya " perintahnya
" sip bos " jawabnya singkat
Deg
*
*
*
"Ar bunda sama mamah dan di kembar mau mampir ke butik dulu ya, tidak apa kan mereka di bawa ke butik " izin nya
" boleh bun,asal Tidak merepotkan bunda dan mamah " jawab Sisi yang merasa tidak enak .
" pasti dong sayang meski repot bunda seneng kalo di repotin " jawab nya senang.
" betul betul omah Shopi udah siap banget nie ayo nene pikun kita berangkat keburu siang banget panas " ajaknya pada sang besan .
__ADS_1
" ko oma gitu sih gak boleh berantem tah ntar zurra sedih " ucap Ar menirukan suara anak kecil .
semua orang hanya geleng geleng kepala .
" Sekarang mas mau antar mereka dulu yan ,Win titip istri abang ya ?" ucapnya pada Winda .
" ok ok ,janga lupa beliin winda rujak yang di di depan butik bunda enak tuh bang "
" baiklah , ayo bun mah " ajaknya pada sang bunda dan mamahnya .
" mas pergi dulu yah "
cup cup
Ar pamit tak lupa dia mengecup kening sang istri dengan lembut .
" udaaaaah cepetan abang Ar curang " ledeknya kesal .
" sirik aja kasian deh lo gak da suaminya " ucapnya sambil berlari.
*
*
*
perjalanan ke butik tidak memakan waktu lama Bunda dan Mamah baru saja tina dan Ar kembali untuk pulang setelah memesan rujak pesanan adik iparnya .
tiba tiba Bunda dan mamah Sisi melihat ruko yang dulu lama tutup kini terlihat buka lagi membuat perasaan Bunda mulai gusar
Deg
bersambung
mohon dukungan nya teman teman biyar semangat nulisnya nie jangan lupa
like
__ADS_1
vote
komen .