Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
Episod 84


__ADS_3

"aku cuman aneh saja ,kenap Om Dion begitu khawatir itu saja ,kamu tenang saja kita sudah sah jadi gak baik buat mas memikirkan wanita lain " tutur nya


" iya mas ,zahra percaya mas gak mungkin berpaling dariku " mencoba memahami sang suami .


" aku tak akan membiarkan hati ini menghianati cinta kita sayang "


" terima kasih mas sudah mau memilih dan menerima aku apa adanya " Azam pun membawa sang istri kedalam pelukan .


" Ehem... ehem ... dilarang mesra mesraan belum masuk kamar " deheman sang sahabat membuyarkan momen itu .


" sialan kau ,ganggu aja " liat nie jam udah malem lagian siapa suruh telat datang gak mikir apa nie waktunya mesra mesraan tau " kesal Azzam pada Rudi yang merupakan sahabat baik nya .


" iya iya ,aku baru sampai biasalah orang ganteng ripuh ama cewe "


" uuh sombong ,kirain udah insyaf taunya masih jajan " cibirnya .


tanpa mereka sadari Perubahan muka zahra semakin berbeda terlihat pucat dan tak bisa menahan rasa sakit di kepalanya seketika saat melihat Rudi di depan matanya ,ada rasa ingin menghilang saja dari muka bumi ini ,seketika ingatan tentang malam itu berputar secara tiba tiba sehingga membuatnya tak sadarkan diri .


semua orang terlihat panik dan tak terkecuali sang suami namun tidak untuk Rudi yang sudah tau akan seperti ini jadinya .


" maaf aku telat menghentikan pernikahan mu sobat " batin Rudi .da rasa kasihan pad Azzam laki laki baik harus beristrikan zahra wanita matre dan penipu besar .


*


*


*

__ADS_1


kini Azam dan kelurga zahra menanti sang dokter keluar ,mereka tampak tak ada yang berani mengeluarkan suara .


Ceklek ...


sang dokter dengan senyumnya melangkah menghampiri Ar dan memberikan saran agar sang suami zahra ikut bersamanya .


kini Azzam di persilahkan masuk keruangan dokter .


dengan hati yang penuh kecemasan, dia memeberanikan diri untuk bertanya .


" maaf dok ,bagaimana keadaan istri saya dok ?


dengan senyum manis sang dokter memberikan hasil tes keterangan jika nyonya zahra sedang mengandung tepatnya usia kandungan sudah memasuki 3 bulan .


jedeeeeeeer..


" apa maksud dokter, hasil ini bohong kan? teriaknya tepat dihadapan sang dokter muda itu .


" tuan maaf anda harap tenang ,kami yakin hasilnya benar dan kami sarankan untuk anda jika ragu periksa ulang dan saya harap anda bisa lebih sopan memberlakukan kami para dokter " ucap sang dokter membuat kepala Azam semakin pusing pasalnya zahra dan dirinya tak pernah melakukan nya . anak siapa yang istrinya kandung saat ini .


" maaf dok saya hanya syok ,kalo begitu saya pamit undur diri " yang hanya di jawab dengan senyuman .


" dasar anak muda ," hanya bisa geleng geleng kepala tingkahnya seperti anak kecil saja .


Azzam menghampiri kedua orang tuanya dengan langkah gontai dan penuh amarah ada kilatan tajam pada mata Azam ,tak ada perasaan bahagia baginya semua telah hancur dalam sekejap di saat hari bahagianya .


"bagaimana keadaan Zahra nak " tanya sang ibu mertua membuat hati Azam kembali emosi

__ADS_1


" tante liat ini dan tanyakan pada putri tante dan om " bentaknya dan melemparkan kertas hasil pemeriksaan zahra dengan hati yang penuh amarah Azam melangkah .


" coba buka saja jeng," Sisi ikut penasaran tak pernah ia melihat putranya semarah itu .begitupun kedua laki laki yang sedari tadi diam dan masih bingung apa yang terjadi


.


srettyy..


dan tanpa Ar duga sisi begitu syok dan hampir terjatuh di saat membaca hasil nya .


" mas ,,, ini tidak mungkin " ucapnya histeris


dengan kasar Ar merampas kertas itu dari tangan bu Yani yang diam seribu bahasa .


" putraku "lirih Sisi yang tak bisa membayangkan perasaan Azam saat ini .


"maaf pak Budi yang terhormat kami permisi pulang terlebih dahulu "


" i..iyah tuan Ar " jawab pak budi dengan perasaan campur aduk ,kecewa ,sedih dan marah menjadi satu .


" Zahraaaaa" teriak sang ayah .


*


*


bersambung ..

__ADS_1


__ADS_2