Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod 36


__ADS_3

"sayang , ada yang sakit tidak ?"Ar begitu perhatian


"tidak apa mas,aku sudah enakan ,ini cuman laper, dede nya minta makan "


" tenang aja ,mas sudan bawa makanan nya ni, kita makan di kamar saja ,"


" aku mau ke luar aja, gak enak kalo harus makan di kamar ,yang lain gimana? ",tawarnya .


" aku gak suka penolakan,kamu tau bunda kan ,jadi kita turuti perintah bunda yah. ini sudah di hangatkan sayur nya sayang ayo mas suapin .tegasnya .


" ok deh ,dasar pemaksa " sedikit kesal .


****


" Nak Rina sebaiknya tinggal di rumah bunda dulu saja, di sini juga ada mamah nya Sisi jadi kamu tidak usah sungkan ,bunda memberi saran .


" em maaf tante, saya merasa tidak enak ,merasa tidak tau diri jika harus tinggal di Sini sedangkan Rina belum bekerja" ucapnya


" justru itu ,kamu besok baru mulai kerjanya, tinggal di sini bukan ide buruk ,kamu sudah di titipkan kepada keluarga Ar ,kamu mengerti maksud tante kan ?" tegas bunda .


" baik tan ,maaf merepotkan ",dengan suara sedikit bergetar .


" kamu bisa tidur bareng bu shopi rin, anggap saja ibu ini ibu kamu"pintanya .


" baik bu, Rina malah senang jadi ada teman nya "


dari kejauhan Denis begitu tidak suka melihat semua orang memperlakukan Rina dengan baik ,dia merasa tidak setuju jika Rina tinggal di rumahnya ,entah kenpa dia merasa terganggu dengan kehadiran nya .


drat ... drt... drt.. suara telpon masuk memecahkan lamunan Denis ,senyum mengembang setelah tau siapa yang menelpon nya ,secepat kilat Denis menggeser tombol hijau .


" iya sayang ,sudah sampai dong "

__ADS_1


"...........


" sudah "


"......


" jangan lupa makan yah ,aku juga kangen ".


" bay ,bay love you too"


perasaan yang awalnya dongkol dan kesal,sirna menghilang setelah mendapatkan kabar dari sang kekasih .langkah kaki yang di bantu tongkat ingin melangkah namun tiba tiba ....


brukk


" maaf maaf ,,, mas aku gak sengaja maaf mas " merasa tidak enak Rina segera meminta maaf pada sang tuan rumah ,


" punya mata tidak , "teriak sang pemilik rumah.


" maaf mas ini tongkatnya mas , dengan hati hati Rina memberikan tongkat Denis yang sempat terjatuh .


" sabar " mengelus dadanya ,dia tidak menyangka jika laki laki tampan begitu galak dan jutek jika pada orang lain .


" loh Rina belum sampe kamar dari tadi ,kenapa ayo ibu antar sekalian ibu mau istirahat juga " ucap mamah sisi yang tidak tau kejadian Rina dan Denis .


" iya bu ,aku belum tau kamarnya " kilahnya dengan senyum getir .


" ayo sini di belokan sini kamar kita".


akhirnya mamah Sisi dan Rina berjalan menuju kamar yang menjadi miliknya .


*****""

__ADS_1


malam pun tiba ,semua orang yang tinggal di rumah bunda sedang melakukan makan malam ,tak terkecuali Sisi dan Ar ikut makan malam bersama . suasana makan malam berjalan dengan hikmat .


selepas makan malam ,mereka bersantai di ruang keluarga yang cukup luas ,mereka masih belum puas bercengkrama dengan Sisi dan Ar .


" abang ,tidak sebaiknya kalian cari rumah daerah Sini ,dekat dengan cafe juga kan ,di banding di apartemen lebih jauh ,bunda khawatir Sisi tidak aman ,bunda pengen deket kalian ,meski tidak tinggal satu atap setidaknya bunda bisa liat Sisi dan cucu bunda aman . pikirkan itu nak , nasehat sang bunda dan di angguki mamah sisi juga ,dia berharap Sisi dan Ar menerima usulan sang bundanya .


" gimana sayang ?,kamu setuju gak ,mas akan melakuakan apapun yang menurutmu baik ,Ar memilih meminta persetujuan istri ,karena dia tidak mau memeberi keputusan tanpa memberi tau sang istri ,cukup sudah sikap yang pernah dia ambil di saat mempekerjakan Melda tanpa meminta pendapat istrinya ,yang berujung harus berpisah .


"sayang nya aku , gemes banget si ,, aku malah seneng ,kalo bisa kita beli rumah yang di depan persis rumah bunda bisa gak mas ,sisi sudah mengetahui jika rumah mewah di depan rumah mertuanya terpasang tulisan di jual ,ia merasa tidak enak jika meminta terlebih dahulu ,namun malam ini Sisi mendapatkan angin segar dari suami dan mertuanya .Sisi berharap rumah itu belum terjual .


" kamu mau di depan rumah bunda ,apa tidak salah sayang ,setau bunda masih ada penghuninya sayang ",ucap bunda hati hati .


" bunda liat aja ,di depan gerbang da tulisan rumah di jual sepertinya pemiliknya sudah niat menjualnya deh bun" ucapan Sisi membuat hati bunda senang . dengan cepat menatap Ar agar cepat cepat mengurus nya dia tidak mau kesempatan itu hilang .


"Abang ,sebaiknya kamu hubungi Dion dan suruh secepatnya membeli rumah yang dimakaud Sisi ,bunda gak terima penolakan " tegasnya .


" baik bunda cantik , sebentr ya " Ar pamit ke kamar dan niat untuk menghubungi asisten nya .


" mah jika jadi rumah kita di sebrang sana . mamah mau yah tinggal dengan aku ,? ucap Sisi pada sang mamah ,Sisi gak mau jauh dari mamah .dengan manjanya Sisi memeluk sang mamah .


"uluh uluh ,anak mamah udah mau jadi bund ko manja , iya sayang ,mamah mau "jwabnya dengan hati sedang merasa bahagia mereka memperlakukan Sisi dengan baik ,.


"makasih mah ,aku sayang mamah ,aku juga sayang bunda " mereka bertiga berpelukan ,ucapan syukur selalu Sisi ucapkan karena merasa ibu mertua dan mamah yang sayang padanya .


kejadian itu tak luput dari pandangan Rina ,meras iri dan ingin seperti Ka sisi yang begitu di sayang ibu mertua serta kelurga yang lain .tapi tidak ada niatan untuk merebut kebahgiaan Sisi melainkan ingin seperti Sisi bisa mendapatkan suami yang sayang dan ibu mertua yang baik .


lain halnya dengan Denis melihat Rina tampak tak suka ,banyak pikiran negatif pada nya .


bersambung


like

__ADS_1


vote


komen .


__ADS_2