
kebahagiaan Keluarga kecil Ar dan Denis kini semakin bertambah menyaksikan perkembangan anak anaknya ,meski banyak cobaan yang telah mereka lalui , kini seiring bertambahnya usia dan tingkat kedewasaan Sisi semakin memperlihatkan keibuan nya dan berperan menjadi seorang istri yang baik .
*
*
" mah ,sisi kangen ,semoga mamah selalu bahagia ,terima kasih atas pelajaran dan nasihat mu selama mamah hidup ,tapi sisi janji akan menjadi seorang ibu dan istri yang hebat untuk keluarga sisi seperti pesan mamah dulu " ucapan sisi begitu sedih saat mendatangi makam sang mamah .
" sayang kita pulang sekarang yu ,udah sore juga " ajak sang suami yang mengantarnya .
"iya mas ,ayo mas aku hampir lupa Azura akan pulang dari kota " jawabnya seketika bahagia .
" itu kamu ingat ,ayo mas bantu berdiri " meski sudah tidak muda lagi kedua sejoli ini tetap mesra ,sehingga membuat semua orang iri .
*
*
*
" Assalmualaikum ,, bunda ....ayah kalian dimana? " suara lembut bak seorang putri Keraton seorang wanita remaja cantik dengan setelan baju yang tampak anggun dan berhijab .
" Waalikumsalam ,Ya Allah putri bunda yang cantik sudah pulang " saut Sisi dari arah dapur .
__ADS_1
" bagaimana kabar bunda sehat ? "ucapnya lembut dan mencium tangan sang bunda .
" Alhamdulillah bunda dan ayah sehat sayang , ayo duduk nie bunda sudah masak yang banyak " ajaknya sambil membawa sang putri duduk
" ayah kemana bun,?" tanya nya heran
" ayah ,ada di kamar ,paling lagi tidur tadi maklum ayah kan masih dalam pemulihan " ucap bunda lembut ,membuat hati Zura merasa ngilu ,kesehatan sang ayah sedang tidak kondusif .
" kamu jangan sedih temui gih,pasti ayah makin sehat nak ,ayah cuman sedikit lemas tadi bunda di antar ke makam oma " melihat raut wajah zura Sisi kembali menghibur nya .
" iya bun ,zura ke kamar bunda dulu yah " pamitnya .
" iya ,bunda tanggung nie lagi bikin jus mangga nya bentar lagi .
" yup ,aku ke atas bun" teriaknya sambil berlari .
tok
tok
tok
" masuk " jawab Sang ayah karena dia tau pasti sang putri yang mengetuknya .
__ADS_1
" ayah dede pulang " suara lembut Sisi menghangatkan hati Ar dia merasa bahagia melihat sang putri berlari dan memeluknya .
" kata bunda ayah drop ,kenapa yah " isakan kecil Zura terdengar pilu oleh Ar .
" kata siapa ,bunda lebay ,nie liat badan ayah sehat apalagi liat senyum putri cantik ayah " serunya .
" pokonya ayah gak boleh ngurus cafe lagi ,gak boleh kerja lagi ,dede sama abang sudah besar ,awas kalo dede liat ayah gini lagi zura cubit pipi nya nie " ucapnya gemas karena dia tau sang ayah masih sibuk dengan cafe nya kadang sering datang ke cafe yang tidak jauh dari rumah nya .
" janji ,ayo turun bunda sudah siapin makan juga yah " ajaknya .
" ayo ," Ar menggandeng sang putri untuk turun dan membiarkan.
setelah tiba di bawah Sisi sudah selesai menyiapkan ,dan hanya bisa tersenyum karena keposesipan sang putri terhadap ayahnya .
" bun ,ayo duduk ,sekarang aku akan layani Ratu dan Raja ku , diem yah " Zura benar benar memperlakukan Keduanya bagai ratu dan raja .
suasana pun begitu ceria meski tanpa si sulung yang kini jauh ,Azam yang di sibukan dengan perusahaan yang ada di lombok karena perusahaan yang dia bangun sendiri terletak di lombok .
" coba abang pulang ,pasti dede bahagia " ucapan Zura berhasil memebuat kedua orang tuanya tampak bersedih menahan rindu karena Azam semakin jarang pulang karena usahanya . meski sering menghubungi lewat telpone tetap saja Sisi dan Ar merasa rindu .
" bunda jangan sedih ,ayah juga ,tadi dede cuman bilang rindu aja ,meski setiap hari menelpon tetep aja zura kangeeeen " cerocos nya .namun tiba tiba suara yang memebuat mata mereka membulat .
"Assalmualaikum , sayang sayangnya aku ......" suara lembut seseorang yang mereka rindukan kini hadir .membuat semuanya bahagia .
__ADS_1
bersambung....
detik detik mau tamat yah teman teman ... tetep dukung yah .