
"papi,Safa putriku " ucap keduanya .
" safa, " Dion begitu bahagia sudah menemukan sang putri .
ia langsung memeluk nya tak peduli dengan Ar yang menatap tak percaya ,begitupun Safa yang bahgia kini sang papi menerimanya dengan baik
" bagaimana kabarmu sayang ,maafin kesalahan papi mu ini ,maaf " dalam isak nya Dion memohon maaf pada putri tunggal nya .
" aku juga pi,sudah membuat hati papi terluka ,aku penyebab mami pergi " suara Lirih Safa .
" hutttts dengarkan papi ,kejadian itu sudah papi maafkan ,semua sudah takdir nak ,kita pulang dan hidup bersama ya papi janji akan selalu ada untukmu nak " pelukan hangat yang Dion berikan adalah pelukan yang sejak dulu Safa rindukan .
suasan haru memebuat Sisi menangis dia bisa bayangkan hubungan yang lama membeku kini sudah mencair ,dia bangga pada sikap Safa yang mudah memaafkan Sang ayah yang membencinya.
" aku ikut bahagia ,ternyata di rumah ini kalian bisa bertemu " ucap Ar bahagia .
" makasih tuan bos ,aku sudah menemukan putriku " pelukan pun terlepas namun Safa tidak mengerti kenapa sang papi menyebut om Ar tuan bos ,tak lam kedua keluarga itupun kembali duduk dan menikmati sarapan yang begitu nikmat , sarapan yang paling berkesan .
setelah semua berkumpul ,Dion dan Ar kembali mengobrol .
" sekarang apa rencana mu ion?
" aku akan bawa putriku kembali ke sumatera,aku berjanji akan membahagiakan dia ,aku akan menyayanginya sampai nyawa ini terlepas dari raganya " tekad seorang Dion ,dia tidak mau hidup terpisah lagi .
tiba tiba Sisi dan safa dan zura ikut bergabung ,
"om Ar apa aku boleh main lagi nanti? " ucap Safa ragu .
" tentu ,om senang ,semenjak kau hadir rumah ini terasa ramai ,dan zura juga betah di rumah jadi om harap kamu tidak pergi " candanya .
__ADS_1
" oh tidak bisa tuan bos ,aku papinya ,aku mau bawa putriku liburan dan paling sesekali saja ke sini nya " ucapnya .
" apaan sih orang dia anak ku juga ,jadi dia harus sering main ,ingat dia juga bakalan jadi calon menantuku " ucapan Sisi memebuat semuanya kaget termasuk Safa yang sedang meminum teh langsung tersedak .
" kenapa ka Dion melotot,aku punya anak laki laki yang ganteng, pasti cocok dengan Safa yang imut ini " dengan pd nya Sisi mengatakan itu .
" sayang ,Azam dan Safa berantem terus kamu ingat tidak Pertengkaran masalah motor tempo hari " jelas Ar membuat Dion penasaran .
" iyah tante ,aku sama abang udah kaya kucing dan anjing ,gak pernah akur " mencoba menegaskan
" sudah sudah kalian jangan memutuskan di saat abang tak ada ,aku yakin jika kalian berjodoh pasti bertemu lagi " ucapan bijak Zura di anggukan semuanya .
" kamu emang benar benar ponakan om paling bijak " ucap dion bangga .
" jelas anak aku tuh ,kaya aku dulu "jawab Ar dengan bangga.
" zura mirip aku mas ,liat aja dia anggun dan lembut sepertiku " Sisi yang tak terima zura kan miripnya pikirnya .
suasana pun semakin hangat meski perdebatan kecil .
*
*
*
" abang ,zura punya kabar gembira , ternyata Safa putri om Dion loh bang " saat Zura menelpon sang kakak.
" apa,,,, om dion sahabat ayah dulu, tapi kenapa sikapnya bar bar dan seperti wanita murahan de " karena Azam tak suka dengan berpakaian dan penampilan Safa, di usianya yang masih muda namun sudah terlihat dewasa dengan makup tebalnya .
__ADS_1
" abang jangan begitu,aku liat dia cantik ko ,malah bunda pengen jodohin abang dengan Safa loh " ucapan Zura kembali memebuatnAzam syok .
deg
" apa ,abang gak mau " teriaknya di sebrang sana .
" kenapa bang , safa cantik bang ,dia juga baik aku suka ,tapi aku terserah abang sih , tapi aku berharap sih yes ,jadi ada teman buat bercerita nantinya " suara girang Zura membuat Azam geram .
" gak ,sekali gak tetap enggak " bentaknya .
panggilan pun terpaksa Azam putus dia merasa kecewa dengan keputusan sang bunda .
" aku tidak mau berjodoh dengan nya ,aaaakkh kenapa harus dia wanitanya aku gak suka ," gumamnya kesal .
*
*
*
beberapa hari kemudian Dion yang sudah kembali ke Kota namum tidak dengan Safa yang masih menemani Sisi membuat kue ,dia akan pulang jika mobilnya sudah selai mungkin dua hari lagi .
" kue nya tambah enak loh de " fuji zura .
" serius ka, aduh seneng nya aku udah bisa bikin kue lagi , bunda makasih banyak ya, seneng deh nanti di rumah aku mau bikin buat papi " ucapnya senang namun tiba tiba suara teriakan seseorang membuatnya kembali bersedih .
*
*
__ADS_1
*
bersambung .