Jodoh Terindah

Jodoh Terindah
episod ,65


__ADS_3

huru hara rumah tangga Denis semakin tak terkendalikan ,kini Denis yang dulu penyabar dan setia kini dia mencoba bermain api dengan Rina wanita yang sudah dari dulu mengejarnya ,bunda yang mengetahui hubungan keduanya begitu syok dan tidak menyangka jika putra keduanya menjadi laki laki bajingan ,meski tau bunda tidak berani untuk protes.


" sayang ,aku ingin kita menikah"


" maaf aku tidak mengabulkan permintaan mi rin, aku sudah punya winda dia tidak akan bisa menerima mu menjadi madunya rin " bujuknya


" terus mau sampai kapan kita kucing kucingan kaya gini ,kamu tidak mau memiliki anak yang ,winda kan samapai sekarang belum hamil hamil jadi sebaiknya kita menikah aku akan memberikan mu anak " bujuk rayu Rina kini melewati batas di raihnya kedua pipi Denis di kecupnya bibir manis sang kekasih dengan lembut ,namun perilaku nya di ketahui oleh winda yang tiba tiba masuk dengan mata melotot dan hati yang perih merasakan pusing yang hebat sehingga membuatnya jatuh tak sadarkan diri


" winda ... teriak denis yang mengetahui sang istri jatuh pingsan di depan pintu ruangan nya .


" yang biarkan saja ,suruh dion membawanya ke RS ,ingat aku gak mau tau kamu harus ikut aku" tegasnya .


" tapi rin,dia istriku awas... dengan cepat denis membawa Winda ke rumah sakit .


" sial ,aku tidak mau denis tinggalin aku ,aku harus bujuk dia agar mau menikah dengan ku " ucapnya kesal .


" win bangun win , maafkan aku win " Dion yang sedari tadi hanya diam dan lebih fokus pada jalanan dan mencoba mempercepat .


" sudah sampai tuan " ucapnya dingin semenjak mengetahui kelakuan Denis dia tidak seakrab dulu dia hanya akan berbicara seperlunya .


" makasih bang " Denis yang panik ,membawa sang istri ke ruang UGD .


*


*


" sayang siapkan air hangat nya untuk ku " ucapnya manja .


setelah melakukan malam panas keduanya saling tertawa terlihat raut wajah ceria ,Ar sudah 2 minggu ini harus puasa karena pekerjaan yang belum kelar , mumpung si kembar tidak ada mereka menghabiskan malam panas ini dengan sempurna ,


" mas suka gayamu sayang , ingat kita tidak boleh kalah sama si cerewet zura , mas kesal dia selalu memelukmu dengan erat mas iri " dengusnya jika teringat putri centilnya itu selalu menjadi penghalang keduanya .


" aku malah seneng mas ,Zura manja sama aku kalo manjanya ke bu dijah giman "


" gak gitu juga sayng ,ayo sebaiknya aku bantu bersihkan "


" tidak usah mas aku bisa sendiri ,kalo mas ikutan nanti nambah lagi aku lelah ayah "


" baiklah " jawabnya pasrah .


*


*


*


" dok bagaimana keadaan istri saya dok " tanya denis dengan panik .


"sabar pak , keadaan pasien sudah lebih baik , sehingga janin nya masih bisa di selamatkan


Deg

__ADS_1


ada perasaan tak percaya ,jika winda ternyata sedang mengandung ,parahnya dia tidak mengetahuinya .


" Apa dok ,istri saya sedang hamil " ucapnya mencoba meyakinkan .


" iya pak ,masih sekitar 2 mingguan ,saya harap bapak dan ibu bisa menjaganya dengan baik ,karena kondisi janin masih begitu lemah " penjelasan sang dokter membuat hati kecil denis bahagia bercampur penyesalan ,dia sudah menyakiti hati keduanya .


" baik dok ,terima kasih banyak dok sudah menyelamatkan nya " ucapan tulus Denis .


" sama sama tuan ,itu sudah tugas kami " jawabnya lembut .


setelah bu dokter pergi meninggalkan ruangan Denis menghampiri sang istri yang masih terpejam .


"maafkan aku win , aku hampir membunuh kalian , aku janji kejadian ini akan terulang lagi win tolong maafkan kehilafan aku win " isakan yang membuat kedua mata winda terbuka dan mencoba mengingat kejadian dimana sang suami berada satu ruangan dengan keadaan berciuman dengan Rina bawahannya .


"lepas , suara dingin Winda mengagetkan Denis .


" sayang , kamu sudah sadar " ucapnya bahagia .


" pergi ,pergi aku tidak mau melihatmu di sini Denis peegiiii" teriaknya membuat hati Denis kembali sakit dengan perkataan sang istri .


" win maafkan aku ,aku khilaf win maafkn aku " suara lirih itu membuat Winda semakin membencinya .selama ini dia bukan tidak tau selama 1 bulan denis menjalani hubungan terlarang nya dengan Rina wanita yang dari dulu mencintai suaminya .satu bulan dia mencoba menerima namun kali ini dia tidak mau membuat hatinya semakin sakit ,dia sadar kesalahan nya dulu menjadi wanita egois terhadap sahabat baiknya dulu .


"aku ingin kita berpisah "


Duaaarrr...


" tidak sayang mas tidak mau" jawabnya


" tidak , kamu bukan wanita mandul win, maaf aku ingin kita tetap bersama demi anak kita sayang " ucapan Denis membuat Winda kembali menangis dia tidak menyangka jika dia sedang mengandung .


" apa kamu tidak bohong " tanyanya .


" mas tidak bohong ,maafkan mas yang tidak bisa melawan godaan itu , mas janji tidak akan mengulangnya kembali maafkan mas sayang " ucapnya menyesal .


" tapi aku tidak mau mas , tolong hargai perasaan ku " dia tidak mau rasa cintanya suami hanya demi anak .


" apa maksudnya win, mas tidak bisa sayang ,kita sebentar lagi menjadi orang tua kamu tidak senang "bujuknya


" aku tidak mau membuat hati kamu hancur , kalian lanjutkan saja hubungan nya ,aku akan mundur "meski namun hati sakit .


" dengar sekali lagi aku tidak akan pernah menceraikan mu ingat mas tidak mau " ucapnya sedikit meninggi .


" aku ingin berpisah aku tidak mau hidup dengan bayang bayang penghianatan kalian , tolong kasiani aku kali ini saja mas , anak kita akan aman bersamaku "


" win, haruskah aku mati di depan mu ini ,aku rela jika kamu menginginkannya " di raihnya pisau di atas nakas dan kali ini dia tidak mau melepaskan wanita yang dulu menemaninya di saat dia sakit sampai sekarang . penyesalan terbesarnya dia harus menerima ajakan Rina untuk menjalin cinta . meski di hati masih ada keraguan .


perbuatan Denis kali ini


membuat winda sedikit panik ,dia tidak menyangka jika denis akan melakuakan hal konyol seperti ini


" jangan mas ,aku tidak mau kamu mati sia sia ,lepas pisaunya " bujuknya meski posisi winda masih di atas banker .

__ADS_1


" berikan aku kesempatan win ,aku menyesal sudah menduakan cintamu " ucapnya tulus


" baik mas tapi lepas dulu aku gak mau anakku menjadi yatim sebelum dia lahir "


ucap manja winda membuat Denis kembali tersenyum .


"kamu serius sayang ,kamu mau menerima aku kembali " tanyanya


" hem ,tapi dengan syarat .... gimana?"


" apapun itu mas akan melakukan nya "di raihnya tangan dan mengecupnya kembali ,


" pertama , putuskan hubungan kalian di depan aku ,dan pecat dia di cafe


" kedua berdamailah kita dengan abang dan Sisi mas ,aku kangen sisi dan kedua ponakan ku "permintaan sang istri mengingatkan nya dulu dimana menjadi adik yang serakah dan jahat,selam ini Denis pun sudah rindu dan ingin meminta maaf pada Abang dan kaka iparnya .


" mas akan lakukan sayang ,begitu banyak dosa aku pada abang dan ka Sisi , mereka pergi karena aku " tak terasa air mata menetes begitu saja,jujur bunda pun saat ini hanya bisa diam dan cuek padanya ,setelah mengetahui hubungan rumah tangganya .


" kita semua bersalah yang, aku pun sama ,aku egois memilih mendukung keputusan mu ,aku pun menyesal mas " ucapan tulus winda begitu menyayat hati


" sudah sayang ,kita akan temui abang , meski tidak mudah mendapatkan maaf " ucapan lirih nya seakan mengerti bagaimana dulu dia menghina dan mengusir sang kakak yang dulu selalu menjaganya .


"iya mas ,aku kangen azura dan Azam ,mungkin mereka sudah besar ya "


" iya yank ,mas juga kangen "


tak lama suara ketukan pintu membuyarkan lamunan mereka ,dibalik pintu sang bunda sudah mendengar semuanya dia tidak sabar ingin menemui sang anak sulung nya dan bersujud memohon maaf


" bunda " dia raihnya tangan bunda Denis tau betul jika bunda sudah mengetahui rencana nya kali ini .


" maafkan bunda ,kalian seperti ini karena dosa dosa bunda de "


" tidak " jawab keduanya .


" bunda tidak salah ,ini semua sudah takdir kita bun, bunda mau kan menemui abang dan cucu cucu bunda ,ade tau mereka dimana bun " penjelasan Denis membuat hati sang bunda bahagia ,


" kamu tau mereka tinggal dimana?"


" iya, denis yakin mereka tinggal di kota dimana abang menemukan ka sisi kembali "


" kamu yakin nak " senyuman mengembang bukan dari bunda namun winda pun sama .dia sudah tidak sabar ingin menemui sahabat sekaligus iparnya .


" bunda ucapkan selamat yah semoga anak kalian sehat sehat yah ,bunda yakin ini anugrah dan harta paling berharga untuk kita semua "


" Amiiin ... maksih bunda ,di peluknya sang ibu mertua yang selama ini masih menyayanginya tanpa batas .


*


*


bersambung .

__ADS_1


__ADS_2