
maaf yah reder , aku lagi merevisi beberapa bab yang sayang ku ,banyak kesalahan dalam nama tokoh harap kalian memakluminya.
tadi iseng iseng liat beberpa bab ternyata banyak kesalahan nya . harap di maklum . tapi semoga setelah revisi kalian tetap suka dengan cerita sederhana aku .
mohon dukungan nya semoga kalian menyukainya .
tetep jangan lupa kasih masukan yah para reder . aku gak akan marah ko malah seneng ko . lanjut yah
******
kini Sisi dan Ar sudah menempati rumah barunya ,ternyata begitu nyaman ,Mamah dan bundanya sedang memasak di dapur karena malam ini mereka mengundang makan malam .
" bun liat mas Ar tidak perasaan Sisi mas Ar sudah pulang dari cafe yah "
" mungkin di kamar sayng ,coba liat saja ".ucap buda .
" siap bun ".Sisi pergi menemui sang suami .
tok tok tok
" mas , lagi mandi ya ".
"ehmm,,,, iya sayang tunggu sebentar aku lagi tanggung nie " teriakan Ar membuat Sisi senyum geli .
tak lama Ar pun keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar , perlahan berjalan mendekati sang istri ,di peluknya dengan erat mencari kenyamanan .
"mas ngagetin aja " .
" biarkan sejenak seperti ini dulu sayang , hari ini mas lelah banget , mas butuh pelukan kamu " ucapnya sambil mengecup leher jenjang putih sisi .
" mas geli udah ayo kita keluar ,di depan banyak tamu juga " berusaha mengulurkan pelukan suaminya .
seperti tidak menghiraukan ucapan suaminya Ar malah menundukkan kepala nya memberi usapan pada perut sisi yang sudah besar .
" anak anak ayah apa kabar ? ayah kangen lo nak " lirihnya .
" kami juga kangen ayah, dengan suara menirukan anak kecil membuat Ar gemas
duk duk ..
" dia nendang mas "
" mas juga merasakan nya , kamu sakit gak sayang kalo mereka menendang?"tanya pada sang istri .
__ADS_1
" sedikit ,tapi lebih ke geli juga sih mas ,pokonya campur aduk deh ," dengan senyum mengembang .
"muach ,maksih banyak ,sudah hadir menemani mas ,mas sayang kalian " ucapnya .
" sama sama sayang ,sudah hadir di kehidupan aku , meski awal nya kamu itu galak ,ledeknya .
" maaf .....waktu itu kan belum sayang "ledeknya .
" udah ayo keluar , mamah dan bunda lagi masak lo ".ucapnya .
"ayo ,sini tangan nya ayah bantu bun ".
perlakuan Ar membuat hati Sisi menghangat .Sisi berharap tak akan pernah berubah kedepannya .
******
suasana cafe tampak ramai ,tapi tidak membuat
Rina mengeluh sedikitpun , Rina wanita yang bekerja keras .
" Ka Dion kenapa senyam-senyum gitu ,beda yah kalo lagi jatuh cinta , apa gak sebaiknya langsung nyatakan saja ,di rebut orang baru tau rasa .ledeknya
" kenapa sih bos kecil ngeledek terus "dengusnya .
" hey jangan sebut aku bos kecil ,gatel kupingku ka ,panggil denis saja itu lebih baik " gerutunya .
" ayo pulang tadi abang Ar sudah ngasih pesan jangan malam malam pulang nya ,ada acara syukuran ka "
" iya bawel ,gak ade gak abang bawelnya minta ampun ,tapi ....ehem ehem ...
" apa ?"ketusnya
" boleh ajak Rina tidak bos kecil."tanyanya .
"ajak aja ,tapi ingat jangan biarin dia deket deket gue " ancamnya .
merasakan jika Rina ada rasa padanya . tapi entahlah .Denis tidak mau memberi celah sesikitpun pada seseorang ,karena ada hati yang harus di jaga .
" siap bos kecil ," .dan berlalu meninggalkan Denis yang masih mengerjakan beberapa laporan .
******
perlahan Dion mendekati Rina, perasaan gugup yang Dion rasakan jika berdekatan dengan wanita yang bernama Rina .
__ADS_1
" ehm ... Rin boleh bicara sebentar "
" eh bapak , boleh dong pak "jawabnya santai .
" Rin ... kita di undang untuk makan malam , jika tidak keberatan kamu datang bareng aku ya ke rumah bos nya?" ucapnya berharap rina menyetujui nya .
" serius pak " tak sadar Rina begitu senang karena semenjak bekerja dia sudah tidak tinggal di rumah bunda Ar ,dia senang ada rasa kangen sama bunda dan terutama laki laki yang sudah mengalihkan pikiran nya ,meski jutek tapi Rina suka .
" serius dong ,kamu mau kan "tanyanya
" baik pak saya mau pak ". dengan antusias .
" ok ,makasih Rin ,kalo gitu kamu selesaikan dulu pekerjaan nya ya , , maaf dah ganggu kamu ,"perasaan Dion begitu berharap Rina mengetahui perasaan nya kali ini .
" siap pak Dion ,singkatnya .
*****
malam pun tiba ,tamu yang di undang hanya kerabat terdekat saja ,seperti Om Reza dan tante Jesi ,meski masih ada perasaan kecewa pada Ar , ia lakukan demi keponakan ,sejenak om Reza mengesampingkan egonya , bu dijah kang soleh beserta ibu dari Rina ,sengaja Ar mengundang mereka .atas perintah sang istri tercinta .
suasana tampak ramai ,di sela sela acara Ar dan Sisi di kagetkan oleh Denis yang tiba tiba duduk di sebelah Sisi. membuat Ar geram . dia tidak menyangka jika Adiknya yang terkenal jutek bisa sekonyol itu jika bersama Sisi istrinya .
"kaka cantik, aku punya kejutan buat kaka cantik ," ucap Denis mengalihkan semua nya.
"apa de jangan yang aneh aneh " ancam Ar
"ye ,galak banget si ".gerutu Denis
"iya De apa aku ko jadi kepo"
"tapi janji ,kalo kakak cantik suka sama kejutan nya aku boleh minta apa saja kan sama abang "
" apa sih jangan yang aneh aneh de,abang gak mau turutin kalo iui tidak baik " ancam Ar .
" ok deh langsung saja deh ,tak mau lama lama akhirnya kejutan pun tiba .
"sayang ..... ayo masuk sekarang" teriakan Denis.
" selamat malam semuanya "
bersambung
like
__ADS_1
vote
komen