JODOH YANG TAK KU SANGKA

JODOH YANG TAK KU SANGKA
Episode 20


__ADS_3

Setibanya di bandara Yuni sudah menunggu mereka berdua di lobi.


Yuni menyapa Kai dan Jihan dengan hangat tak memeluk mereka berdua secara bersamaan.


Senyuman manis selalu mengembang diwajah ketiga nya sembari berjalan menuju parkiran.


Diperjalanan pulang Yuni meminta agar mampir ke kantor terdahulu karena ia sangat rindu dengan Kevin anak sulung nya.


Kai menurut lalu menuju kantor.


Tak butuh waktu lama mereka tengah sampai didepan gedung yang menjulang tinggi serta mewah.


Security menyapa mereka dengan ramah begitu pun dengan Yuni,Kai dan Jihan yang tersenyum manis lalu memasuki gedung tersebut.


Ditengah perjalanan ke lift mereka berpapasan dengan Denis.


" selamat siang ibu" sapa Denis dengan sopan diiringi senyum manis nya.


"siang apa Kevin ada dikantor?"


"bos Kevin sedang ada diruang nya Bu"


"ok baiklah terima kasih, semangat kerja nya ya" melangkah meninggalkan Denis begitupun Denis membalas dengan senyum lalu melanjutkan perjalanan nya keruangan staf biasa.


Tok...tok ...tok...


"masuk" teriak Kevin dari dalam ruangan namun matanya masih terfokus dengan layar laptop serta beberapa file.


"assalamualaikum anak mama yang ganteng"


Mendengar suara itu tak asing ia langsung mengalihkan pandangan nya keasal suara tersebut.


Beranjak dari tempat duduk lalu memeluk tubuh Yuni dengan erat.


"maaf ya ma aku gak bisa jemput mama dibandara soalnya ada miting penting"


"iya gak papa sayang,lagian ada sibungsu yang jemput mama"mengelus rambut Kevin yang halus dengan lembut.


Tok...tok...tok..


"masuk" ucap Kai lalu membuka pintu, ia terkejut bukan main.


Kai menepuk pipinya terasa sakit ternyata bukan mimpi,namun ia masih tidak percaya dengan apa yang dia liat.


Wanita didepan nya sangat ia kenal.


Keyla masuk lalu menaruh beberapa file dimeja kerja Kevin.


Bukan hanya Kai , Jihan dan Yuni juga tertegun.

__ADS_1


sedangkan Keira masih berdiri ia bingung kenapa semua bingung melihat dirinya.



"maaf apa penampilan saya ada yang salah atau kurang sopan" ujar Keira masih dengan posisi semula.


Yuni menghampiri Keyla lalu memeluk nya dengan erat karena ia sangat merindukan Keira .


Keyla semakin bingung tangan nya ragu untuk membalas memeluk Yuni karena ia sangat tidak mengenal siapa yang memeluknya saat ini.


"mama senang kamu masih hidup dan selamat dari kecelakaan itu" ucap Yuni bertubi-tubi ,memeluk, mengusap rambut Keyla yang panjang dan harum.


Pelukan Yuni membuat hati Keyla hangat ia seperti merindukan pelukan hangat ini.


Keyla membalas pelukan Yuni lalu memejamkan matanya.


Terlintas diingatan Keyla ia pernah memeluk wanita yang sekarang memeluk nya .


Tiba-tiba kepala Keyla terasa berdenyut mencoba ia tahan.


"kak Keira,ini benar kan kak Keira "ucap Jihan mendekat ke arah Yuni dan Keyla dengan wajah penasaran.


Yuni melepaskan pelukan Keyla pun begitu lalu memandang wajah Jihan dengan saksama , namun semakin lama kejadian yang hari saat ini ia alami semakin membuat kepalanya berdenyut nyeri.


Jihan meminta Keyla menatap mata nya, namun rasa nyeri yang Keyla rasakan semakin terasa ia memegangi kepala dengan kedua tangan nya lalu pingsan.


Yuni menghirup minyak kayu putih kehidung Keyla dengan rasa was-was.


"Vin kenapa dia gak kenal sama mama, sebenarnya apa yang terjadi?"


"dia memang bukan Keira ma cuma wajah mirip doang ,nama dia Keyla Frans siska "


Mendengar jawaban Kevin ketiganya kompak melotot dan memandang wajah Kevin yang nampak sendu sembari memandang wanita yang masih terbaring pingsan di sofa.


"gak mungkin ini Keira bukan Keyla mama merasa nyaman dekat dengan nya. Dan perasaan yang sama seperti dulu mama meluk Keira"


Kevin hanya diam karena ia juga berharap jika Keyla itu Keira kekasih nya yang hilang 3 tahun lalu dalam kecelakaan mobil .


Kevin duduk disalah satu kursi menundukkan kepala dan mengatupkan kedua tangannya.


Menenggelamkan wajahnya dengan katupan tangannya, ekspresi wajah Kevin begitu sendu dan bersedih.


Kai dan Jihan kompak menghampiri Kevin .


"kak Vin jangan sedih"ujar Jihan dengan suara lembut.


Kevin mencoba tersenyum walau terlihat getir.


Senyum getir yang bisa ia tampil kan karena hatinya sedang tak baik-baik saja.

__ADS_1


"aaaa"rintihan Keyla tersadar dari pingsannya.


Yuni membantu Keyla terbangun dan duduk, Jihan mengulurkan satu gelas air putih kepada Keyla.


"sebaiknya kamu pulang saja, beristirahat lah yang cukup besok kalau sudah sehat bisa bekerja lagi" kata Kevin mencoba tegas.


"saya masih bisa bekerja ,saya baik-baik saja ini kan hari pertama saya bekerja"jawab Keyla mencoba terlihat baik-baik saja,namun Kevin seperti ada ikatan batin dengan Keyla.


Karena ia merasa jika Keyla sedang tak baik-baik saja dan membutuhkan istirahat yang cukup.


"tidak usah kamu bohongi keadaan fisik mu , saya tau kamu sedang tidak baik-baik saja. Pulang lah saya bisa minta tolong Denis untuk menghendel pekerjaan mu"lalu menekan tombol telepon , Kevin meminta Denis keruangan nya.


Keyla terus meminta agar dibolehkan bekerja ,namun Kevin tau jika Keyla sedang tidak fit.


"kamu anterin aja Vin sampai kerumahnya"


pinta Yuni dengan senyum manis yang terukir di bibir nya.


Kevin mengandeng tangan Keyla , namun Keyla masih terdiam di tempat duduk sembari memandang gandengan tangan Kevin.


Kevin menghentikan langkahnya lalu menengok ke arah Keyla yang masih terdiam sembari memandangi gandengan tangan nya.


Kevin melepaskan tangannya lalu meminta Keyla berjalan terlebih dahulu, dengan ragu Keyla beranjak dari tempat duduk lalu melangkah kan kaki diikuti Kevin.


Mereka berjalan beriringan keluar dari ruangan Kevin ,Denis sudah siaga didepan pintu masuk dengan membawa tas kecil milik Keyla.


Dengan senyuman yang mengembang Keyla menerima tas miliknya lalu berterima kasih kepada Denis.


"kau urusan pekerjaan saya sebentar, saya mau antarkan dia pulang" kata Kevin singkat berlalu pergi meninggalkan Denis.


"bos,bos bilang aja kalau mau pdkt sama Keyla"gumam Denis diiringi senyum karena mengingat kejadian dulu ,Kevin tidak bisa jauh-jauh dari Keira .


Masuk lift mereka berdua berdiri berdampingan, tiba-tiba baru saja lift turun kebawah kepala Keyla berdenyut sakit.


Mencoba menahan hingga sudah tak tertahan , tubuhnya oleng dengan sigap Kevin menangkap tubuh Keyla yang lemas.


"maaf pak kepala saya benar-benar sakit, sekali lagi minta maaf. Baru bekerja sudah merepotkan bapak" tutur Keyla dengan suara lemas.


"Ini sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai atasan jika bawahan saya sakit" jawab Kevin lalu pintu lift terbuka.


Masuk mobil Keyla memberikan alamat rumah nya kepada Kevin.


Disepanjang perjalanan Kevin seperti pernah melewati jalan yang dia lalui sekarang.


"itu rumah saya pak" tunjuk Keyla kearah rumah bercat biru muda.


Jangan lupa vote,komen,tambah favorit ya.


Terima kasih untuk kalian yang sudah mampir, semoga dilancarkan dalam segala urusan baik 👍👍👍👍.

__ADS_1


__ADS_2