JODOH YANG TAK KU SANGKA

JODOH YANG TAK KU SANGKA
Episode 62


__ADS_3

Dengan cepat Jihan mengambil sayuran dan lauk ,jadi jemarinya mulai lincah memainkan pisau diatas talenan.


Tak berselang lama akhirnya ia selesai memasak,lalu menyajikan makanan diatas meja makan.


"Oma ,sudah selesai bersih-bersih nya. Ayo kita makan " ajak nya sembari mengetuk pintu kamar.


Oma keluar lalu ikut dengan jihan kemeja makan.


Keesokan harinya Dika mengajak nya untuk bertemu,Jihan menyaguhi permintaan Dika.


Pukul 3 sore Jihan sudah sampai di Arumi resto dan terlihat juga Dika sudah duduk disana sambil ditemani 1 gelas jus jambu.


"sorry gw telat" lalu duduk bersebrangan dengan Dika.


"aku mau langsung ke intinya aja ,aku malas berbelit-belit .... intinya aku gk setuju dengan permintaan Celsi dan maaf banget aku gk bisa buat jalanin itu semua walaupun 1 hari saja aku tidak mau"


Jihan yang mendengar itu dia paham namun kenapa hatinya serasa perih , seakan-akan itu sangat melukai hatinya.


Sembari menahan air mata ia tersenyum simpul lalu mengangguk pelan.


" oke kalau itu yang Lo mau ,gw juga gk ada hak paksain perasaan orang dan gw gk bisa nahan orang yang mau pergi dari gw"


Hening sesaat,Jihan sudah mulai tenang lalu pamit pulang terlebih dahulu karena ada urusan.


Dika menundukkan kepalanya saat Jihan beranjak pergi , matanya masih sendu sisa nangis nya beberapa hari yang lalu.


Danau


Tempat favorit Jihan dan KAI kala sedih ataupun senang pasti kedanau .


"Tuhan apa semua ini ,aku sudah berusaha menjadi yang terbaik tapi kenapa kau tak membuka hati Dika untuk ku!"


"aku salah apa!!! hiks...hiks...hiks " ia berteriak , menangis dipinggir danau.


"KAI gw butuh Lo , sekarang gw sadar orang yang selalu ngertiin gw, selalu ada buat gw ,itu cuma Lo KAI " ucapnya lirih sambil memeluk tubuh nya sendiri .


Dirumah


ceklek


"loh sayang kamu kenapa kok kaya gini?" tanya Ami sambil memegang pundak Jihan .


" gak papa Bu, aku ke kamar dulu ya cape mau istirahat"


Sesampainya dikamar dia membanting kan tubuh nya kekasur , memandangi langit-langit kamar.

__ADS_1


" sudah lah gw gak boleh kaya gini terus gw. harus mulai kehidupan yang baru" gumam nya , dalam hatinya berdebat ia tidak boleh menyerah karena cinta lelaki.


Tak sadar ia tertidur hingga pagi , matanya sembab . Perlahan beranjak dari kasur menuju kamar mandi.


Setelah selesai semua ia turun untuk sarapan bersama.


Selesai sarapan Jihan meminta izin pada ayahnya untuk berkuliah di Korea.


"loh sayang kok dadakan banget, emang ada apa?


" ayah sih gak papa kamu mau kuliah di mana aja itu pilihan kamu dan itu Mada depan kamu.


"baiklah terima kasih Ayah ibu" memeluknya dengan erat


2 Minggu telah berlalu dengan cepat ,Jihan masih menimang-nimang keputusannya untuk berkuliah diluar negeri.


Jihan terduduk diruang keluarga bersama orang tuanya.


"Jihan kamu jadi kekorea? "tanya zidan ,Jihan langsung tersadar dan mimik wajahnya kebingungan.


" insya Allah jadi yah ,aku mau mulai hidup ku dari awal disana . Aku gak bisa kalau harus terus disini " diiringi senyum mantap.


"Sayang kalau itu keputusan kamu, dan itu yang terbaik menurut kamu . Ibu sama ayah akan selalu mendukung kamu ,sebisa mungkin kita akan penuhi entah itu vinansial ataupun kasih sayang "tutur Ami panjang lebar ,lalu Jihan memeluk ibunya dengan erat seta senyum tipis terukir dibibir ketiganya.


Jihan pamit kekamar untuk memulai paking kebutuhan nya yg akan dipakai dikorea.


Mata indahnya menelusuri setiap sudut lemari ,tiba-tiba handphone nya berdering tertera nama kai.


Segera ia meraih handphone nya lalu menyapa orang diseberang telepon.


Saking asiknya ngobrol tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 12 WIB ,Jihan mengakhiri panggilan telepon lalu merebahkan tubuhnya ke kasur.


Matahari mulai menyingsing , sinarnya mulai menerobos masuk kamar melalui celah-celah korden jendela.


Perlahan-lahan ia membuka matanya , menetralkan pandangan nya.


" wah baru jam 8 ,lebih baik aku mandi saja " menyambar handuk yang tergantung dikamar mandi.


Ia sangat menikmati setiap guyuran air shower yang mulai membasahi tubuh ,begitu tenang dan sejuk.


tok....tok..tok..


"Jihan udah bangun sayang,ibu masuk ya" teriak Ami dari luar kamar,ia mengernyitkan dahinya karena tidak ada jawaban.


Ia membuka pintu kamar, perlahan masuk namun tak menemukan Jihan ." oh Langi mandi" gumam Ami sembari menaruh sekotak roti favorit Jihan .

__ADS_1


Setelah Ami keluar ,Jihan keluar dari kamar mandi dan langsung tertuju pada kotak makan berwarna biru yang didalam nya berisi roti bakar selai kacang dan cokelat.


Pukul 12:00 Jihan turun ke lantai satu ditemani asisten rumah tangga nya yang membawa koper besar.


Iya pergi ke bandara ditemani supir dan ibunya , karena Zidan secang sibuk tadi pagi saja ia berangkat pukul setengah 6 pagi.


Tak terasa mereka sudah sampai di bandara , berpelukan dengan erat .


Melepaskan pelukan lalu menyeret kopernya masuk ke bandara chek-in ,menuju pesawat tujuan nya, melihat no kursi dan duduk dengan tenang.


Perjalanan yang ditempuh lumayan lama membuat nya sampai bosan.


"permisi ini hidangan dari pelayanan kami " ucap seorang pramugari sambil menaruh makanan dan minuman dimeja.


" iya terima kasih kakak"


Tak terasa pesawat yang ia naiki sudah sampai di China ,kini ia tinggal terbang kekorea rasanya begitu melelah kan.


Sebelum penerbangan selanjutnya ia memutuskan untuk makan terdahulu , handphone nya bergetar .


Ternyata banyak pesan masuk dari kai,Ami,dan Zidan. Baru saja ia mau membalas isi Chet tersebut namun jam penerbangan sudah tepat .


Kembali duduk dan memakai earphone nya tak terasa ia sudah sampai di Incheon airport.


Keluar dari bandara sudah ada yg menunggu nya .


"KAI" panggilnya lirih sang empu berbalik badan dan terlihat ia membawa sebuket bunga yang cantik.


Wajah tampan dan senyuman manisnya terpampang jelas didepan Jihan.


Jihan berhambur lari memeluk tubuh kai, keduanya tersenyum sumringah .


Sejak hari ini pertama kali ia menghirup udara segar negara Korea .


KAI pun mengantar kan Jihan keapartemen yg kamarnya bersebelahan dengan dirinya .


"lu mau langsung tidur apa mau jalan-jalan soalnya bulan ini masih musim semi.


Jihan ingin jalan-jalan karena ia ingin melihat keindahan kota Seol dikala malam hari dan terlihat sangat cantik .


Berganti pakaian lalu keduanya turun untuk jalan-jalan, menghampiri berbagai penjual makanan ,hari ini Jihan sangat bahagia , seakan ia lupa dengan masalah yang lalu ..


"Jihan" panggilnya lirih "


Terima kasih buat yang baca cerita aku semoga sehat selalu dilancarkan dlm segala urusan baik...........

__ADS_1


__ADS_2