Just A Momen _Istri Tangguh

Just A Momen _Istri Tangguh
Edisi Jordy


__ADS_3

Jordy terus memacu mobil nya hingga ke perbatasan kota, pria itu sengaja menjauh dari keramaian agar tak membuat kekacauan dan melukai siapa pun. Diri nya tengah di kejar oleh anggota klan Snipe Black. Setelah berhasil mengacaukan transaksi di salah satu club malam di tengah kota, namun naas saat akan pergi, diri nya malah ketahuan oleh salah satu anggota klan tersebut.


Suara decitan ban mobil menandakan jika Jordy menghentikan mobil nya dengan cara tak biasa. Pria itu lekas meraih senjata nya dari balik baju kaos yang dia pakai. Setelah memeriksa isi amunisi nya, Jordy tersenyum miring.


"Ck! tikus jalanan menyebalkan." Gerutu Jordy sedikit kesal. Seharus nya kini dia tengah berbagi peluh dengan seorang wanita malam yang telah dia janjikan untuk di puaskan, setelah berhasil memberikan nya informasi penting tersebut. Namun sayang, kini malah dia harus mengeluarkan peluh untuk beradu ***** dengan para bandit kelas teri.


Tak lama beberapa orang pria keluar dari mobil yang terlihat mengepung mobil Jordy, namun tak membuat pria itu gentar. Suara letupan senjata terdengar memekakkan telinga. Jordy mengunyah permen karet lalu di tempel kan di pintu mobil nya. Sejenak pria itu menatap miris pada mobil tersebut.


"Andai tidak terdesak, kau pasti akan aku rawat dengan baik bemo." Jordy menepuk sayang pada pintu mobil tersebut sebagai ungkapan perpisahan. Lalu kemudian berguling ke arah kiri mobil melalui kolong mobil itu. Tak terdengar lagi suara tembakan, mungkin karena Jordy tak kunjung membalas tembakan mereka. Beberapa di antara mereka berinisiatif untuk mendekati ke arah mobil Jordy, berharap pria itu telah tewas tertembak.


Suasana temaran malam membuat jarak pandang mereka terbatas. Saat sudah tinggal beberapa langkah lagi, seorang dari mereka menyadari jika itu adalah jebakan. Pria itu lantas berteriak pada rekan-rekan nya untuk berlari menjauh, namun sayang. Jordy sudah menekan tombol panel pengantar ke dalam panas nya api neraka ciptaan nya.


Sementara Jordy tengah bergantung di bawah tebing untuk melindungi diri dari efek ledakan yang dia sebabkan. Itu kenapa Jordy memilih menggiring musuh ke sana, karena pria itu sangat mengenali seluk beluk area tersebut dengan baik. Tempat favorit sang bos kala pikiran nya penat.


Setelah di rasa aman, Jordy kembali memanjat ke atas permukaan jalan.


Pria itu menatap ngilu bangkai mobil nya yang sudah tak berbentuk.


"Astaga! kau jelek sekali bemo. Ternyata rupa mu lebih menyeramkan dari pada setan. Ish ish ish..aku terpaksa melakukan nya, aku harap kau tak menjadi arwah gentayangan nanti." Oceh Jordy bergidik ngeri. Pria itu melihat beberapa potongan tubuh, dan masih ada beberapa yang utuh. Daya ledakan tadi mencapai radius 50 meter, dan semua musuh berada dalam jangkauan paling jauh 20 meter kurang lebih.


Jelas saja mereka semua modar.


Dengan menggerutu kesal, Jordy mengumpulkan beberapa potongan tubuh lalu menumpuk nya menjadi satu. Setelah selesai, Jordy kemudian menyiram dengan pertalite yang dia sedot dari mobil musuh. Lalu menyirami tumpukan jenasah tersebut sebelum akhir nya menyulut nya menggunakan korek api.


Setelah memastikan Semua terbakar habis, Jordy membersihkan TKP. Seperti biasa, semua bersih tanpa sisa, tanpa jejak apapun. Mereka sudah terlatih ahli dalam melakukan hal itu.


"Dasar bandit remahan, bikin pekerjaan saja. Untung aku baik, mengkremasi kalian sesuai prosedur kemanusiaan. Jika tidak, ku jual organ dalam kalian untuk ku tukar dengan sehektar lahan batu bara." Gerutu Jordy tak jelas.

__ADS_1


Pria itu kemudian memasuki mobil salah satu klan Snipe Black, lalu bergegas meninggalkan TKP. Suara ledakan nya tak akan terdengar kemanapun, namun kilau ledakan tersebut bisa saja terlihat dari kejauhan malam. Mengingat tempat tersebut berada di atas puncak bukit.


Jordy mengarah kan kemudi mobil menuju stasiun, trik andalan untuk mengelabui musuh. Dia tak bodoh, dia tau jika setiap mobil yang di gunakan para musuh selalu di pasangi alat pelacak. Dengan alibi tersebut, Jordy berhasil mengecoh para anggota klan musuh.


Sedangkan pria itu sudah pewe duduk manis di dalam sebuah taksi menuju markas.


"Kita mau kemana ya pak? perasaan kita sudah dua kali muter di jalan yang sama." Tanya sang sopir gusar, dia pikir Jordy adalah seorang begal atau perampok. Karena pria itu sama sekali tak menjawab nya dari tadi dan bersikap misterius.


"Jalan aja lagi pak nanti saya bayar nya berkali-kali lipat dari penghasilan bapak hari ini. Eh? emang penghasilan bapak hari ini sudah berapa hasil narik penumpang pak?" tanya Jordy cemas. Dia was-was memikirkan budget yang akan dia keluarkan untuk membayar taksi tersebut.


"Saya baru mendapatkan 4 orang penumpang pak. Ini yang terjauh yang saya antar, sebelum nya dekat-dekat saja. Saya baru dapat 172 rb pak. Maklum, mobil tua kadang saya di cancel ketika menjemput dengan alasan mobil nya terlihat tak nyaman." Ujar sang sopir jujur.


Jordy tertegun mendengar nya. Ini bahkan sudah lewat dini hari dan si sopir taksi itu baru mendapatkan cuan 172 rb rupiah. Sungguh hati nya terenyuh mendengar kejujuran pria tersebut. Andai itu orang lain, mungkin akan memanfaatkan nya sebaik mungkin. Namun tidak dengan pria itu, Jordy berniat untuk memberikan lebih dari yang dia janjikan tadi.


"Ini mobil punya sendiri pak?" lanjut Jordy basa basi.


"Loh? memang ipar bapak tidak bisa nyetir apa bagaimana?" tanya Jordy mulai kepo.


"Kena stroke pak. Dulu kerja di pabrik garmen di Surabaya, tiga tahun terakhir sakit jadi mobil nya di pinjam kan dari pada nganggur. Tidak ada anak juga, saya kebetulan baru habis kena PHK dari perusahaan yang tempat saya bekerja dulu. Kata nya umur saya sudah tidak cocok bekerja, padahal saat itu usia saya baru 41 tahun. Tapi mau bagaimana lagi, sudah ketentuan perusahaan. Untung ada mobil ini, meski sudah butut kami bersyukur ada untuk kami sekeluarga mencari nafkah. Mengingat uang pesangon saya hanya terhitung gaji tiga bulan terakhir sebagai cleaning servis selama 22 tahun." Cerita sang sopir.


Jordy tercengang. 22 tahun bekerja dan pesangon hanya di hitung tiga bulan terakhir? apakah perusahaan tersebut pemimpin nya manusia? mendadak jiwa welas asih yang selalu Ayank tanamkan memberontak dalam diri Jordy.


"Perusahaan apa ya pak kalau boleh saya tau?"


"Perusahaan G Group pak. Perusahaan yang bergerak dalam 9 bidang pekerjaan sekaligus. Bapak pasti pernah mendengar nya, perusahaan itu nomor dua yang terbesar di negara ini. Setelah Pesuruh PT. Mitra sahabat keluarga Tbk. Perusahaan yang menggabungkan diri dari beberapa Beberapa PT itu. Yang salah satu nya pemilik nya adalah keluarga Sudibyo(Reegan-Sarah), Rinez(Jovan-Joi) dan Piazon (Lukas kakak perempuan Ana ibu nya Ayank). Juga ada beberapa pemilik lain dari sahabat ketiga klan keluarga itu." Terang sang sopir.


Jordy manggut-manggut paham. Jelas dia tau perusahaan terbesar itu, karena salah satu pewaris perusahaan tersebut adalah sang bos tercinta yang kini telah tiada. Namun yang membuat nya geram adalah perusahaan tempat sang sopir bekerja. Karena di anggap tidak menghargai kinerja karyawan yang sudah mengabdi begitu lama dengan penghargaan yang layak.

__ADS_1


"Kalau seandainya ada perusahaan yang mau menerima bapak bekerja, apa bapak masih sanggup?" tanya Jordy langsung.


Si sopir terkesiap, namun lekas mengangguk mantap. Dia menanggung dua dapur. Sang ipar juga keluarga kecil nya sendiri. Tentu sedikit berat bagi nya yang hanya sopir taksi online. Belum lagi putri nya tahun ini akan masuk kuliah, dan anak kedua nya akan masuk SMA. Semakin bertambah lah segala kebutuhan mereka.


"Baiklah, ini kartu nama saya. Bapak datang saja ke alamat ini, cukup bawa persyaratan melamar pekerjaan seperti biasa sebagai syarat formalitas nya. Nanti akan ada orang yang mengarah kan bapak. Namun saya minta, bekerja lah dengan jujur dan telaten. Hanya itu, saya tidak minta imbalan lain. Cukup jaga kepercayaan saya saja." Jordy menyodorkan selembar kartu milik nya.


Si sopir sampai menghentikan mobilnya, lalu menatap tak percaya pada Jordy lalu bergantian menatap kartu di tangan nya. Pria itu mencium kartu tersebut dengan perasaan haru, di usia nya yang sudah 44 tahun. Dia pikir mustahil akan ada perusahaan yang mau menerima nya. Namun Tuhan ternyata sebaik itu. Di pertemukan dengan penumpang dengan tampilan preman tersebut, malah memberikan berkah untuk nya.


Meski awal sempat takut dengan penampilan Jordy yang urakan dengan tatto di lengan juga leher nya. Nyata nya pria tersebut malah memberikan nya setandon air kala dirinya kehausan.


"Terimakasih pak, terimakasih banyak. Tentu saja saya akan bekerja maksimal dan jangan khawatir apapun. Saya akan bekerja dengan ulet dan jujur, apapun pekerjaan nya saya akan mensyukuri nya." Ujar pria itu menangis haru.


"Baiklah pak, bisa kita lanjut kan? ini sudah malam, saya sedikit lapar. Perut saya sudah menjerit-jerit minta makan." Seloroh Jordy namun dengan ekspresi wajah yang cukup sangar untuk orang yang tengah bercanda.


"Ah ya, maaf nak bapak terlalu terharu. Oh ya, ini. Maaf ini bukan makanan sisa, hanya saja sedikit dingin karena AC. Ini bekal makan malam saya, belum sempat saya makan karena mendapat kan order ini tadi." Ujar pria itu memberikan rantang dua susun pada Jordy sebagai ungkapan rasa terimakasih nya.


Dengan malu-malu pria tersebut memberikan nya, mungkin karena isi nya yang pasti hanyalah lauk sederhana. Namun Jordy dengan sigap menyambut nya.


"Terimakasih pak, nanti pasti saya makan." Ujar Jordy lalu memangku rantang tersebut. Dirinya bukan berasal dari keluarga kaya raya, bersama Ayank lah membuat keluarga nya kini berubah total. Memiliki rumah dua lantai yang cukup luas dan hidup terjamin. Begitu pun dengan anggota lain. Semua kehidupan mereka berubah setelah menjadi bagian keluarga dari klan Cuteness yang di pimpin oleh Ayank.


Wanita yang selalu mereka rindukan setiap detiknya pasca kejadian lalu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa timpukan cinta nya ya readers 🤭 supaya othor semakin semangat lagi oret-oret karya yang gak seberapa layak ini.


Jangan lupa tinggalkan jejak, rate, like n subscribe. Hadiah juga othor gak nolak 😁🤗 di

__ADS_1


Lope-lope buat kalian🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


__ADS_2