
Alsy memilih duduk di dekat jendela, entah mengapa dia begitu tertarik untuk mencoba menu di cafe tersebut. Cafe yang belum lama buka itu sedikit menyita perhatian nya. Nama yang unik membuat nya tergugah untuk mampir.
"Ayank the Cafe"
Itulah nama cafe yang di sematkan Alex pada bisnis nya tersebut. Cafe yang di dominasi warna kuning cerah, juga ungu muda kesukaan Ayank. Kombinasi yang sangat unik dan begitu di sukai oleh para pengunjung. Di setiap area sengaja di desain agar bisa menjadi spot terbaik untuk berfoto ria. Mengingat pengunjung nya lebih di dominasi kaum muda.
Meski tak jarang cafe Alex di jadikan tempat pertemuan para pengusaha untuk melakukan meeting. Alex menyediakan meeting room kedap suara, agar klien cafe tersebut merasa nyaman. Ada tiga ruang privat untuk pengunjung yang butuh privasi tersendiri. Cafe dua lantai itu dia beli dari hasil bekerja sebagai buruh bangunan, juga bekerja lembur di restoran sejak sore hingga malam hari. Tak sehari pun Alex membiarkan waktu nya terbuang percuma.
Pria itu tak mengenal hari libur, kecuali dua jam di minggu pagi untuk beribadah di gereja. Alex benar-benar membuktikan diri, agar layak untuk kembali bersama wanita nya.
Menghilang nya Ayank tak membuat Alex menyerah dan berpaling. Malah membuat cinta nya semakin kokoh. Terbukti banyak wanita yang secara suka rela melakukan hal bodoh demi mendapatkan nya, Alex masih bertahan dalam kesetiaan nya.
"Anda pesan apa nyonya?" tanya seorang pria dengan baju waiters di sisi meja. Alsy yang tengah membaca buku menu terkesiap mendengar suara tak asing di telinga nya.
Kedua nya sama-sama terkejut, namun Alsy dengan cepat mengubah ekspresi wajah nya. Senyum teduh wanita itu membuat Alex ikut tersenyum.
"Kau bekerja di sini?" tanya Alsy basa basi.
"Bisa di katakan seperti itu. Bibi sendiri?" balas Alex menatap kursi kosong di seberang Alsy.
"Ah, ya. Bibi tertarik untuk mampir. Nama cafe ini begitu menggelitik jiwa kepo wanita tua ini. Aku harap tak terlalu aneh, ada wanita tua yang masuk kemari." Ujar Alsy terkekeh kecil.
Alex minta ijin untuk duduk, Alsy mengangguk tak masalah.
"Bibi tak salah, cafe bukan hanya untuk kaum muda saja. Kadang para orang tua perlu sedikit suasana baru agar tak jenuh pada kehidupan yang monoton. Apa bibi sudah tau apa yang akan bibi pesan?" tanya Alex menatap buku menu di tangan Alsy.
__ADS_1
"Apa rekomendasi terbaik?" Alsy balik bertanya.
Alex menyebutkan sederet menu andalan cafe nya, dan Alsy memilih dua menu yang cocok untuk usia nya. Serta minuman sehat yang di sarankan oleh Alex.
Alex terus menemani Alsy di sana, mengobrol ringan hingga berakhir pada titik kisah yang mulai terasa berat. Alex meminta maaf atas luka yang dia toreh kan pada Ayank di masa lalu. Betapa dia sangat menyesali nya hingga kini masih terus berharap, agar dapat kembali bersatu dengan mantan istri nya tersebut.
Alsy sedikit heran, pasal nya Ayank tak pernah menceritakan hingga soal perceraian nya. Keponakan nya itu hanya bercerita jika ada sedikit masalah pada rumah tangga nya. Namun masih bisa di kendalikan dengan baik. Ayank bahkan memberikan sedikit hukuman untuk Alex, dan kini Alsy mengerti.
Jika hukuman yang di maksud adalah perkara surat cerai yang Alex terima. Karena status pernikahan kedua nya masih tercatat sah di pengadilan agama. Kebetulan anak kedua Alsy bekerja di sana. Meski bukan bidang nya, namun sedikit banyak sang anak mengetahui semua yang berhubungan dengan keluarga besar nya.
Alsy tersenyum kala mendengar kisah Alex hingga tuntas. Alex sedikit heran, apa wanita itu senang akan perpisahan nya? mungkin saja, mengingat betapa brengsek nya dia di masa lalu. Pasti tak ada yang rela salah satu keluarga nya di sakiti oleh siapapun.
"Apa kau sudah memiliki pengganti keponakan ku, Lex?" Alex terkesiap lalu menggeleng cepat.
Pria itu menunduk dalam dengan perasaan malu dan sesal yang mendera.
Alsy mengusap punggung tangan Alex yang terlihat saling meremat di atas meja.
"Ayank tak pernah menceraikan mu, Alex." Alex mengangkat wajah nya dengan mata melotot sempurna.
"Ayank hanya ingin memberikan mu hukuman, juga mengeluarkan mu dari jerat Antonio, ayah mu. Kau bebas, bukan? bebas dari rasa bersalah pada istri mu, juga bebas dari rantai yang membelenggu kehidupan mu selama ini. Ayank selalu tau apa yang dia lakukan, termasuk menjauhi mu demi keselamatan mu. Ayank tak pernah benar-benar pergi, dia masih memantau mu dari kejauhan. Meski di mana dia saat ini, bibi pun tak mengetahui nya. Hanya Rean lah yang mungkin saja tahu keberadaan Ayank, namun jangan berharap kau bisa mendapatkan informasi dari pria dingin itu. Rean bukan tipe ipar yang bisa kau ajak berdiskusi, kala saudari nya telah kau lukai." Tutur Alsy.
Wanita itu iba melihat bagaimana Alex begitu rapuh saat menjalani kehidupan nya yang sulit.
Alex terdiam mencerna kalimat panjang wanita paruh baya di hadapan nya itu, hingga akhir nya Alex bersorak kegirangan saat tersadar sepenuh nya. Pria itu melompat seperti anak kecil mendapatkan hadiah natal dari orang tua nya. Meski sejati nya Alex bahkan tak pernah mendapat hadiah sejak kecil. Hanya Yonas dan Ayank lah, yang selalu memberikan nya hadiah kala Natal tiba dan di hari ulang tahun nya.
__ADS_1
Alex memeluk erat tubuh kecil Alsy saking bahagianya.
"Benar kah itu semua, bibi? aku kan mencari istri ku dengan caraku sendiri, aku akan membuktikan bahwa diri ku pantas." Ujar Alex mengurai pelukan nya.
Alsy sedikit bernafas lega, rasa sesak akibat pelukan Alex nyaris membuat nya terserang asma mendadak.
"Maaf, bibi tak bisa membantu mu lebih. Bibi harap informasi ini kau pergunakan dengan baik. Ayank mungkin dalam bahaya besar di luar sana. Kau tau ayah mu pun menginginkan kematian keponakan ku itu, begitu pun musuh-musuh yang lain. Keluarga ku mungkin keluarga baik-baik dalam hal ini, namun Ayank mewarisi sebuah amanah dari kakek nya sebelum meninggal dunia. Keluarga ibu mertua mu adalah klan Mafia paling berbahaya di Swiss. Kau pasti terkejut mendengar nya, sama hal nya dengan kami saat pertama kali mengetahui nya. Namun waktu membuat kami terbiasa. Mafia tak seburuk nama nya, nyatanya keponakan ku bekerja demi keamanan dan masa depan anak bangsa." Terang Alsy.
Alex mengangguk paham, diri nya jelas terkejut. Saat mengetahui latar belakang sang istri tercinta yang rupa nya bukan wanita biasa. Sejak saat itu Alex intens memantau pergerakan anak buah Ayank yang berhasil di dapat oleh teman lama nya.
Jordy yang pulang pergi karena misi nya, tak sengaja Alex jumpai di sebuah mall, sedang memantau transaksi pil setan di sana.
Alex terus mencari informasi, hingga dia mengetahui pasal penculikan Ayank. Alex murka kala tau sang adik nya lah yang menjadi dalang nya. Alex menyamar sebagai kurir pengantar makanan tepat di hari di mana Ayank akan di lecehkan oleh Arkhan.
Pria itu berhasil masuk, dan menyelamatkan sang istri. Ayank yang terbiasa dengan kejutan, tak terlalu kaget saat melihat Alex datang. Karena dia juga punya rencana lain, saat mengetahui letak markas Ordo Mahika. Namun kehadiran Alex cukup membantu nya yang sudah sangat lemah.
Sejati nya Alex telah mempersiapkan diri sejak saat diri nya mengetahui fakta, jika Ayank masih lah istri nya. Alex menjadi semakin rutin mengasah kemampuan bela diri, juga belajar menembak bersama seorang teman nya setiap malam sesuai bekerja.
Flashback end
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Semoga bisa mengobati rasa penasaran kalian semua ya gengs🤭😁
Lope lope para kesayangan buna Qaya🥰🥰🥰🥰🤍🤍🤍
__ADS_1