Kau Lukis Permadani Cinta

Kau Lukis Permadani Cinta
Episode 68


__ADS_3

Episode 68🌹


Rendra tersenyum Dia kemudian menatap ke arah Fahmi yang menundukkan kepalanya itu.


" Angkatlah wajah mu Fahmi, kamu tidak bersalah, aku malah bersyukur kalau kamu menceritakan semuanya kepada karyawan di kantor ini, karena sangat sulit untuk menjelaskannya pada mereka satu persatu, kalau kamu mempunyai inisiatif seperti itu Aku sangat bersyukur terima kasih sekali."


" Tapi memang benar kan pak kalian mau menikah?"


" Iya, kami ingin menikah tapi bukan di kediaman pribadi rumahku atau gedung yang ada di kota ini, melainkan di tempatnya Paman Nirmala."

__ADS_1


" Pak Jefri itu kan pak di kota sebelah."


" Iya.." jawab Rendra singkat.


" Kenapa mesti di sana Pak? bagaimana dengan karyawan kita yang ingin menghadiri ke acara pernikahan Bapak nantinya."


" Kamu bisa menghandle semuanya, aku serahkan pada kamu bagaimana agar bisa mereka hadir di pernikahanku, tapi jangan dipaksakan, kalau memang tidak bisa tidak apa-apa, ini adalah permintaan dari pamannya Nirmala, aku tidak bisa menolaknya, kamu kan tahu kalau Nirmala sudah lama tidak bertemu dengan keluarganya itu terutama pamannya."


" Tidak apa-apa, Aku yang sangat berterima kasih padamu." ucapnya sembari tersenyum.

__ADS_1


Fahmi pun kemudian berpamitan dengan renda dan keluar dari ruangan Rendra tersebut dia kemudian melihat jam di tangannya itu sudah menunjukkan waktunya untuk pulang kantor dan Rendra kemudian melangkah dari ruangannya menuju ke arahĀ  ruangan Nirmala, karena semua sudah mengetahui kalau Nirmala adalah calon istrinya Rendra, dia pun tidak sukan-sukan lagi untuk menemui Nirmala dimeja kerjanya itu.


Nirmala merasa gagu karena sang calon suami sudah berdiri di depanĀ  mejanya tersebut, sekretaris yang lain pun memberi salam pada Rendra karena memang waktunya sudah pulang kerja, mereka kemudian bergandeng tangan menuju ke arah lobby, para mata menatap pasangan yang baru saja mengploklamirkan hubungan mereka itu pun terlihat merasa senang dan bahagia tidak ada wajah mereka yang menyimpan rasa ketidaksukaan tapi melainkan wajah yang mendoakan agarĀ  bahagia dan membentuk keluarga yang bahagia juga.


Mobil Rendra meninggalkan kantor pribadinya itu menuju ke arah rumah, dimana kedua keponakan tersayangnya itu sudah menunggu mereka di rumah, Rendra dan Nirmala ingin meminta maaf pada kedua keponakan tersayangnya itu, karena tidak sempat untuk menjemput mereka pulang sekolah, padahal mereka berdua sudah berjanji ingin setiap hari menjemput dan mengantarkan mereka berdua pulang sekolah, Namun karena Tara dan Alya adalah anak yang pintar yang cerdas dia tidak merasa marah dengan alasan kedua orang yang disayangi mereka itu, karena mereka berdua memahami akan kesibukan Tante dan Omnya itu.


Beberapa saat mereka berada di rumah pun sebuah mobil memasuki halaman rumah Rendra, Siapa lagi kalau bukan mobil Adrian, Adrian dan Sasa turun dari mobil tersebut dan melangkah menuju ke arah pintu utama rumah kediaman Rendra, dia disambut oleh tuan rumah sembari terlihat senyum sumringah di wajah mereka masing-masing, mereka pun kemudian melangkah menuju ke ruang tengah rumah tersebut.


" Katanya kamu 3 hari di sana, Kenapa secepat ini langsung pulang perasaan cuma satu hari aja, sebenarnya kalau 3 hari ataupun lebih tidak masalah yang penting kalian bisa tenang di sana terlebih dahulu."

__ADS_1


Sasa dan Adrian hanya tersenyum mendapatkan perkataan dari Rendra seperti itu.


__ADS_2