
Episode 69🌹
" Kami ingin cepat mengurus pernikahan kami, karena aku tidak ingin lama-lama menundanya."
" Kalau kalian ingin cepat mengurus pernikahan kalian, kenapa kalian cepat pulangnya."
" Karena pernikahan kami sudah ditanggung oleh Paman dari Sasa untuk mengurus semuanya, aku akan segera mengurus pernikahan kalian di tempat tinggal ayahku."
" Akhirnya tidak terasa kita sudah akan memiliki keluarga sendiri."
" Inilah yang aku impi-impikan sejak dulu." ucap Adrian sembari tersenyum yang dianggukkan oleh Rendra.
" Aku cuma ingin mengantarkan calon istriku ini aja ke rumah kamu, sementara aku titip dia di sini, karena katanya dia ingin menemani Nirmala dirumah kamu ini sebelum kalian menikah, aku ingin segera pulang ke rumah orang tuaku secepatnya."
" Apa kamu tidak menginap dulu di rumahku ini, karena kamu kan baru aja perjalanan jauh."
" Tidak Ren, sepertinya aku ingin mempercepat urusan kamu karena aku juga sudah tidak sabar ingin segera menikah dan memboyong calon istriku ke kotaku." ucapnya sembari tersenyum melirik Sasa, Sasa hanya malu-malu mendapat perkataan dari Adrian.
__ADS_1
" Baiklah kalau itu maumu." kemudian Andrian pun meminta beberapa berkas yang diperlukan untuk pengurusan pernikahan mereka berdua.
Beberapa jam Adrian menunggu di rumah Rendra, kemudian dia pun kembali menuju ke rumah kedua orang tuanya tersebut setelah berpamitan dengan tuan rumah.
***
Dua hari kemudian...
Tibalah hari di mana pernikahan mereka pun digelar, Rendra dan Nirmala yang memang sehari sebelum acara pernikahan tersebut sudah berada di tempat Pak Jefri, Mereka pun Kemudian bersiap-siap untuk melakukan akad nikah yang akan digelar pada pagi harinya itu.
Hari pernikahan Rendra berjalan dengan lancar, saat acara resepsi digelar Adrian terkejut karena banyak kolega bisnis dari Adrian yang memang mengenal Rendra turut hadir di acara pernikahan tersebut, Adrian kemudian menatap ke arah sahabatnya yang sedang menyalami para tamu dan kolega bisnis serta para karyawan kantor mereka yang turut hadir di acara pernikahan Rendra dan Nirmala.
" Nirmala dan Pak Andre sudah bicara semuanya padaku."
" Oh, benarkah?"
" Iya Mas, saat Mas Adrian pulang waktu itu mereka kemudian menceritakan semuanya, semua sudah tahu kalau Nirmala adalah calon istrinya pak Rendra."
__ADS_1
Sasa pun Kemudian menceritakan awal sampai akhir hubungan khusus antara Pak Rendra dan Nirmala terkuak, Adrian hanya menganggukkan kepalanya saja mendengar cerita dari calon istrinya tersebut, waktu berganti waktu, saatnya tibalah waktunya acara resepsi itu selesai digelar, Mereka kemudian bersiap-siap untuk kembali ke rumah pak Jefri, karena awalnya pernikahan ingin diadakan di rumah pak Jefri pribadi, Namun karena terlihat tidak memadai undangan terlalu besar akhirnya mereka memutuskan untuk mengadakan acara tersebut di gedung yang tidak jauh dari rumah pak Jefri, Mereka pun kemudian sampai di rumah pak Jefri Nirmala dan suaminya itu pun beristirahat di kamar yang sudah disediakan oleh keluarga Pak Jefri, Nirmala dan Rendra pun merebahkan tubuh mereka di kasur empuk tersebut.
" Akhirnya aku sudah menjadi sah suami kamu dan kamu pun menjadi istriku." Rendra pun mendekatkan wajahnya ke wajah Nirmala, Nirmala hanya tersenyum sembari menutup matanya saat Rendra ingin melambuhkan ciumannya di bibir manis sang istri pintu kamarnya itu pun diketuk dengan keras dan tidak henti-hentinya ketukan itu berbunyi, mereka berdua pun duduk dari tidurnya sembari saling menatap.
Mereka pun tersenyum turun dari tempat tidur tersebut, mereka membuka pintu kamar itu ternyata dua bocah cantik dan ganteng yang mengganggu mereka, Siapa lagi kalau bukan Alya dan Tara, Rendra menepuk jidatnya sembari tersenyum.
" Ya Tuhan aku lupa kalau aku memiliki dua kurcaci ini." ucapnya sembari terkekeh, Nirmala pun hanya menyunggingkan senyumnya saja melihat kedua bocah tersebut ada di hadapannya.
" Kalian kenapa seperti ini mengetuk dengan keras pintu kamar Om dan Tante, Nanti yang lain pada bangun." ucap Rendra.
" Kami berdua tidak bisa tidur di kamar itu." ucap Tara.
" Kan ada tante Sasa di dalam kamar itu."
" Biarin aja Tante Sa tidur di kamar itu, kami ingin tidur bersama Tante dan Om aja gih disini." ucapnya sembari masuk ke dalam kamar tersebut dan langsung naik ke tempat tidur mereka membuat Nirmala pun tertawa pelan.
" Hadeh!! gagal deh belah duren." ucapnya sembari melirik kearah istrinya itu.
__ADS_1
Nirmala pun kemudian mendorong pelan suaminya itu Rendra tertawa dengan lebar mereka berdua pun kemudian menuju ke arah tempat tidur tersebut, karena tempat tidur itu hanya cukup untuk mereka saja terpaksa Rendra mengambil kasur lantai yang memang sudah tersedia di dalam kamar itu, dia pun kemudian menggelar kasur itu dan merebahkan tubuhnya di kasur tersebut.