Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.

Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.
menanam benih


__ADS_3

Nia-pun berkata jika itu adalah tugasnya tetapi kenapa mereka menghalanginya Nia kembali ingin bangkit dan dengan sigap pula mereka bilang tidak, kemudian di sambung Eun Dan dengan mengatakan bahwa dia yang akan memasak untuk makan malam Eun Dan kemudian bangkit dan pergi ke dapur untuk mempersiapkan makan malam, sedangkan Nia tetap duduk dan merasa tidak enak karena itu adalah tugasnya sebagai seorang asisten rumah tangga. Eun Dan tidak memasak sendiri dia dibantu Ki Jun dan Ray karena mereka di kenal karena pandai memasak, mereka makan di ruang tamu karena Nia berada di sana dengan kakinya yang diperban. Mereka menyuruh Nia makan namun Nia merasa sedikit malu karena tidak enak makan bersama majikan sekaligus merupakan para idolanya, tapi tetap saja pada akhirnya Nia makan bersama para idolanya tersebut. Nia yang kakinya terluka di antar Mike ke kamarnya untuk istirahat, hari itu berlalu dengan pengalaman baru bagi Nia yang berbicara dan makan bersama idolanya tetapi lebih seperti sedang berkumpul bersama teman-teman nya, menghabiskan waktu tertawa bersama, makan malam bersama seolah bukan hanya seorang pembantu dengan majikannya tetapi dengan seorang teman yang begitu akrab dan kenangan itu akan selalu menjadi ingatan terindah yang dimiliki oleh Nia bersama para idolanya. Hari-hari berlalu dengan kesibukan, kembali lagi Nia yang berada satu rumah dengan Eun Dan tidak bisa melihat majikannya tersebut karena Eun Dan menginap di dorm dan dia juga sibuk syuting, Nia bergumam


"Sungguh padahal sudah berada di rumah yang sama tetapi tetap saja sulit untuk bertemu sungguh menjadi seorang idola itu sangat melelahkan!".


Pada liburan musim gugur di Eun Dan mendapat liburan selama satu pekan, selama satu pekan itu dia menghabiskan waktunya di rumah dia bahkan tidak pulang ke rumah orangtuanya dan para member lainnya memiliki jadwal masing-masing serta ada yang pergi berlibur untuk refreshing.


"Sudah dua hari ini dia pulang tetapi dia bahkan tidak menyapa" gumam Nia karena merasa kesepian, Karena bosan Nia memberanikan diri untuk berbicara dengan Eun Dan yang sedang sarapan


"Bos, kau pasti sangat lelah belakangan ini!"

__ADS_1


Eun Dan yang sedang makan menjawab dengan mengalihkan pembicaraan dia bertanya apakah Nia tidak merasa takut ketika di rumah sendirian, Nia menjawab jika dia tidak takut sama sekali karena dia sudah biasa berada di rumah sendirian, mendengar itu membuat Eun Dan merasa penasaran dan bertanya apakah Nia sungguh tidak punya kekasih, hal itu membuat Nia bingung kenapa Eun Dan harus mempertanyakan tentang hal itu, karena merasa pertanyaan yang dia lontarkan tidak masuk akal Eun Dan langsung bangkit dari duduknya dan berkata


"Sudahlah! tidak perlu dipikirkan"


Kemudian dia beranjak pergi meninggalkan ruang makan, Nia masih merasa bingung kenapa majikannya menanyakan hal itu tapi yang dipikirkan Nia adalah jika dia memiliki kekasih mungkin majikannya menghawatirkan jika Nia akan lalai dan tidak fokus pada pekerjaannya sehingga pekerjaan Nia terbengkalai dan makan gaji buta, hal itu membuat Nia merasa sedih karena merasa majikannya sangat kompetitif dan tidak mengijinkan urusan pribadi bercampur dengan urusan pekerjaan.


"Dia sangat tampan, sangat menakjubkan, dia segalanya mimpiku bisa berada disisinya menjadi kenyataan! tapi, hanya sebatas ini sekalipun aku bisa benar-benar bersamanya hanya sebatas ini! tidak lebih dan tidak bisa lebih dari ini! ini sangat menyedihkan!"


Nia terus memandang Eun Dan dan tidak sadar jika air matanya mengalir di wajahnya, tak lama berselang dia bangkit dan menyadari bahwa dia menangis dan Nia mengusap air matanya, Nia pergi ke kamarnya dan benar-benar menangis tanpa tau kenapa dia menangis Nia merasa sesak sehingga tidak bisa membendung air matanya.

__ADS_1


Setelah beberapa saat Nia sudah bisa mengatasi tangisnya dan dia pergi ke luar untuk menyapu halaman, saat berada di ruang tamu Nia kembali melihat Eun Dan yang tertidur dengan pulas dengan selimut yang sudah terjatuh Nia mendekati Eun Dan untuk memperbaiki selimutnya


"Musim gugur tahun ini sangatlah dingin" gumam Nia


Pada tahun sebelumnya Nia datang juga saat musim gugur Nia merasa sudah cukup lama dia berada di Korea dan tinggal di rumah idolanya, Nia mendekat dan mengambil selimut yang ada di lantai kemudian untuk di selimut kan kepada Eun Dan, saat Nia akan bangkit dan pergi ke luar untuk merapikan taman dan membersihkan dedaunan yang berserakan di halaman, Nia terhenti dan sedikit kaget serasa waktu berhenti, bahkan dalam pikir Nia itu hanya sebuah mimpi, terasa hangat saat sunyi mencekam Nia berharap mimpi itu nyata namun harapan yang salah karena itu bukanlah mimpi namun kenyataan yang tak perlu menjadi sebuah harapan, Nia berbalik melihat Eun Dan yang terbangun dari tidurnya dan memegang tangan Nia dengan tangannya yang besar, lembut dan hangat sedangkan tangan Nia yang kecil,kasar, dan terasa dingin. terdengar suara sayup-sayup


"Kau mau ke mana?"


Nia menjawab jika dia akan keluar untuk membersihkan halaman, kemudian Eun Dan menarik Nia ke pangkuannya

__ADS_1


__ADS_2