Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.

Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.
Eun Dan yang sakit


__ADS_3

Nia memeriksa suhu tubuh Eun Dan dan ternyata suhu tubuh Eun Dan kembali naik, Nia bergegas membuat kompres untuk meredakan demam Eun Dan.


"Ada apa dengannya? kenapa demamnya tidak kunjung turun?" ujar Nia dengan begitu cemas


Nia kembali ke kamar Eun Dan dengan baskom berisi air hangat dan handuk kering, Nia kemudian mengompres Eun Dan, Nia juga membersihkan wajah Eun Dan dengan air hangat yang sama, saat Nia sedang mengelap wajah Eun Dan bel pintu berbunyi, Nia kemudian pergi ke depan untuk membukakan pintu, ternyata yang datang adalah member KX star saat datang mereka langsung menanyakan kondisi Eun Dan dan kemudian berlari ke kamarnya, raut wajah mereka begitu terlihat jika mereka sedang merasa sangat cemas, Nia kemudian menutup pintu dan pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan, setelah selesai Nia memanggil para member KX star untuk memakan sarapannya, Nia melihat mereka di kamar Eun Dan mereka terlihat sangat sedih, Eun Dan yang sudah bangun dengan wajahnya yang begitu pucat, para member KX star tetap berusaha bercanda agar tidak membuat Eun Dan merasa terbebani, Nia kemudian mengetuk pintu kamar Eun Dan semua pandangan teralih padanya, Nia mengatakan jika sarapan sudah siap jadi sebaiknya di makam selagi masih hangat.


"Benar! kalian pasti belum sarapan! sebaiknya sarapan terlebih dahulu!" ujar Eun Dan dengan suara yang kecil dan parau


Semuanya menatap Eun Dan bahkan Soo jin segera meninggalkan ruangan karena tidak kuasa menahan air matanya, dia mungkin sedang marah kepada Eun Dan karena Eun Dan menyembunyikan sesuatu darinya sebelumnya, namun tetap saja perasaan saling menyayangi antara teman, sahabat atau bahkan saudara sangatlah besar hingga di saat seperti itu Soo jin masih tetap tidak bisa menahan kesedihannya.


"Aku juga akan ikut makan aku merasa sangat lapar!" ujar Eun Dan


Eun Dan bangun dari tidurnya dan terlihat begitu jelas jika dia sedang begitu lemah karena begitu sulit untuk berdiri, Ki Jun dan Exel membantu Eun Dan berdiri dan menuju ruang makan, saat di ruang makan mereka melihat Soo jin sudah ada di sana, dia duduk dengan begitu tenang dan seperti tak terbebani dengan apapun, Exel dan Ki Jun membantu Eun Dan duduk, tatapan mata Eun Dan langsung tertuju kepada Soo jin Eun Dan merasa sangat senang dengan kedatangannya.


"Hyeong……"


Semua pandangan teralih pada Eun Dan


"Aaah……! (tersenyum) ini sedikit terasa tidak nyaman! sebaiknya kita makan!" ujar Eun Dan


Raut wajah semuanya berubah menjadi sangat sedih karena tidak biasanya Eun Dan bersikap seperti ini.


"Benar! (berusaha tersenyum) jangan sia-siakan masakan yang sudah di buat oleh Nia" ujar Kira mencairkan suasana


"Soo jin Hyeong?" Eun Dan

__ADS_1


Soo jin menatap Eun Dan.


"Soo jin Hyeong…… kau sudah memaafkan ku bukan? (menahan tangisnya)…… ini terasa sangat aneh…… sungguh…… aku tidak suka di saat kau marah seperti ini!…… ji…"


"Makan saja sarapanmu!" ujar Soo jin dengan datar


"Hanya saja… aku tidak terlalu lapar…… aku……"


"Kenapa kau begitu banyak bicara makan saja sarapanmu!" Soo jin berdiri dan meninggikan suaranya saat berbicara, setelahnya kembali duduk dan terlihat kesal


"Apa ini?…… bisakah kalian tenang sedikit kita bisa bicarakan hal itu dengan tenang!" ujar Ki Jun


"Aku tidak makan! aku ingin kembali ke kamar!" ujar Eun Dan sembari beranjak dari tempat duduknya dengan matanya yang sangat merah karena menahan tangisnya.


"Hyeong………" ujar ujar Myeon


Eun Dan yang sudah berdiri bergerak untuk pergi meski tubuhnya sedang sangat lemah, karena merasa tidak di dengarkan Soo jin bangkit dari duduknya dan menghampiri Eun Dan dengan begitu cepat, saat sudah di dekat Eun Dan tanpa berpikir panjang Soo jin langsung melayangkan tangannya ke wajah Eun Dan dengan sangat keras, suara yang dihasilkan oleh tamparan itu seketika mengheningkan suasana, Eun Dan yang masih lemah tidak kuat menahan tubuhnya sendiri sehingga terjatuh, saat Eun Dan terjatuh semua mulai bergerak dan membantunya.


"Apa yang kau pikirkan? apa……? apa?…… kenapa kau begitu kekanakan!" ujar Soo jin dengan kesal dia bahkan tidak bisa berhenti bergerak dan mondar-mandir di depan Eun Dan


"Hyeong…… sudah hentikan semua ini!" ujar Mike yang mulai menangis.


"Maaf…… Maaf…!" kata Eun Dan begitu frustasi


"Tutup saja mulutmu itu jika hanya mengatakan hal yang tidak berguna!" kembali di cetuskan Soo jin dengan kasar.

__ADS_1


"Apa kalian gila?…… ada apa dengan kalian hingga seperti ini……?" ujar Ray yang mulai kesal.


Exel dan Ki Jun yang menenangkan Soo jin sedangkan Mike, Kira, dan myeon menenangkan Eun Dan, Ray yang berdiri sendiri sangat marah melihat kelakuan Soo jin, sedangkan Nia hanya terdiam di balik meja dapur menatap para member KX star yang sedang bertengkar, Nia tidak bisa apa-apa dan dia enggan untuk ikut campur urusan mereka.


"Ada apa dengan kalian? kenapa sampai seperti ini? Hyeong sejak kapan kau bersikap begitu kekanakan seperti ini dan 'Dan' ada apa ini kenapa kau begitu emosional? kenapa kita tidak membicarakan semuanya dengan tenang?" ujar Ki Jun sembari membentak


"Benar…… mungkin emosi Eun Dan sedang tidak terkendali karena sedang sakit!" ujar Exel kepada Soo jin


"Apa dia begitu bodoh karena sedang sakit?……" ujar Soo jin


"Soo jin..!" ujar Ki Jun


"Apa tidak terlihat jelas di wajahku jika saat ini aku sedang khawatir akan kesehatannya?…… kenapa dia seperti ini padaku!…… kenapa ? (tidak bisa lagi membendung tangisnya dia terduduk dan tersentak ke lantai)


Ray yang awalnya merasa begitu kesal mulai mendekat dan menenangkan Soo jin.


"Hyeong…… Soo jin Hyeong……… Terima kasih! tapi jangan terlalu cemas aku hanya demam tidak sakit parah!" ujar Eun Dan dengan suara yang bahkan terdengar sayup-sayup dan parau.


Mereka membawa Eun Dan kembali ke kamarnya, beberapa saat kemudian Soo jin datang bersama dengan Nia yang membawa semangkuk bubur untuk Eun Dan, suasana masih sangat hening mereka bahkan bertebaran dimana-mana karena masih merasa sedih dengan apa yang baru saja terjadi, Soo jin duduk di sebelah Eun Dan kemudian membantu Eun Dan duduk, dan menyuapinya makan.


"Makam makananmu! (sembari menyuapinya) aku… tidak akan selalu ada di sini, bahkan mungkin hanya hari ini dan nanti malam karena besok aku harus pergi ke Busan karena ada pekerjaan yang tidak bisa di tunda!…… (melihat Eun Dan yang sedang menangis) apa yang kau tangisi? kenapa kau sangat cengeng di saat kau sedang sakit!…… (juga meneteskan air matanya) Aaah ini sangat menyebalkan (mendongakkan kepalanya)…… makan lagi! apa itu terasa hambar?…… (Eun Dan hanya menganggukkan kepalanya) kalau begitu cepatlah sembuh!…… (menatap Eun Dan, kemudian mengambil air minum dan memberikannya kepada Eun Dan setelah Eun Dan selesai minum Soo jin mengambil kembali gelasnya) Haah…… apa wajahmu terasa sakit…… ( sembari memegang wajah Eun Dan, dan Eun Dan kembali hanya menganggukkan kepalanya) Benarkah? maaf aku rasa aku terlalu keras memukulmu!"


Eun Dan hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum kepada Soo jin, Kira mendekat


"Hyeong? kau tidak akan menyuapiku?" dengan wajahnya yang lugu

__ADS_1


__ADS_2