Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.

Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.
power


__ADS_3

"Hehe.. tidak aku tidak mempunyai kekuatan super! saat aku ke dapur aku mengingat bahwa saat pergi ke mini market tadi pagi aku membeli beberapa camilan untuk semuanya, tapi aku lupa untuk menyajikannya, aku minta maaf" ujar Nia.


"Tentu saja aku tahu, jika kau tidak memiliki kekuatan super!" ujar kira dengan kesal nan menggemaskan.


melihat tingkah laku Kira membuat semuanya tertawa.


"Sudah! sudah! berhentilah merengek!" kata Soo jin


"Benar mari kita makan!" Ray menambahkan.


"Nia duduklah! makan dan bercerita bersama kami!" kata myeon dengan semangat.


" Tidak terima kasih, tidak seharusnya pembantu dengan majikan sedekat ini, saya permisi untuk kembali ke dapur, jika ada yang dibutuhkan silahkan panggil saja". ujar Nia.


Nia kembali ke dapur dan memikirkan apa yang akan dia lakukan, sedangkan para member KX star dan manejer Kim bersenang senang di ruang tamu, mereka bercerita dan mengobrol dengan santai di selang hari libur mereka, jarang sekali mereka bisa begitu santainya dan benar-benar menghabiskan waktu untuk bercanda ria dikarenakan jadwal KX star yang sangat sibuk, hari itu berlalu begitu saja tanpa terasa panjang, para member KX star dan manejer Kim pulang kerumahnya masing-masing, setelah semuanya pulang Eun Dan kemudian mendatangi Nia yang sedang berada di dapur dan membereskan piring-piring yang baru saja dipakai untuk makan malam. Eun Dan bertanya kepada Nia kenapa Nia menolak jika diperlakukan berbeda dengan majikannya.


"Nia, aku ingin bertanya satu hal, mengapa kau begitu tidak setuju jika majikan-mu sangatlah dekat dengan mu aku rasa itu bukanlah masalah yang begitu besar! bukankah itu sebuah keberuntungan kau bisa dekat dengan majikan-mu dan dekat juga dengan idolamu!" ujar Eun Dan.


"Tapi tetap saja, majikan dengan pembantu itu hubungan antara bos dan anak buah, dan saya sebagai anak buah tidak seharusnya bersikap seolah sedang berbicara dengan seorang teman dan semacamnya!".


"Lalu apa yang kau lakukan sekarang! kau selalu menjelaskan pertanyaanku dengan nada seorang teman, begitu juga saat sedang berbicara dengan semua orang kau juga bersikap seolah sedang berbicara dengan seorang teman, lalu kenapa kau menolak jika dianggap seperti seorang teman dibandingkan dengan seorang pembantu!"


"Benar... tapi tetap saja.."


"Sudahlah!"


Eun Dan kemudian pergi ke kamarnya tanpa berkata-kata lagi, Nia merasa bingung harus bagaimana dia baru menyadari jika sikap para idolanya kepadanya sesuai dengan sikapnya kepada mereka, sedangkan Eun Dan yang berada di kamarnya.


"Aku tahu! tetapi kau berbeda dari yang lain! karena kau istimewa!".


Eun Dan kemudian pergi tidur dengan menggulung tubuhnya dengan selimutnya.


Keesokan paginya saat Eun Dan bangun tidur dia melihat Nia berdiri di sebelah ranjangnya dan terus menatap Poto Eun Dan yang ada di meja kecil di dekat tempat tidur. Eun Dan merasa kaget dan tiba-tiba langsung duduk dengan memegangi selimutnya, mendengar suara Eun Dan yang terdengar kaget Nia melihat ke arah Eun Dan.


"Kau sudah bangun!" ujar Nia

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan disini?" ujar Eun Dan seperti orang ketakutan, dia memeriksa tubuhnya dan mendapati dia masih menggunakan pakaian lengkapnya.


"Kau baik-baik saja? bos? apa yang kau pikirkan? melihat ekspresi mu.. aku merasa kau memikirkan sesuatu yang menyimpan, benarkan?". ujar Nia


"..Ti..ti... tidak!" ujar Eun Dan dengan terbata-bata.


"Lalu kenapa kau bersikap seperti itu? hm?"


"Bukan urusan mu! kau belum menjawab pertanyaan ku apa yang kau lakukan disini?"


"Aku berniat membangunkan-mu! karena aku harus membersihkan kamarmu!"


" Ooh...! begitukah sikap yang baik kepada seorang bos? membangunkan bos nya yang sedang tidur karena ingin membersihkan kamarnya?"..


" Bukan seperti itu.."


"Kemudian?"


"Soo jin oppa.. dia ada di luar!"


"Soo jin hyeong?"


"Lalu!.. apa yang kau lakukan dengan menatap Poto itu!" sembari menunjuk ke arah Poto yang di tatap Nia sebelumnya.


" Itu... siapa itu?... kakak perempuan mu? atau teman masa kecilmu kalian terlihat sangat dekat!"


"Itu... kakak perempuan ku! dia meninggal saat aku masih remaja!"


"Benarkah? tapi kalian nampak seumuran!"


"Usia kami hanya berjarak 2 menit!"


"Dua menit?"


"Benar! kami saudara kembar? kau bilang kau adalah penggemar ku tapi kenapa kau tidak tahu tentang hal ini?"

__ADS_1


"Apakah itu berarti hal yang umum?"


"Tidak! itu karena hal ini dirahasiakan dari publik!"


"Benarkah?... tetapi?... siapa kau?! apa urusanmu?! kau terlalu banyak ingin tahu! lebih baik urus saja pekerjaan mu tanpa mengurusi urusan orang lain!"


Eun Dan terpelongok mendengar Nia berkata demikian.


"Ada apa denganmu?" ujar Eun Dan karena merasa bingung


"Bukankah seharusnya kau mengatakan itu saat aku bertanya tentang Poto sebelumnya!"


"Lalu?"


"Bos? kenapa kau begitu terbuka dengan orang luar? bukankah idola di ajarkan untuk menyembunyikan sesuatu yang tidak seharusnya di sebarkan untuk umum? bagaimana jika aku menyebarkan hal ini di media sosial!"


"Benar! orang luar! tapi aku tahu jika kau tidak akan melakukannya! a.. jikapun kau melakukannya siapa yang akan percaya!" Eun Dan kemudian bangkit dari tempat tidurnya dan pergi ke ruang tamu untuk menemui Soo jin yang sudah menunggunya.


"Apa ini? aku merasa seperti seolah dia tidak menganggap ku seperti seorang pembantu lagi? atau hanya perasaanku saja? haah.... terserah apa peduliku!" kemudian Nia merapikan kamar Eun Dan dengan begitu semangat.


"Waahhh.. dia persis seperti apa yang dikatakan oleh orang-orang di Internet, aku sudah satu tahun bekerja di sini! ini pertama kalinya aku memperhatikan kalu setiap kali aku membersihkan kamar ini, kamar ini selalu bersih dan rapi! DAEBAK!"


Nia kembali membersihkan kamar Eun Dan, sedangkan Eun Dan menemui Soo jin, berada di ruang tamu sedang nampak begitu tegang, kemudian Soo jin mulai berbicara


"Apa aku mengganggu tidurmu?"


"Tidak kau tidak menggangu! Nia yang sudah mengganggu tidurku!"


"Heah....(tertawa) bukankah itu sama saja? dia membangunkanmu karena kedatanganku!"


"Tapi hyeong?... apa yang kau lakukan pagi-pagi sekali di rumah ku?.. kau pasti memiliki sesuatu yang ingin di bicarakan?"


"Sebenarnya aku hanya ingin tahu sesuatu....!"


"Apa itu?... ekspresi mu membuatku merasa sedikit tegang!.. apa kau punya masalah hyeong?"

__ADS_1


"Tidak aku tidak mempunyai masalah apapun! hal ini sudah mengganjal sejak beberapa waktu ini! aku hanya penasaran apa kau menyembunyikan sesuatu dari ku dan yang lainnya?"


"Menyembunyikan sesuatu?...."


__ADS_2