
Beberapa hari kemudian, para member KX star kembali sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga tidak lagi mengganggu Nia, Nia merasa lega karena dia bisa bebas dari para pria agresif itu.
"Waahhh.... akhirnya aku selamat dari para monster tampan itu!" ujar Nia.
Seperti biasanya Nia membereskan rumah dan merapikan taman, selesai melakukan pekerjaan Nia merasa sedikit bosan karena sudah tidak ada lagi yang bisa dia lakukan sehingga dia memutuskan untuk pergi berbelanja. Saat di pasar Nia bingung apa saja yang harus dia beli, dan mengingat jika dia harus membeli buah-buahan dan sayuran selain itu Nia juga membeli cemilan seperti keripik kentang dan keripik singkong di minimarket, saat selesai berbelanja ketika Nia akan meninggalkan minimarket Nia melihat sekotak cokelat yang begitu menggiurkan, penyebabnya karena Nia sangat suka cokelat sehingga dia tidak bisa menahan diri untuk tidak membelinya, Nia menghabiskan uangnya hanya untuk sekotak cokelat, saat Nia sudah keluar dari minimarket Nia melihat seseorang yang sepertinya dia kenal ternyata benar saja itu adalah Yeol Soo yang sedang membeli makanan yang dijual dipinggir jalan, entah kebetulan atau yang di bilang takdir Yeol Soo melihat ke arah Nia, karena dia mengenali Nia, tanpa pikir panjang Yeol Soo melambaikan tangan kepada Nia, dia berlari kecil dan mendekati Nia dengan tersenyum, begitu terlihat bahagia hal itu juga membuat Nia senang sehingga membalas senyuman itu dengan tersenyum juga.
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Yeol Soo kepada Nia
"Aku sedang berbelanja keperluan rumah!: jawab Nia.
"Cuacanya cukup dingin! biar ku traktir makan siang yang hangat di sekitar sini!"
"Tapi....!"Nia merasa sedikit ragu dengan ajakan Yeol Soo.
"Tenang saja di dekat sini ada tempat makan yang menjual makanan yang menjual makanan halal dan dia juga menganut agama Islam!"
" Benarkah?"
"Kau tidak percaya?"
"Bukan begitu!"
Mereka kemudian pergi bersama ke tempat makan itu, makanan yang tersedia semuanya merupakan makanan khas Korea Selatan tetapi dengan bumbu yang sedikit dimodifikasi agar bisa di makan oleh penganut agama Islam yang berada di sekitar lokasi tersebut!.
"Pesanlah aku yang akan traktir!" ujar Yeol Soo sembari tersenyum
"Tidak perlu aku akan membayar makanan yang ku makan!" ujar Nia dengan canggung
"Ini adalah pertama kalinya kita kembali bertemu kembali setelah kedatangan mu di Korea! jadi tidak ada salahnya jika aku mentraktir mu makan! tapi lain kali jika kita bertemu lagi kau harus mentraktirku!"
"Hmm...aku akan menerima tawaran yang kau berikan!"
Mereka kemudian memesan makanan, selagi menunggu makanan yang mereka pesan tiba Yeol Soo berkata beberapa pertanyaan kepada Nia tentang pekerjaan selama dia bekerja di Korsel.
"Nia, bagaimana pekerjaan mu apakah semua berjalan dengan baik?"
"Benar! semuanya baik-baik saja, bos ku jarang ada di rumah karena sibuk bekerja dia juga sering pergi ke luar negeri!"
"Benarkah?"
"Hmm.. kau tau menunggu rumah sebesar itu sendirian cukup menakutkan! tapi itu untuk orang lain tidak denganku karena aku sudah terbiasa dengan tinggal di rumah sendirian!"
"Hmm.. baguslah jika pekerjaanmu baik-baik saja! bagaimana dengan bos mu apakah dia galak?"
"Dia masih muda dan tampan! dia awalnya tidak menyukai jika ada pekerja di rumahnya! tapi sekarang sikapnya jauh lebih baik dari pertama kali aku datang ke sana, terutama teman-temannya mereka sangat baik kepadaku dan tidak menganggap bahwa aku adalah seorang pembantu!"
"Itu sangatlah bagus karena zaman sekarang sulit untuk menemukan bos yang baik seperti itu!"
"Tuan...!"
"Tu... tuan?"
"Aku tidak tahu harus memanggilmu dengan sebutan apa?"
"Haha.. panggil saja aku Yeol atau Yeol Soo! itu adalah hal yang mudah bukan!"
"Baiklah! Yeol Soo oppa!.."
"Oppa?"
"Kau lebih tua jadi...."
"Baiklah.. baiklah! kau bisa memanggilku seperti itu!" sembari tersenyum kepada Nia.
__ADS_1
"Aku ingin bertanya sesuatu!"
"Apa itu?"
"Apa aku bisa menelpon orang tuaku dan temanku yang berada di Indonesia?"
"Tentu saja bisa!"
"Benarkah?"
"Tentu saja bisa! kau tidak tahu tentang hal itu?"
Nia hanya menggelengkan kepalanya, akhirnya makanan mereka datang, pelayan menghidangkan makanan mereka wajah Nia yang awalnya cemberut karena merasa malu berubah menjadi senyuman yang begitu manis karena makanan yang sudah di tunggu-tunggu akhirnya datang.
"Terima kasih!" ucap Nia dan Yeol Soo serentak sembari membungkuk kepada pelayan yang menghidangkan makanan.
mereka memakan makanan yang sudah mereka pesan Nia terlihat begitu lahap memakan makanannya, melihat Nia begitu senang membuat Yeol Soo merasa senang juga mereka kembali membahas pembicaraan mereka sebelumnya. Yeol Soo mengajari Nia melakukan telpon internasional, setelah selesai makan siang mereka kemudian keluar dari tempat makan Yeol Soo menawarkan Nia untuk pergi minum kopi sebentar dengannya jika Nia sedang tidak sibuk.
"Apa kau sibuk?" tanya Yeol Soo
"Tidak! aku tidak sibuk sama sekali!"
"Bagaimana jika kita pergi minum kopi di kafe dekat sini?"
"Tetapi, aku tidak minum kopi!"
"Kau tidak minum kopi?"
"Hmm.. aku tidak suka kopi rasanya!"
"Benarkah? hahaha...!"
Melihat Yeol Soo tertawa begitu lepas membuat Nia merasa heran, dan sedikit merasa aneh karena Yeol Soo yang biasanya bersikap tenang kemudian tertawa dengan lepas.
"Ah.. aku minta maaf! ini pertama kalinya aku mendengar ada yang tidak menyukai kopi!"
"Tapi itu sungguh biasanya setiap aku mengajak seseorang minum kopi mereka menerima dengan baik!"
"Pria atau wanita?"
"Pria dan wanita!"
"Benarkah? tapi aku sungguh tidak suka meminum kopi!"
"Baiklah!..hmm.. bagaimana jika kita membeli es krim tidak mungkin jika kau tidak menyukainya!"
"Jika itu aku akan menerimanya dengan senang hati!"
"Let's go!"
Mereka membeli es krim bersama Nia memilih rasa cokelat sedangkan Yeol Soo memilih rasa vanilla, setelah membeli es krim mereka pergi ke taman dan duduk di bangku taman.
"Waahhh... bukankah ini aneh? kita memakan es krim di musim gugur yang dingin!" ujar Nia
"Hmm... benar! ini terasa sedikit aneh! sangat dingin!"
Setelah selesai makan es krim di musim gugur yang cukup terasa dingin mereka kemudian pergi berjalan ke halte, Yeol Soo menawarkan untuk mengantar Nia pulang tetapi Nia menolak karena Nia sudah membeli tiket bus untuk pulang.
"Yeol oppa! terima kasih atas semuanya untuk hari ini!" ucap Nia dengan begitu senangnya
"Ini bukanlah hal yang besar! aku bahkan berharap suatu hari kita bisa keluar bersama seperti hari ini!"
"Yeol oppa... jika dipikirkan ini terasa seperti sebuah kencan! benarkan?"
__ADS_1
"Hmm? kencan? haah... benar aku rasa aku sudah melampaui batas setidaknya sedikit!"
"Hmm... ah bus nya sudah sampai! sekali lagi aku sungguh berterima kasih untuk hari ini!" ucap Nia sembari tersenyum dan menunduk.
Busnya akhirnya tiba Nia naik dan melambaikan tangan kepada Yeol Soo untuk mengucap sampai jumpa. dan Yeol Soo juga melambaikan tangan kepada Nia sembari tersenyum.
"Yeol oppa? aku akan mengingat hal ini dia memanggilku dengan sebutan Yeol oppa! hehe dia sengat menggemaskan! haah sangat dingin!....... sebentar!..........
sebelumnya dia melihatku tertawa begitu lepas! apa mungkin dia akan menertawakan ku?... haah sangat memalukan!... sungguh memalukan!.
Nia akhirnya tiba di halte bus perhentian terakhir, sehingga dari sana dia harus berjalan kaki beberapa saat untuk sampai ke rumah. setelah sampai di rumah Nia membuka pintu dan berjalan saat berada di ruang tamu dia merasa kaget ketika terdengar suara
"Kau dari mana saja?" ujar Exel
"Em... ya?" jawab Nia. sembari memutar badannya menghadap ke arah sofa.
"Benar! kau dari mana saja? ini sudah hampir waktunya makan malam!" dikatakan oleh Kira dengan begitu menggemaskan
"Aku... aku baru saja pulang berbelanja!" sembari memperlihatkan barang bawaannya.
"Apa saja yang kau beli?" tanya Kira
"Sayuran, buah-buahan, keripik kentang dan keripik singkong, beberapa bumbu dapur dan..... cokelat!"
"Cokelat?" tanya Ki Jun
"Aku membelinya menggunakan uangku sendiri tidak menggunakan uang bulanan untuk keperluan rumah! jadi jangan berharap kalian bisa meminta satu cokelat saja dariku! paham?!"
"Bukan itu intinya! kemana saja kau sehingga pulang terlambat hanya karena membeli beberapa barang itu?" kata Soo jin.
"Sebenarnya aku tidak sengaja bertemu dengan seorang teman! dia mengajakku makan siang bersama! dan aku tidak punya alasan untuk menolak, setelah makan siang kami juga pergi makan es krim di taman!"
"Es krim? di musim ini kau makan es krim?" tanya Ray.
"Begitulah! hal itu juga terasa aneh karena membuat tubuh menjadi semakin terasa dingin! tapi hari ini sangat menyenangkan!" jawab Nia sembari tersenyum
"Siapa dia? apakah seorang pria atau wanita?" tanya Eun Dan
"Hmm? kenapa kau begitu peduli dia wanita atau seorang pria?"
"Apakah itu pertanyaan yang sangat sulit?"
"Dia seorang pria! kau juga mau tau namanya? namanya adalah Yeol Soo! Lee Yeol Soo! dia adalah tim dari perekrutan calon TKI, atau semacamnya yang jelas dia bekerja di biro TKI dan yang menjemput ku saat di bandara sekaligus mengantarku datang ke rumah ini!"
"Apa kau menyukai si Yeol Soo itu?" ujar Mike terlihat kesal
"Suka? tentu dia pria yang baik! tetapi hanya sebagai seorang teman! untuk saat ini!"
"Untuk saat ini?" myeon sedikit meninggikan suaranya
"Sudahlah kenapa kalian sangat penasaran dengan hal ini? aku harus ke dapur untuk merapikan barang belanjaan yang baru saja ku beli dan aku harus mandi kemudian menyiapkan makan malam!"
Nia kemudian pergi meninggalkan para member KX star dan melakukan semua yang sudah dia katakan sebelumnya dia merapikan barang belanjaan lalu pergi mandi dan kemudian menyiapkan makan malam untuk semuanya. Saat selesai menyiapkan makan malam Nia memanggil para member KX star untuk makan malam, saat tiba di ruang tamu Nia melihat para member KX star sedang bermain game dengan hukuman yang kalah dibedaki dengan tepung, beberapa di antaranya sudah putih oleh tepung tidak hanya pada wajah dan leher tetapi juga pakaian yang mereka kenakan. Nia tersenyum menahan tawa melihat kelakuan mereka, Nia kemudian berkata dengan cukup keras jika makan malamnya sudah siap sehingga semuanya langsung berhenti dan bersiap untuk makan malam.
"Woah... akhirnya makan malam tiba?" ujar Kira.
"Sebaiknya kau makan saja makananmu dibandingkan terlalu banyak bicara!" ujar Ki Jun
Semuanya tertawa termasuk Nia. mereka memakan makanan mereka sampai habis, setelah selesai makan malam seperti biasanya Nia akan membersihkan meja makan dan dapur, akan tetapi hari ini cukup berbeda semua member KX star membawa piring kotor mereka dan bergiliran mencucinya, setelah selesai mereka juga membersihkan wadah sisa sayuran kemudian merapikan dapur, mereka yang sangat ramai membuat dapur terasa sedikit sesak, namun mau bagaimana lagi Nia yang harus menyingkir dari dapur dan berdiri melihat mereka semua yang sedang bekerja.
"Ini sedikit mengherankan kenapa kalian begitu rajin hari ini?" ujar Nia, namun semuanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing sehingga tidak menghiraukan Nia.
"Baiklah aku sudah selesai!" teriak Kira disusul member lainnya dengan berkata "aku juga!"
__ADS_1
"Haih.... ada apa dengan kalian sebenarnya? kenapa kalian sangat aneh belakangan ini apa kalian tau? hal ini sangat menggangu! bisakah kalian berhenti menggangguku? berhentilah menyusahkan pekerjaan ku di sini! ini sangat ane bagaimana seorang pembantu melihat bosnya sendiri melakukan pekerjaannya! haah..! aku bisa gila jika terus seperti ini!"
Nia kemudian pergi meninggalkan dapur dan pergi ke kamarnya dengan perasaan kesal, saat di kamar Nia melihat kotak cokelat yang dia beli di minimarket hari ini, dia yang semula kesal menjadi sangat senang, dengan perasaan senang itu dia mengambil kotak cokelat itu dan memakan satu cokelat saja, karena merasa sayang jika cokelat itu harus di makan tetapi cokelat yang dia makan sangat enak sehingga pencinta cokelat itu bisa menenangkan pikirannya. Nia memang sejak remaja suka memakan cokelat untuk menenangkan pikirannya sehingga setelah memakan cokelat dia merasa lebih baik dan terasa lebih tenang.