
"Aku bisa merasakan makanan yang kamu makan sebelumnya!" Eun Dan tersenyum
"Kamu bisa merasakannya?.... Aku bahkan tidak bisa merasakannya lagi!"
"Aku hanya bercanda!... Aku sangat senang bisa menggoda mu seperti ini..."
Setelah turun dari bianglala keduanya segera menuju mobil dan pulang ke rumah, Eun Dan mendapatkan panggilan dari Yeon Jun.
"Halo?" Ujar Eun Dan
"Kapan kalian akan pulang?" Ujar Yeon Jun
"Kami sedang dalam perjalanan... Sekitar 15 menit akan tiba di rumah jika jalanan tidak macet... Apa kamu membutuhkan sesuatu?" jawab Eun Dan
"Hanya ingin menanyakan apakah kita bisa makan siang bersama malam ini... Yuri ingin makan bersama di luar"
"Bagaimana?" Eun Dan bertanya kepada Nia
"Kita bisa pergi!" Jawab Nia
"Tapi kalian harus menunggu cukup lama untuk itu" ujar Eun Dan
"Kenapa? Apa jalannya macet?" Yeon Jun
"Tidak... Hanya saja kami harus bersiap sebelum pergi makan malam dan masih ada beberapa hal yang harus dilakukan... Tidak akan menghabiskan banyak waktu tapi tetap saja kalian harus menunggu untuk itu"
"Yuri bilang dia bisa menunggu!"
"Baiklah!"
Pasangan yang baru saja berkencan itu akhirnya tiba di rumah.
"Apakah tidak masalah membawa Jeo Ri bersama nantinya?" Ujar Eun Dan kepada Yeon Jun yang sedang berada di ruang tamu
"Ibu mengirim pengasuh... Bibi Na..." Ujar Yeon Jun
Seorang wanita paruh baya menghampiri mereka dan memberi salam.
"Kalau begitu kami akan membersihkan diri terlebih dahulu... Mungkin sekitar 45 menit" ujar Eun Dan
"Apa yang kalian lakukan selama itu?" Yeon Jun heran dengan pernyataan Eun Dan
"Kami harus solat sebelum pergi!" Jawab Eun Dan
Yeon Jun mengangguk karena memahami keadaan Eun Dan yang memiliki perbedaan keyakinan dengannya.
****
Setelah beberapa saat menunggu Nia keluar bersama Eun Dan yang siap akan pergi.
"Mobil siapa yang akan kita gunakan?" Ujar Eun Dan
"Mobilmu sepertinya lebih bagus..." Jawab Yeon Jun tersenyum malu
"Baiklah kita akan menggunakan mobilku..." Eun Dan
"Kami sudah membuat reservasi untuk pukul sembilan malam kita masih punya 30 menit sebelum waktunya tiba!" Ujar Yuri
"Tidak apa jika terlambat sedikit!... Selain itu biarkan aku yang membawa mobil" Sahut Yeon Jun
Eun Dan memberikan kunci mobilnya kepada Yeon Jun, dalam perjalanan Nia tertidur dan bersandar kepada Eun Dan.
"Dia sepertinya lelah" ujar Yeon Jun
"Dia cukup bersemangat hari ini!" Jawab Eun Dan
"Kamu tidak membuka internet?... Banyak orang yang membicarakan mu hari ini.... Mantan idol terkenal berkencan di taman bermain bersama istrinya!.... Untungnya mereka membuat wajah Nia menjadi buram!... Selain itu kalian sepertinya sangat bersenang-senang di bioskop" ujar Yuri
"Benarkah?" Sahut Eun Dan mulai cemas
__ADS_1
"Iya... Tapi pujiannya lebih banyak daripada hujatan... Bukankah itu hal positif?!" Ujar Yuri
"Aku pikir semuanya akan berakhir setelah aku berhenti..." Eun Dan menghela nafasnya
"Semuanya akan baik-baik saja... Itu wajar terjadi karena kamu baru saja berhenti" ujar Yeon Jun
Mereka tiba di tempat tujuan, saat mobil berhenti Nia terbangun dari tidurnya.
"Apakah sudah sampai?" Ujar Nia yang masih belum benar-benar bangun dari tidurnya.
"Iya... Tenangkan dulu dirimu" ujar Eun Dan dengan lembut.
"Aku sangat mengantuk!" Ujar Nia
"Tapi kita tetap harus makan malam terlebih dahulu!"
"Baiklah..."
Eun Dan membantu Nia turun mobil, Nia yang mengantuk tidak bisa berdiri dengan benar menggunakan high heels, Eun Dan menyuruhnya untuk menunggu sebentar dan dia mengambil sepatu di dalam bagasi mobil.
"Aku tidak tau jika sepupu mu sangat romantis!" Bisik Yuri kepada Yeon Jun sembari tersenyum
"Aku juga tidak tau itu!" Jawab Yeon Jun
Eun Dan membantu Nia mengganti high heels dengan sepatu, setelah itu baru mereka semua memasuki hotel.
"Bukankah ini hotel?" Ujar Nia melihat bangunan yang menjulang tinggi itu
"Ini memang hotel! Tapi kita akan pergi ke restoran yang ada di bangunan ini" jawab Eun Dan
"Apa itu bisa dilakukan disaat kita tidak tinggal di sini?"
"Mungkin!" Eun Dan tersenyum
Mereka tiba di meja reservasi mereka, Eun Dan menggeser posisi kursinya agar dia bisa duduk di sebelah Nia.
"Apa yang kamu lakukan?" Ujar Yeon Jun
"Jarak kalian bahkan tidak sampai satu meter!" Ujar Yuri sembari tertawa kecil
"Kenapa harus memilih meja yang berbentuk lingkaran? Ini tidak nyaman" Eun Dan kesal
"Ini selalu seperti ini! Meskipun mejanya bulat kita akan duduk dengan posisi seperti ini" jawab Yeon Jun
"Biarkan dia seperti itu!" Ujar Yuri
Makanan pesanan mereka akhirnya tiba dan posisi Eun Dan membuat pelayan kesulitan menyajikan makanan, sehingga Eun Dan harus menggeser posisinya kembali ke tempat semula.
"Dia bahkan tidak bisa menyembunyikan perasaannya!" Bisik Yuri kepada Yeon Jun sembari tersenyum
"Dia selalu seperti itu sejak kecil" bisik Yeon Jun
"Berhentilah berbisik di depanku!" Ujar Eun Dan menatap tajam ke arah Yeon Jun
"Hhhhh... Baiklah" Yeon Jun tertawa canggung
"Kami sudah melakukan reservasi dan kalian bisa tenang makan di sini!" Ujar Yuri
Eun Dan membantu memotong steak untuk Nia agar lebih mudah memakannya, dia bahkan tidak makan banyak karena memberikan bagiannya untuk Nia.
"Kamu menyukainya?" Ujar Eun Dan sembari tersenyum
"Ini enak!" Jawab Nia terlihat begitu senang
Eun Dan memanggil pelayan dan meminta air putih karena mereka tidak meminum wine.
"Apa kita sudah memakan semua hidangannya?" Ujar Nia
"Kita masih punya hidangan penutup!" Ujar Yuri
__ADS_1
"Aku merasa sangat kenyang... Hidangan pembuka, hidangan utama dan masih ada hidangan penutup?... Porsinya sangat sedikit tapi aku seperti memakan dua porsi dalam setiap hidangan" keluh Nia
"Kamu terlihat menyukainya jadi aku melakukan itu!" Ujar Eun Dan yang selalu menyuapi Nia dengan makanan miliknya sejak awal
"Tapi aku kekenyangan dan sangat mengantuk sekarang..."
"Hanya perlu memakan makanan penutup" ujar Eun Dan
Makanan penutup mereka tiba, karena kekenyangan dan kesal karena Eun Dan selalu menyuapinya sebelumnya Nia membuat Eun Dan memakan semua bagiannya.
"Kamu menyukainya?" Ujar Nia
"Iya..." Eun Dan tersenyum
"Ayo pulang aku sangat mengantuk!" Ujar Nia
Eun Dan memberikan kartu kredit miliknya kepada Yeon Jun.
"Gunakan ini!... Kami akan ke mobil duluan!" Ujar Eun Dan
"Tapi kami yang menyiapkan reservasi..." Ujar Yuri
Eun Dan menggendong Nia yang ngantuk berat dalam pelukannya dan tidak menghiraukan perkataan Yuri.
"Sepupumu sepertinya tipe pria yang sangat egois!" Ujar Yuri
"Dia memang selalu seperti itu... Aku sudah memperingatkan mu sejak awal, dia tidak akan membayar makanan jika melakukan taruhan!"
"Kenapa begitu?"
"Dia tidak pernah kalah dalam taruhan jenis apapun itu!"
Eun Dan tiba di tempat parkir Nia meminta Eun Dan untuk menurunkannya.
"Kamu terbangun?" Ujar Eun Dan
"Iya... Kamu bisa menemukan mobilnya?" Ujar Nia yang baru saja bangun
"Itu mobil kita!" Eun Dan menunjuk mobil mereka yang berada cukup jauh di depan mereka.
Keduanya berjalan mendekati mobil, Eun Dan menyuruh Nia untuk duduk di belakang sedangkan dia menyetir mobil hingga di depan hotel Yeon Jun yang akan menggantikannya.
"Kalian sudah lama menunggu?" Ujar Eun Dan sembari keluar dari mobilnya
"Tidak juga!" Jawab Yeon Jun
Eun Dan segera berpindah duduk di belakang, semuanya berada di posisi semula ketika mereka pergi.
"Kamu banyak berubah semenjak menikah!" Ujar Yeon Jun yang melihat Eun Dan terus menatap wajah Nia yang sedang tertidur di pangkuannya
"Benarkah? Aku tidak menyadari hal itu!" Ujar Eun Dan melihat ke depan
"Aku tidak tau jika kamu memiliki sifat kekanak-kanakan di dalam dirimu!... Tapi sekarang aku tau kamu memilikinya!" Ujar Yeon Jun sembari tersenyum
"Aku juga tidak mengetahui jika aku memilikinya sebelum bersamanya (Nia)" Eun Dan menatap Nia penuh dengan cinta.
Setibanya di rumah Eun Dan segera membawa Nia ke kamar, dia membantu istrinya yang tertidur pulas itu membersihkan make up dan jilbab yang dia kenakan.
"Apa aku harus mengganti bajunya juga? Ini terlihat tidak nyaman digunakan untuk tidur!" Gumam Eun Dan
Eun Dan kemudian memutuskan untuk mengganti baju Nia dengan baju tidur, setelah selesai mengganti baju Nia, Eun Dan pergi mandi karena terlalu banyak berkeringat. Setelah selesai mandi Eun Dan bersiap untuk tidur, sebelum itu dia membuka ponselnya sebentar
"Kencan pertama bersama Nia!" Ketika Eun Dan di kalender ponselnya
Eun Dan mematikan lampu, dia kemudian menarik Nia ke dalam pelukannya dan mulai tertidur.
*Kilas balik di mobil*
"Kamu biasanya bersikap sangat dewasa!" Ujar Yeon Jun
__ADS_1
"Sebenarnya aku tidak sedewasa itu hanya saja aku harus bersikap demikian... Aku bahkan tidak mempedulikan pandangan orang lain tentang sikap kekanakan ku saat ini, bagiku itu hanya sesuatu yang sangat ingin ku lakukan ketika berada di dekatnya, hanya itu.... Aku bahkan tidak tau sebesar apa aku mencintainya..."