
Nia merasa sangat bingung harus bagaimana sedangkan Ki Jun hanya tersenyum dan menatapnya dan menikmati tingkah laku para member yang sedang iseng menggoda Nia, karena terlalu malu Nia melarikan diri ke dapur dengan membawa barang belanjaannya, saat di dapur dia merasa sangat malu dan senyum-senyum sendiri, dia sangat malu tapi juga senang dia tidak bisa menyembunyikan mukanya yang memerah dia terus tersenyum dan melihat lihat siapa tau ada yang datang dan kembali menggodanya. sedangkan mereka yang berada di ruang tamu terus menertawakan Nia yang berlari karena merasa malu.
Melihat mereka terus tertawa membuat Eun Dan mulai kesal dan tidak terlihat senang tetapi dia hanya diam di tempat duduknya tanpa mengatakan sepatah katapun, Mike bertanya kepada Ki Jun dan berniat menggodanya
"Hyeong, kau sungguh tidak ada hubungan dengan Nia?"
Dengan senyum menggodanya Ki Jun hanya menjawab dengan senyum karena melihat Ki Jun hanya tersenyum membuat Ray mulai gatal untuk menggodanya
"Hyeong...kau...!".
sedangkan di dapur Nia menyiapkan minuman untuk semuanya, kembali ke ruang tamu manejer Kim mulai berbicara dan menengahi masalah mereka
"Sudahlah berhenti menggodanya tidakkah kalian melihat pria di sebelahku mulai merasa kesal!".
Exel yang berada di sebelah kiri manejer Kim mulai bergerak dan penasaran karena dia tidak merasa kesal sama sekali meski dia hanya diam dan tidak ikut tertawa, manejer Kim kembali melanjutkan bicaranya
"Kedua hawa dingin ini merasuki tubuhku! tidakkah kalian kasihan kepadaku?". Exel kembali merasa dia di bicarakan karena merasa tidak terima dia membantahnya dengan nada dinginnya yang sangat santai tapi bermakna
"Apa maksudmu! aku! aku tidak merasa kesal sama sekali! berhentilah bicara jika tidak berguna ini mulai menyebalkan aku hanya diam dan kau bilang 'hawa dingin'? jika kau tidak bilang 'kedua' maka aku tidak terlalu masalah mungkin 'Dan'(Eun Dan) merasa kesal tapi kenapa kau harus membawaku masuk kedalamnya, apa salahku jika aku hanya diam dan tidak bereaksi, aku rasa aku tidak mengganggu sama sekali!".
__ADS_1
Mendengar amarah Exel yang berkepanjangan membuat para member mulai diam dan tak berkutik manejer Kim ingin mencairkan suasana
"Hei... aku ini manejer mu tidak bisakah kau menghormati ku!" Exel mulai kesal karena omongannya di potong dia merasa tidak di hargai Exel bangkit dan dia mulai berbicara dengan nada tinggi
"Manejer Kim! jika ingin di hormati bukankah harus menghormati terlebih dahulu! aku selalu menghormatimu tapi ini yang kau lakukan kau seharusnya tau di mana saat nya harus bercanda dan dimana saatnya harus serius!"
Soo jin sebagai yang paling tua dan merupakan leader berusaha menenangkan Exel sedangkan manejer Kim hanya diam agar tidak membuat masalah lebih besar Soo jin berkata
"Sudahlah tenang ini seharusnya tidak seserius ini! kita bisa menangani semua ini dengan kepala dingin! kita sudah melalui banyak hal selama bertahun-tahun hanya karena masalah kecil kalian seperti ini!"
Exel yang emosinya sedang tidak stabil karena terlalu lelah yang biasanya sangat menghormati dan sangat menurut dengan Soo jin menjawab Soo jin dengan nada tinggi
Exel : "Hyeong! aku merasa sangat lelah tetapi kenapa aku harus mengalami hal ini apa kesalahan ku!"
Soo jin masih murung dan tersentak dia tidak bisa berkata kata karena perlakuan Exel, sedangkan member lainnya mulai terlihat murung, Nia yang baru datang merasa bingung karena suasana hening tapi terasa sangat panas. Eun Dan membuka matanya dan terlihat sangat kesal dia berbicara dengan sangat datar tanpa ekspresi
"Kenapa kalian berhenti?"
Mendengar Eun Dan bicara seperti itu suasana mulai terasa dingin sedangkan Nia karena melihat Eun Dan yang seperti itu sangat ketakutan dan tidak sengaja menjatuhkan nampannya, suara nampan yang terjatuh dan gelas pecah membuat perhatian teralih padanya dia sangat bingung harus bagaimana dia hanya tersenyum canggung, sedangkan Eun Dan mulai berkata
__ADS_1
"Bukankah dia sumber masalahnya!"
Mendengar itu Nia melihat Eun Dan dengan ekspresi terkejut karena dia tidak tahu apa-apa dia tidak mengerti
"Kenapa aku?"
Karena Eun Dan yang menyalahgunakan Nia, Exel tidak terima karena dia merasa semua itu tidak ada hubungannya dengan Nia,
"Kenapa kau menyalahkan Nia!" mendengar itu Eun Dan menatap Exel dengan wajah datar
"Lalu siapa yang salah? aku? atau sifat kalian yang kekanakan!"
Sedikit meninggikan suaranya. Nia berfikir untuk mencairkan suasana tapi tidak tahu bagaimana caranya, Nia cukup tertekan melihat idolanya bertengkar karena dia setidaknya itu yang dia ketahui, karena tidak punya keberanian untuk mencairkan suasana Nia memilih membersihkan pecahan kaca karena kesalahannya, dia meletakan pecahan kaca pada nampan kemudian membawanya ke dapur dan dia kemudian mengambil kain pel untuk membersihkan air jus yang tertumpah.
Eun Dan "Hentikan pertengkaran yang tidak berarti ini ini sangat tidak penting ini hanya sebuah masalah kecil untuk apa di besar-besarkan!".
Semuanya mulai mereda Exel terlihat menyesal dan meminta maaf kepada manejer Kim dan berkata itu terjadi karena dia terlalu lelah dan tidak bisa mengendalikan emosinya selain kepada manejer Kim Exel juga meminta maaf kepada Soo jin karena sudah membentaknya setelah itu suasana masih hening tanpa yang bicara sama sekali Nia yang keluar lebih lama dari perhitungan sudah mempersiapkan sesuatu untuk mencairkan suasana meski dia sudah tau jika permasalahan sudah berakhir karena dia baru saja menguping pembicaraan mereka,
Nia keluar dengan membawa kain pel dan memutar salah satu lagu kesukaannya dari KX star yang bertema tentang persahabatan yang tak lekang akan waktu semua perhatian terfokus pada Nia kemudian mereka saling menatap satu sama lain dan mulai tersenyum,
__ADS_1
Eun Dan terfokus pada kaki Nia yang tidak mengunakan alas kaki dan terlihat berdarah tanpa pikir panjang Eun Dan berniat bangkit dan mengobatinya, namun saat mau bangkit dia kalah cepat!