
Nia tertidur dengan pulas malam itu. keesokan harinya dia terus memikirkan Yeol Soo dia merasa seperti benar-benar punya seorang teman di negara yang terasa asing itu, seperti biasanya Nia akan menyiapkan sarapan pagi, namun kali ini sedikit berbeda saat tiba di dapur dia terkejut karena semua orang (member KX star) ada di sana mereka sedang menyiapkan sarapan pagi, dan lebih herannya karena biasanya mereka selalu bangun siang dan kali ini mereka sudah bangun dan menyiapkan sarapan, saat itu sekitar pukul 5.00 pagi Nia biasanya merapikan rumah dan melakukan semua tugasnya, dan kali ini semuanya sudah bersih mereka sudah merapikan semuanya dari merapikan barang-barang, menyapu lantai hingga mengepel lantai. hal ini membuat Nia merasa sangat kebingungan dengan sikap aneh para member KX star.
"Ada apa dengan kalian? apa kalian terlalu lelah bekerja sehingga melakukan ini semua?" tanya Nia dengan kesal
Semuanya menatap Nia dengan beberapa diantaranya tersenyum kecuali Eun Dan dengan Exel mereka berdua tetap mempertahankan wajah datar mereka itu,
"Hey... bukankah seharusnya kau senang? kami membantu pekerjaanmu!" ujar Mike sembari tersenyum
"Senang?..."
"Benar! bukankah seharusnya begitu?"
"Kau bilang seharusnya aku merasa senang?... jika kau ingin membersihkan semuanya lebih baik jika kau tidak perlu memiliki pembantu sekalian!"
"Tetapi aku bukan bos mu!" ujar Mike.
"Tetapi tetap saja! aku tetap merasa tidak enak jika terus seperti ini kau tau?"
"Kalau begitu suruh saja Eun Dan yang berhenti bekerja karena dia adalah bos mu!" ujar Kira yang sedang membersihkan debu dengan kemoceng nya.
__ADS_1
"Kau ingin aku berhenti memasak?" kata Eun Dan dengan datar
"Kenapa kau begitu menakutkan!" ujar Kira
"Ini adalah rumah ku jadi menjadi keputusanku untuk melakukan apa yang ku inginkan! kau tahu?"
"Nia yang meminta kita untuk berhenti kenapa kau begitu keras!.... kau... kau sangat kejam dan tidak sopan... aku lebih tua darimu dan kau berbicara seperti itu padaku?" ujar kira yang awalnya seakan ketakutan kemudian berubah menjadi meninggikan suaranya untuk menaikkan wibawanya.
"Ini dapur ku dan aku ingin makan sarapan ku lebih awal karena ada pekerjaan pagi ini! apa itu salah!"
"Apa..? anak ini....!" ujar Kira
"Tiga bulan!"
"Apa kurang tiga bulan membuat permasalahan yang besar?"
"Tentu!... Ray hanya dua bulan lebih tua dariku! kau tahu itu kan?"
"Baiklah kau lebih tua satu tahun dan tiga bulan dariku! kau puas?."
__ADS_1
"Kenapa kalian membahas tentang usia sekarang?" ujar Nia
"Diam lah!" jawab Eun Dan dengan dingin
Semuanya heran melihat Eun Dan yang begitu baik menyembunyikan perasaannya kepada Nia, dia selalu bersikap seolah benar-benar tidak ada suatu perasaan tertentu yang dia rasakan terhadap Nia
"Baiklah!.. jika kau ingin menggunakan dapur kau bisa memilikinya! aku sudah selesai dengan ini!" ujar Eun Dan kepada Nia sembari mewadahi makanan yang sudah dia masak sebelumnya.
Nia kemudian memasak makanan untuk semuanya kecuali Eun Dan karena dia sudah berangkat ke lokasi syuting drama barunya, hari itu setelah s mulanya sarapan mereka semua kembali ke dorm karena mereka memiliki jadwal konser dalam waktu dekat sehingga harus banyak latihan, setelah semuanya pergi Nia merasa sedikit lega karena merasa bebas dari para pengganggu yang selalu mengusik pekerjaannya.
"Haah.... akhirnya mereka semua pergi dan ketenangan datang lagi!... jika di pikirkan sikap mereka terasa aneh semenjak aku bertanya tentang wanita yang mereka sukai!... apa mungkin?.... tidak mungkin hal itu tidak akan pernah terjadi.... mustahil jika mereka semua patah hati karena cinta mereka di tolak!... hahaha hahaha hahaha.. uhuk..huk..hmm sungguh mengagumkan jika itu semua terjadi... delapan pria tampan ditolak oleh seorang wanita hahaha hahaha luar biasa jika benar-benar terjadi maka hal itu akan menjadi berita yang sangat besar!... tunggu sebentar.………… apa yang sedang ku lakukan sekarang! haah kenapa aku harus peduli? sebaiknya pergi sarapan!…… mereka bersikap seperti ini sedikit membantu!…… tapi aku harap ini tidak akan selalu seperti ini!"
Karena di rumah tidak ada orang selain Nia sendiri jadi Nia tidak terlalu repot untuk bekerja keras merapikan serta membersihkan rumah, karena rumahnya tidak terlalu kotor, hari ini semuanya berjalan begitu saja karena syuting Eun Dan belum pulang hingga saat waktunya Nia untuk tidur. keesokan harinya saat Nia kembali bangun dan bersiap untuk melakukan tugasnya seperti biasa, Nia pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk Eun Dan karena dia tau jika Eun Dan pasti akan kembali untuk syuting jadi Nia bangun satu jam lebih awal dari biasanya dan menyiapkan sarapan pagi untuknya, setelah selesai menyiapkan sarapan Nia kemudian pergi ke ruang tamu untuk melihat apakah kotor karena biasanya saat pulang syuting Eun Dan dan manejer Hong sering berada di sana untuk menghilangkan penat mereka selesai bekerja dan memakan camilan serta minum soda. dan benar saja saat tiba di ruang tamu Nia melihat kaleng soda dan piring serta keripik terlihat berantakan di atas meja serta di lantai, Nia pergi ke belakang untuk mengambil sapu, kemudian saat dia akan membersihkan ruangan dia melihat Eun Dan yang tertidur pulas di sofa ruang tamu, dia terlihat sangat lelah sehingga tidak kembali ke kamarnya untuk istirahat, melihat Eun Dan yang tertidur pulas Nia pergi ke kamar Eun Dan dan mengambil selimut di dalam lemari, Nia kemudian menyelimuti Eun Dan dengan selimut itu, seketika Nia teringat kenangnya saat dia pernah menyelimuti Eun Dan dan Eun Dan menariknya dalam kemungkinan besar saat itu Eun Dan sedang mengigau dalam pikiran Nia, Nia tersenyum saat mengingatnya dan terus menatap Eun Dan beberapa saat, kemudian Nia merapikan meja dan membersihkan lantai setelah selesai Nia kembali ke dapur dia sarapan lebih awal karena dia tidak enak jika harus membangunkan Eun Dan yang terlihat begitu lelah.
"Haah... ternyata bangun tidur lebih pagi membuat perut terasa begitu cepat lapar!" ujar Nia sembari memakan makanannya
Setelah selesai memakan sarapannya Nia langsung membereskan semuanya, kemudian pergi ke ruang tamu untuk melihat Eun Dan, saat tiba di ruang tamu Nia melihat Eun Dan masih tertidur dengan begitu nyenyak Nia berdiri di belakang sofa yang ditiduri Eun Dan dan terus menatapnya sembari terus tersenyum, tak berapa lama alarm di ponsel Eun Dan berbunyi hal itu membuat Nia sangat kaget karena Nia memang sangat mudah kaget, namun meski alarmnya cukup dibilang sangat berisik namun Eun Dan masih tertidur dengan begitu nyenyak sehingga Nia tidak bisa tinggal diam dan membangunkannya.
saat Eun Dan terbangun karena Nia menggoyangkan tubuhnya, Eun Dan kemudian menggosok matanya dan memutar badannya ke samping ke arah Nia awalnya Eun Dan yang belum terlalu sadar dari tidurnya masih terus mengedipkan kedua matanya dan terlihat menggemaskan, saat dia sadar jika yang di depannya adalah Nia, dalam sekejap dia duduk yang membuat Nia merasa sedikit kaget karena Eun Dan yang tiba-tiba bergerak dengan begitu cepat
__ADS_1