Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.

Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.
kembali ke Korea


__ADS_3

Semuanya ikut tersenyum melihat manisnya senyum Yeol Soo terutama yang berada di sana banyak ibu-ibu


"Dia sangat tampan!" ujar salah seorang bibi yang merupakan tetangga Nia


"Terima kasih!" ujar Yeol Soo


Sedangkan teman yang datang bersama dengan Yeol Soo hanya bisa tersenyum dan tidak bisa berbuat apa-apa selain itu karena dia tidak mengerti apa yang sedang mereka katakan


"Aku akan mengambil koperku terlebih dahulu!" ujar Nia


"Baiklah!" jawab Yeol Soo


"Bisakah kau menggunakan bahasa Korea?" tanya teman Yeol Soo


"Kenapa?" ujar Yeol Soo


"Aku tidak mengerti apa yang sedang kalian bicarakan!" ujar temannya


"Baiklah!" jawab Yeol Soo


"Mari kita pergi!" ujar Nia yang datang membawa kopernya


"Tentu! baiklah semuanya kami harus pergi sekarang!" ujar Yeol Soo kepada semua orang


Mereka kemudian pergi ke luar diikuti oleh tetangga yang berada di dalam rumah, mereka mengantar hingga depan rumah sedangkan ayah Nia mengantar hingga ke mobil


"Jaga selalu kesehatan saat kau berada di sana!" ujar ayah Nia


"Baik Yah! ayah juga jaga selalu kesehatan dan jaga ibu baik-baik!" ujar Nia


"Baiklah! pergilah hati-hati di perjalanan!" ujar ayah Nia


"Pak kami akan pergi sekarang!" ujar Yeol Soo


"Iya" jawab ayah Nia


Mereka memasuki mobil dan beberapa saat kemudian pergi meninggalkan rumah Nia ke bandara Soekarno Hatta saat di perjalanan Nia hanya diam karena masih merasa sedikit berat hati meninggalkan ibunya yang masih sakit


"Aku tahu jika kau masih sedih tapi kau sudah mengambil keputusan disaat kau memutuskan untuk menjadi seorang TKI!" ujar teman Yeol Soo


"Aku tahu itu! aku tidak menyesali keputusan yang sudah ku ambil! aku hanya sedih karena ibuku belum kunjung membaik!" ujar Nia


"Kalau begitu bagaimana caranya agar kau bisa kembali senang? jangan saja memintaku untuk menyembuhkan ibumu karena aku bukan seorang dokter ataupun seorang penyihir yang bisa menyembuhkan!" ujar Yeol Soo bercanda


Nia dan seorang teman mereka tertawa mendengar perkataan Yeol Soo yang menurut mereka lucu dan menghibur

__ADS_1


"Fokuslah menyetir daripada bercanda!" ujar temannya


"Kau tidak suka itu? lalu kenapa kau tertawa!" ujar Yeol Soo


"Siapa yang bilang tidak suka! aku hanya menyuruhmu untuk fokus pada jalan!" ujar temannya


"Baiklah! aku akan menjadi anak baik dan menurutimu!" jawab Yeol Soo


Nia tersenyum mendengarnya, seterusnya Nia terus memperhatikan lalu lintas yang mereka lalui selama berjalan menuju bandara, setibanya di bandara mereka langsung menuju ke pesawat yang akan mereka naiki


Tujuh jam kemudian mereka tiba di Incheon International Airport dari sana mereka langsung menuju ke stasiun kereta untuk menuju ke Seoul, setelah beberapa waktu yang dihabiskan di kereta mereka akhirnya tiba di Seol kemudian menaiki taksi untuk pulang ke rumah


Teman Yeol Soo berpamitan untuk pulang ke rumahnya terlebih dahulu sedangkan Yeol Soo akan mengantar Nia hingga ke rumah karena saat itu sudah malam, Nia bertanya kepada Yeol Soo apakah mereka tidak akan pergi ke kantor terlebih dahulu namun Yeol Soo menjawab jika mereka akan melakukannya besok karena sudah terlalu lelah dan hari sudah larut


Taksi berhenti di depan mereka Yeol Soo menyuruh Nia untuk naik terlebih dahulu dan dia meletakkan koper di bagasi mobil, Yeol Soo kemudian menaiki taksi itu baru kemudian taksi berjalan menuju kediaman Eun Dan


Setelah beberapa saat perjalanan mereka sampai di kediaman Do Eun Dan, Nia turun dari taksi diikuti Yeol Soo untuk membantu mengeluarkan koper di bagasi sebelum masuk Nia tidak lupa melambaikan tangannya sembari tersenyum kepada Yeol Soo dengan begitu Yeol Soo juga membalas senyum Nia


"Pak hati-hati di jalan!" ujar Nia kepada supir taksi


Supir taksi hanya mengangguk dan tersenyum Yeol Soo kemudian kembali masuk ke taksi dan taksi itu melalu pergi meninggalkan kediaman Eun Dan, Nia masuk ke dalam rumah dia terlihat sangat lelah karena tidak berhenti melakukan perjalanan sejak siang hari


Saat berada di ruang tamu Nia sedikit kaget melihat para member KX star sedang bersenang-senang dengan bercanda ria namun di sana manejer Kim tidak bergabung dan menyudut di kursi lain di ruangan itu


"Ooo… kau sudah kembali?" ujar Soo jin merasa kaget melihat kedatangan Nia


"Kami sedang bermain siapa yang paling lama diam! namun mereka selalu tahu bagaimana membuat orang lain berbicara!" ujar Soo jin


"Permainan apa itu?" tanya Nia


"Kami hanya iseng menciptakan permainan!" ujar Kira


"Benarkah! kalau begitu lanjutkan! Soo jin oppa! fighting ✊!" ujar Nia sebelum pergi


"Terima kasih! istirahatlah dengan baik!" ujar Soo jin


"Haah… ini menyebalkan! kenapa kau berbicara sendiri dari tadi! setidaknya biarkan aku bicara dengannya!" ujar Kira


"Itu salahmu karena selalu diam!" jawab Soo jin


"Hei… Hyeong kau yang selalu mengganggu saat aku akan bicara!" ucap Kira


"Terserah!" jawab Soo jin


"Dan kalian masih akan tetap diam? kalian sepertinya baru saja memakan lem sehingga tidak bisa membuka mulut kalian!" ujar Kira yang merasa kesal

__ADS_1


Namun semuanya terlihat begitu tenang dan tidak berbicara sama sekali yang membuat Kira semakin kesal karena tidak di hiraukan


"Baiklah kita akhiri permainan ini! aku keluar!" ujar Kira yang sangat kesal


Dalam sekejap semuanya langsung menghela nafas panjang karena merasa kesal, sedangkan Soo jin tersenyum sendiri karena di beri semangat oleh Nia sebelumnya


"Ada apa dengan mu?" tanya Exel kepada Soo jin


"Tidak ada apa-apa!" jawab Soo jin


"Lalu berhentilah tersenyum!" ujar Exel yang kesal


"Baiklah! aku akan pergi ke dapur untuk mengambil minum!" ujar Soo jin kemudian bangkit dan pergi ke dapur


"Manejer Kim? kemarilah! kau sudah marah beberapa hari ini!" ujar Ray


Manejer Kim tidak menjawab perkataan Ray namun pergi duduk mendekati mereka dengan wajahnya yang masih cemberut, semuanya mulai tersenyum karena manejer Kim menghampiri mereka saat manejer Kim sudah duduk di sofa Myeon mendekatinya


"Manejer Kim! berhentilah marah! kau lihat kami bukan? semuanya berjalan normal!" ujar Myeon


"Myeon benar kami tidak akan membuat masalah!" ujar Ki Jun


"Aku tahu sejak awal kau marah bukan karena mencemaskan keadaan kami! namun Nia bukan! konsekuensi yang harus di terimanya pasti sangat besar karena itu!……" ujar Exel


"Jika kalian tahu itu maka berhentilah dari sekarang! kalian akan membuatnya dalam tekanan jika dia mengetahui hal ini!" ujar manejer Kim


"Manejer Kim! percayalah kepada kami! kami akan melakukan yang ingin kami lakukan tanpa melampaui batas! kau tahu sendiri kami tidak terlalu kekanak-kanakan dalam beberapa hal!" jawab Myeon


"Benar! aku tahu itu… hanya saja… haah aku sungguh sulit menerima semua ini!… haah baik! baiklah! aku akan menerimanya! tapi! kalian harus pegang kata-kata kalian!" ujar manejer Kim


Semuanya tersenyum mendengar perkataan manejer Kim Soo jin yang baru kembali dari dapur merasa heran dengan mereka semua


"Apa yang baru saja terjadi? kalian sepertinya sangat senang?" tanya Soo jin dengan bingung


"Manejer Kim tidak akan mempermasalahkan hal ini lagi!" jawab Ray


"Masalah apa? apa yang kau maksud dengan masalah ini?" tanya Soo jin yang masih belum mengerti


"Nia!" jawab Exel


"Ooo… itu hal yang bagus!" jawab Soo jin


"Oooo…?" ucap Kira


"Lalu aku harus berkata apa? waahh ini luar biasa… hahaha… terima kasih manejer Kim… woah sangat menakjubkan…! seperti itu?" ujar Soo jin

__ADS_1


"Tidak!" jawab Kira yang terlihat menyesal karena menegurnya


__ADS_2