Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.

Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.
KEPONAKAN BARU


__ADS_3

"Apa ini? Apa kamu merasa malu?" Nia menggoda Eun Dan sembari tertawa


"Kita harus solat..." Ujar Eun Dan bangkit dari duduknya dan menuju ke kamar


"Ibu, nenek aku akan ke atas dulu..." Ujar Nia


"Baiklah!" Jawab nenek


Nia bangkit dari duduknya dan pergi ke kamar mengikuti Eun Dan.


"Anak dan ayah sama saja... Mereka tidak bisa di baca dan tidak bisa bercanda... Bersikap semaunya sendiri, dan begitu dingin..." Ujar nenek


"Siapa yang semaunya sendiri dan dingin?" Ujar tuan Do yang baru saja kembali dari kantor


"Kamu sudah kembali?" Ujar nyonya Do


"Aku hanya menghadiri rapat dan mengurus beberapa berkas setelah itu langsung pulang" ujar tuan Do


"Apa kamu ingin makan?" Ujar nyonya Do


"Tolong siapkan untuk ku!" Ujar tuan Do


"Baiklah!" Nyonya Do bangkit dari duduknya untuk pergi ke dapur


"Tapi ibu siapa yang semaunya sendiri dan bersikap begitu dingin?" Ujar tuan Do


"Kamu dan putramu!!... Kalian sama saja! Menyebalkan!" Ujar nenek kemudian berdiri dari duduknya dan menuju ke kamarnya dia bahkan membanting pintu dengan cukup keras.


Tuan Do merasa heran dengan kelakuan ibunya, dia yang tidak tau apa-apa mendapatkan amarah dari ibunya ketika dia baru saja pulang, tuan Do pergi ke kamar untuk membersihkan diri kemudian pergi ke dapur untuk makan.


"Sayang" ujar tuan Do kepada istrinya


"Kenapa?" Ujar nyonya Do


"Apa sesuatu terjadi? Kenapa ibu marah-marah?" Ujar tuan Do yang masih penasaran dengan sikap ibunya


Nyonya Do menceritakan semua yang terjadi sebelumnya dan hal itu membuat tuan Do tertawa.


"Kenapa kamu tertawa?" Ujar nyonya Do


"Tentu karena itu lucu" ujar tuan Do


"Selera lucu mu sangat aneh" ujar nyonya Do


"Emm?... Apa kamu kesal?" Ujar tuan Do


"Kenapa aku harus kesal?... Aku sudah bersama mu selama 36 tahun... Kamu pikir aku masih bisa merasa kesal sekarang?" Ujar nyonya Do yang duduk menemani suaminya makan


"Tapi buktinya kamu kesal sekarang... Ibu sudah bersama ku 64 tahun bersama ku dan masih bisa kesal dengan ku... Kamu yakin kamu tidak merasa kesal dengan ku?" Ujar tuan Do


"Kamu selalu punya cara menjawab perkataan orang lain!" Ujar nyonya Do


"Itu keunggulan ku sebagai seorang pebisnis" ujar tuan Do


Keesokan harinya mereka semua pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Yuri yang akan segera menjalankan operasi, Nia dengan Eun Dan tidak pergi bersama yang lainnya karena Nia merasa mual sejak pagi, setelah Nia merasa lebih baik baru mereka memutuskan untuk pergi ke rumah sakit.


"Apakah sudah lebih baik?" Ujar Eun Dan


"Iya aku merasa lebih baik" jawab Nia


Mereka pergi ke rumah sakit dan saat di perjalanan mendapatkan kabar gembira bahwa operasi yang dijalani Yuri berjalan dengan lancar dan bayinya juga sehat, Eun Dan dan Nia juga merasa sangat senang dan segera bergegas menuju ke rumah sakit, Setibanya di rumah sakit mereka segera ke ruang rawat Yuri dan menemui yang lainnya.


"Kalian baru datang?" Ujar Yeon Jun


"Nia sedikit mengalami masalah pagi ini, dia tidak bisa berhenti muntah-muntah" ujar Eun Dan


"Apa kamu baik-baik saja Nia? Kamu terlihat sedikit pucat" Ujar Yeon Jun


"Aku sudah lebih baik" jawab Nia


"Dimana bayimu?" Ujar Eun Dan


"Dia sedang di ruang bayi" jawab Yeon Jun


"Kami harus kembali siang ini... Jadi aku pikir kami harus melihat bayi kalian sebelum pergi..." Ujar Eun Dan


"Kalian harus segera pergi?" Ujar Yeon Jun


"Aku meninggalkan pekerjaan ku di Seoul begitu saja dan para member menunggu di rumah" ujar Eun Dan

__ADS_1


"Para member?" Ujar Yeon Jun


"Mereka ingin makan bersama" ujar Eun Dan


"Kapan kamu akan kembali ke sini?" Ujar Yeon Jun


"Aku belum tau itu! Selain itu setidaknya kamu juga mengunjungi kediaman ku di Seoul!" Ujar Eun Dan


"Baiklah aku akan memikirkannya" jawab Yeon Jun


Yeon Jun mengantar Eun Dan dengan Nia ke ruang bayi untuk melihat keponakan mereka, sesampainya di ruang bayi mereka melihat bayinya sedang di kerumuni oleh keluarga yang lainnya.


"Eun Dan sudah datang bersama istrinya" ujar ibu Yeon Jun


"Kapan kalian datang?" Tanya nenek


"Beberapa saat lalu... Kami menemui Yeon Jun dan Yuri terlebih dahulu" jawab Eun Dan


"Nia kamu baik-baik saja? Kamu terlihat pucat" ujar nyonya Do


"Aku baik" jawab Nia


"Dia terus saja muntah pagi ini" ujar Eun Dan


"Benarkah? Kamu harus menjaganya dengan baik" ujar ibu Yeon Jun


"Baik bibi aku akan menjaganya dengan sangat baik" jawab Eun Dan


Nia kembali merasa mual dan pergi ke toilet, Eun Dan terlihat cemas melihat Nia yang terlalu sering muntah.


"Apakah dia akan baik-baik saja?" Ujar Eun Dan


"Dia akan baik-baik saja... Setiap ibu hamil akan mengalaminya" ujar nyonya Do


"Kamu akan terbiasa nantinya!" Ujar Yeon Jun


"Tapi dia baru saja mual-mual sekarang Sebelumnya baik-baik saja!" Ujar Eun Dan


"Yuri mulai mual-mual ketika usia kandungannya sekitar dua bulan" ujar Yeon Jun


"Benarkah?" Ucap Eun Dan


Nia kembali setelah beberapa saat, Eun Dan segera menghampiri Nia dengan perasaan cemas.


"Apa kamu baik-baik saja?" Ujar Eun Dan


"Aku baik-baik saja" jawab Nia


"Sampai kapan kamu akan menanyakan keadaannya?! Dia akan baik-baik saja" ujar nenek


Eun Dan hanya terdiam mendengarkan ucapan nenek, Nia mendekati bayi Yeon Jun, bayinya sedang tertidur pulas dan terlihat sangat menggemaskan.


"Kamu ingin menggendongnya?" Ujar Yeon Jun menanyai Nia yang begitu senang melihat bayinya


"Dia masih begitu kecil... Aku tidak berani untuk menggendongnya" jawab Nia


"Kalau begitu kamu harus puas melihat bayi ku sebelum pergi" ujar Yeon Jun


"Baiklah..." Ujar Nia


"Dia nampak lebih tenang ketika Nia dan Eun Dan datang" bisik ibu Yeon Jun kepada suaminya membicarakan putra mereka


"Benar... Dia terlihat jauh lebih tenang!" Jawab ayah Yeon Jun


"Apa kalian akan kembali ke Seoul?" Ujar nyonya Do


"Iya kami harus kembali!" Jawab Eun Dan


"Kamu harus hati-hati ketika menyetir" ujar nenek


"Baiklah" jawab Eun Dan


Siang itu mereka makan siang bersama di kantin rumah sakit, setelah selesai makan siang Nia dan Eun Dan pamit pulang ke Seoul sedangkan keluarganya juga akan pulang ke rumah.


"Kalian tidak akan pulang ke rumah lagi?" Ujar tuan Do


"Maaf ayah... Aku pikir kami akan langsung kembali ke Seoul!" Ujar Eun Dan


"Kalau begitu hati-hati dijalan!" Ujar tuan Do

__ADS_1


"Baik" jawab Eun Dan


Kedua pasangan suami istri itu melakukan perjalanan yang cukup panjang untuk kembali ke Seoul, ketika di perjalanan Nia tidak bisa menahan kantuknya dan tertidur, Eun Dan menepi dan memberhentikan mobilnya sebentar, dia menurunkan sandaran kursi mobil agar Nia bisa tidur dengan lebih nyaman, setelah itu Eun Dan melanjutkan perjalanan mereka, sepanjang perjalanan Eun Dan mendengarkan musik untuk menghibur dirinya dan sesekali melirik Nia yang sedang tertidur.


"Dia tertidur sekarang! Biasanya dia akan mengomentari setiap hal yang dia lihat di perjalanan" keluh Eun Dan


Setelah perjalanan yang sedikit panjang mereka akhirnya tiba di rumah, Eun Dan menggendong Nia masuk ke rumah dan ketika memasuki rumah dia cukup terkejut melihat para member KX star ada di rumahnya.


"Kalian sudah disini?" Ujar Eun Dan


"Kami mengambil cuti hari ini" jawab Ki Jun


"Aku akan menidurkan Nia di kamar terlebih dahulu" ujar Eun Dan


Eun Dan pergi ke kamar dan menidurkan Nia di tempat tidur, setelah dia kembali ke luar menemui yang lainnya.


"Kalian tidak membawa mobil?" Ujar Eun Dan


"Kami meminta manajer Kim mengantar kami" ujar Ray


"Selamat untukmu!" Ujar Exel


"Terima kasih" ujar Eun Dan


"Kamu tau Eun Dan... Semua pria di dalam ruangan ini memiliki perasaan tersendiri kepada istrimu itu... Jadi kamu harus menjaganya dengan baik" ujar Ray


"Aku akan melakukannya" ucap Eun Dan


Suasana mendadak canggung........


"Apa yang akan kita masak malam ini?" Ujar Exel mencairkan suasana


"Bagaimana dengan barbeque?" Ujar Kira begitu bersemangat


"Itu tidak terlalu buruk!... Tapi aku juga ingin ayam goreng!" Ujar Myeon


"Exel hyeong apa kamu tidak syuting?" Ujar Eun Dan


"Aku baru saja kembali... Aku mengambil cuti setengah hari untuk mengadakan acara ini" ujar Exel


"Apa ini? Kalian bahkan mengambil cuti" ujar Eun Dan


"Kami akan menjadi paman karena maknae kami tersayang" ujar Soo Jin


"Selain itu kami juga akan makan enak malam ini" ujar Kira


"Eun Dan kamu pasti bisa makan bebas sekarang" ujar Mike yang terdengar sedikit cemburu


"Tidak juga!... Nia selalu mengatur apa yang harus ku makan!" Jawab Eun Dan


"Itu bagus... Kamu harus tetap sehat!" Timpal Myeon


"Aku akan membeli daging untuk barbeque nanti malam!" Ujar Eun Dan


"Aku ikut! Kamu tidak pandai memilih daging!" Ujar Exel


"Kita tidak boleh membeli babi!" Ujar Eun Dan


"Baiklah!" Jawab serentak para member


"Tapi jangan lupa membeli ayam!" Sahut Myeon.


Eun Dan pergi bersama Exel untuk membeli daging dan ayam goreng, mereka juga membeli minuman soda untuk nanti malam.


"Kita bisa membeli beberapa makanan ringan" ujar Exel


Mereka membeli beberapa jenis makanan ringan dan soda di minimarket, sedangkan mereka yang di rumah mulai mempersiapkan semua yang mereka butuhkan di taman belakang. Ketika Nia bangun dari tidurnya dia mendengar suara gaduh di ruang tamu dan hal itu membuatnya penasaran, ketika dia keluar dia melihat Ray yang sedang bercanda dengan Mike, mereka sedang berlarian dan saling merangkul seperti anak kecil, melihat Nia keluar dari kamar sontak kedua pemuda itu terdiam dan berhenti saling merangkul, wajah keduanya cengengesan karena merasa canggung.


"Aah... Kamu sudah bangun?" Ujar Mike gelagapan


"Apa kami membangunkan mu" ujar Ray canggung


"Tidak... Ini sudah waktunya untuk bangun" ujar Nia


"Kalau begitu... Mau ikut ke taman belakang?" Ujar Ray masih canggung


"Be.. benar kami sedang mempersiapkan barbeque!" Ujar Mike


"Tentu!" Ujar Nia

__ADS_1


__ADS_2