Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.

Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.
Surat Eun Dan


__ADS_3

Setelah seharian bekerja Nia kembali ke rumah, setibanya di rumah Nia menyiapkan makan malam untuk dirinya dan ibunya.


Setelah menyiapkan makan malam Nia pergi mandi, ketika Nia sedang mandi ibunya baru saja pulang dari kebun dan kemudian memanggil Nia.


"Ya bu, Nia lagi mandi!" jawab Nia dari kamar mandi


Ibu Nia yang duduk di depan pintu karena kelelahan terus menatap rumah-rumah bagus yang nampak dari sana. Ketika Nia selesai mandi dia menatap ibunya yang sedang melamun


"Bu mandi dulu gih! baru kita makan!" ujar Nia


"Iya ibuk mandi dulu!" jawab ibu Nia yang segera pergi ke untuk mandi


Setelah makan malam Nia kembali ke kamarnya dan melihat surat serta tiket yang baru saja diberikan Eun Dan padanya.


"Apa aku harus datang?" ujar Nia yang sedang berputus asa


"Nia...." panggil ibu


"Iya Bu??" jawab Nia yang kaget


"Bantu pijat ibu nak, punggung ibu terasa sakit!" ujar ibu Nia


Nia kemudian pergi memijat punggung ibunya, setelah beberapa saat ibunya mulai menanyakan kejadian siang tadi, ibu menanyakan siapa yang datang berkunjung.


"Itu bos Nia waktu di Korea Bu" jawab Nia


"Itu anaknya atau memang bos kamu?" tanya ibu penasaran


"Itu bos Nia buk..."


"Tetangga bilang masih muda!... tampan dan tinggi lagi, mereka pikir pacar kamu!" ujar ibu Nia


"Dia itu artis buk mana mau sama Nia...'


"Anak ibu cantik kok! siapa tau jodoh" jawab ibu sembari tersenyum


"Nia Aminin aja deh buk!..." ujar Nia sembari bercanda.


"Kalo beneran dapet kamu terima nggak?"


"Ya Nia terima asal dia mau masuk Islam!" ujar Nia yang hanya menemani ocehan ibunya itu


"Ibu bakal dapat mantu orang Korea ni..." ujar ibu dengan begitu gembira


"Buk kali Nia pergi buat nonton konser boleh kan? Nia dikasih tiket sama bos Nia tadi..... dia minta Nia datang!"


"Boleh!! tapi konsernya itu kapan?"


"Lusa buk!…"


"Jauh gak?"

__ADS_1


"Nggak kok buk Nia bisa langsung pulang tapi malam!"


"Kamu gak punya temen nginap? malam-malam pulang sendiri itu gak baik, apalagi anak cewek!" tanya ibu yang mulai cemas.


"Nia boleh nginep buk?"


"Ya boleh kalo punya tempat nginep! tapi kmu bawa temen cewek ya!" ujar ibu


"Iya buk Nia punya dua tiket!" jawab Nia begitu senang


"Bilang ya sama bos Nia kalo ada kesempatan, mampir lagi ke sini ibu mau ketemu!" ujar ibu Nia serius


"Emang kenapa buk?..." Nia kebingungan


"Nggak ibuk cuma mau dia mampir ke sini! siapa tau beneran jodoh! udah ni ibu mau tidur kamu juga pergi tidur sana!" jawab ibu Nia


"Iya buk!…" Nia kemudian pergi ke kamarnya


Nia kemudian kembali melihat surat yang di di dapatnya dari Eun Dan Sebelumnya, Nia baru akan membacanya namun dia mendapatkan panggilan dari Ayu teman Nia


"Halo?" jawab Nia


"Ku dengar ada yang datang ke rumah mu?" tanya ayu yang bersemangat


"Iya... kau tau siapa yang datang...?" dengan nada suara yang begitu bahagia sembari menahan tawanya.


"Siapa...?" ikut bersemangat mendengar jawaban Nia


Ayu ikut teriak mendengar jika yang datang adalah Eun Dan, karena Ayu juga merupakan penggemar KX star, dia begitu menyukai Myeon di grup itu.


"Apa yang dia lakukan di rumahmu?" tanya Ayu dengan full senyum


"Nona Ayu apakah kau bisa ikut denganku menonton konser mereka?" ujar Nia dengan mengubah suaranya seperti pria


"Apa kamu serius?!" tanya Ayu tidak menyangka


"Apa aku terdengar bercanda?" jawab Nia yang kemudian membuat keduanya begitu bersemangat


"Tentu saja aku menerimanya!" jawab Ayu


"Kau tau?.." membuat suasana tegang


"Apa....?" tanya ayu yang penasaran


"Tiketnya…… ternyata……" membuat suasana semakin tegang


"Katakan saja kau membuat ku tegang!" ujar Ayu yang mulai kesal


"Ini dua tiket VIP di kursi paling depan!" ujar Nia dengan santai seolah bukan apa-apa


Suasana yang awalnya hening kembali begitu bersemangat, mereka tertawa bersama dan merasa begitu bahagia

__ADS_1


"Aku tidak sabar ingin bertemu mereka!" ujar Ayu


Setelah perbincangan yang panjang mereka menutup panggilan, Nia awalnya ingin tidur namun dia kembali melihat surat yang di berikan Eun Dan


"Apa sebenarnya isi surat ini, dia bahkan mengantarkan surat ini sampai ke sini sendirian! apakah begitu penting?" ujar Nia yang kebingungan


Nia membuka amplop surat itu dan mulai membacanya.


...To Nia...


...Terima kasih untuk semuanya, kamu adalah pekerja yang baik, aku selalu ingin jika kamu tidak hanya menganggap ku sebagai seorang idol ataupun bos di tempatmu bekerja, namun kamu selalu menganggap ku demikian, Aku ingin menjadi lebih dari hanya seorang idol ataupun bos bahkan dari seorang teman, aku akan berbicara kepada mu setelah kembali....


^^^By Eun Dan^^^


"Apa maksudnya?… ini bisa membuat ku salah paham! apa yang dia maksud dengan lebih dari seorang teman?…" ujar Nia yang kebingungan.


Keesokan harinya Nia pergi bekerja, di tempat kerja dia menceritakan tentang surat yang dia terima kepada Ayu, Ayu mendengarkan Nia dengan bersungguh-sungguh.


"Dia pasti menyukaimu!…" ujar Ayu spontan


"Jangan bercanda! dia bukan orang seperti kita, dia adalah seorang idola banyak orang mana mungkin dia menyukaiku!" jawab Nia


"Itu mungkin saja terjadi…!" dengan polosnya kata itu keluar dari mulut Ayu


"Kau begitu enteng mengatakan hal itu! bagaimana perasaan mu jika idola mu menikah?… terlebih dengan teman mu sendiri!" jawab Nia dengan wajah murung


"Mereka itu sudah tua sudah sepantasnya untuk menikah! selain itu ada banyak hal yang ku sembunyikan darimu tentang Eun Dan selama 2 tahun terakhir!" ujar Ayu ikut murung


"Apa maksudmu?…" tanya Nia yang kebingungan


"Kau bisa mencarinya di website! kau dapat menemukan apa yang kamu inginkan!… Nia aku sudah mengetahui semua kisah mu ketika berada di Korea dan mengetahui alasan dibalik kau tidak ingin memperpanjang kontrak… namun… kau bahkan memutus hubungan dengan mereka dan berhenti mengikuti kegiatan mereka, kau hanya mengetahui semuanya dariku itu semua karena kau tidak ingin mengetahui tentang Eun Dan bukan?!… Nia dia mengalami banyak masalah dalam 2 tahun terakhir!" ujar Ayu panjang lebar


"Apa masalahnya sebesar itu?" tanya Nia cemas


"Awalnya aku tidak mengerti apa alasan dia berpindah agama memeluk Islam… namun mendengar apa yang kau katakan aku mengetahui semuanya! dia pasti sangat menyukai mu…!" ujar Ayu dengan wajah serius


"Dia mungkin memiliki alasan lain tentang itu!……… kita akan pergi besok pagi untuk ke konser kamu harus bersiap!" ujar Nia terbata-bata


"Kau malah mengalihkan pembicaraan!" Ayu kesal.


"Sudahlah jangan di bahas kau tau sendiri jika aku tidak bisa menerima banyak tekanan seperti ini!…" ujar Nia dengan mata yang mulai berkaca-kaca


"Maaf…! tapi Nia jika dia menyatakan perasaan padamu atau melakukan hal yang lebih jauh sebaiknya kau terima!"


"Apa maksudmu?!"


"Dia sudah dewasa, selain itu dia pasti sudah memikirkan semuanya sebelum berfikir untuk melakukan itu!"


"Kenapa kau tiba-tiba begitu serius!"


"Sudahlah… kau selalu sangat sulit diajak untuk serius!" ujar Ayu kesal

__ADS_1


"Aku juga ingin menerimanya! siapa yang tidak mau jika apa yang kau katakan itu benar!……… tapi,… bagaimana dengan hasil akhirnya itu yang harus dipertanyakan!" jawab Nia dengan serius


__ADS_2