Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.

Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.
kepercayaan


__ADS_3

Nia menjelaskan jika di dalam kepercayaan yang dia anut dia tidak diizinkan memakan babi, Mike bertanya apa kepercayaan Nia, Nia menjawab jika dia menganut agama Islam sehingga tidak memakan babi dan binatang-binatang yang diharamkan, Mike kembali bertanya kepada Nia, bahwa bukankah agama Islam mengizinkan untuk memakan ayam tetapi kenapa Nia tidak bisa memakan ayam atau apakah Nia mengalami alergi terhadap ayam, Nia menjawab dengan santai jika dia tidak mengalami alergi terhadap ayam atau lainnya, Nia menjelaskan jika dia tidak bisa memakan daging karena dalam kepercayaannya jika daging itu di potong atau disembelih oleh orang yang bukan umat Islam atau non-muslim maka hukumnya adalah haram dengan kata lain tidak diperbolehkan untuk di konsumsi, Nia menjelaskan jika dia harus berhati-hati dalam memilih makanan karena dia sedang berada di negara lain, Nia nampak begitu menyesal kemudian meminta maaf kepada semuanya, karena dia merasa tidak sopan karena menolak tawaran dari Soo jin untuk makan malam bersama, namun Soo jin sangatlah dewasa dia tersenyum dengan lembut kepada Nia dan mengatakan bahwa itu bukan salah Nia sehingga Nia tidak perlu merasa bersalah, Soo jin kemudian meminta maaf kepada Nia karena dia tidak mengetahui jika Nia tidak bisa memakan babi dan daging, Soo jin amat menyesal karena terlambat memahami perkataan Nia sejak awal, namun dia juga berterima kasih kepada Nia karena sudah menjelaskan sesuatu yang tidak bisa dan yang bisa Nia makan sehingga di lain kesempatan Soo jin tidak akan kembali melakukan kesalahan yang sama. Kemudian Soo jin menawarkan tteokbokki kepada Nia, dengan senyuman Nia menganggukkan kepalanya menandakan jika dia menerima tawaran Soo jin. Mereka semua akhirnya makan malam bersama, setelah makan malam semuanya melanjutkan dengan minum-minum sedangkan Nia pamit untuk pergi istirahat, setelah Nia pergi diikuti oleh Eun Dan, sebelum benar-benar pergi ke kamarnya Eun Dan pergi menemui Nia di kamar Nia, saat tiba di kamar Nia Eun Dan bertanya kepada Nia kenapa Nia sangat patuh kepada Tuhannya, apakah Tuhannya sangatlah berkuasa, mendengar itu Nia sangat kesal namun berusaha untuk tetap tenang, dia berkata kepada Eun Dan jika itu adalah keyakinannya dan itu bukan sesuatu yang perlu dipermasalahkan karena itu bukanlah hal yang harus Eun Dan khawatirkan Nia kembali bertanya kenapa Eun Dan, apakah kepercayaan yang di anut Nia membuat Eun Dan tidak nyaman, sehingga membuat Eun Dan datang kepadanya dan menanyakan hal itu, Eun Dan menjawab tidak dan berkata kenapa masalah makanan saja harus diperhatikan apa yang boleh dan tidak boleh di makan, Nia kembali bertanya kenapa Eun Dan kenapa Eun Dan begitu peduli, Eun Dan menjawab dengan canggung dan mengatakan jika dia penasaran, bagaimana Nia bisa melakukan semuanya dengan baik dan mematuhi semua perintah Tuhannya. dia juga berkata Nia bahkan berani menolak ajakan idolanya demi menjauhi larangan Tuhannya. mendengar itu Nia mengatakan, jika Eun Dan memiliki sebuah kepercayaan maka dia akan bisa memahaminya, mendengar itu Eun Dan kemudian berkata bahwa mungkin yang dikatakan oleh Nia itu benar. Tapi Eun Dan kemudian kembali bertanya, apakah ada kemungkinan jika orang yang menganut agama Islam bisa menikah dengan seorang ateis, menanggapi pertanyaan dari Eun Dan Nia berkata jika dia tidak tahu, tetapi jika Eun Dan bertanya kepadanya maka jawabannya adalah tidak. Mendengar jawaban Nia Eun dan kembali bertanya kenapa Nia tidak ingin menikah dengan seorang ateis apa karena larangan Tuhannya, Nia tersenyum dan berkata sebenarnya menikah dengan seorang yang memiliki kepercayaan yang sama dengannya adalah sebuah mimpi Nia, dan merupakan keinginan yang sangat Nia inginkan sejak kecil, dan Nia juga bilang jika dia selalu bermimpi jika suatu saat jika saja ada seseorang yang memiliki kepercayaan yang berbeda dengannya akan berpindah agama memeluk agama yang sama dengannya namun dengan keteguhan hati bukan hanya demi bisa menikahi nya, karena Nia berharap ketika dia menikah maka suaminya yang akan membimbingnya kepada jalan menuju ke surga. Eun Dan terdiam dan matanya memerah dan kakinya terasa lemas dia bahkan hampir terjatuh karena tidak bisa menopang badannya, Nia berusaha untuk meraih Eun Dan, namun ternyata Eun Dan tidak terjatuh. Nia bertanya apakah Eun Dan baik-baik saja, Eun Dan terdiam sejenak dan kemudian dia melihat Nia dengan matanya yang merah, dia mendekati Nia sehingga membuat Nia tersentak ke dinding kamar dan tidak bisa bergerak, sedangkan yang lainya sedang bersenang-senang dengan begitu banyak Soju dan bir, sehingga beberapa diantaranya sudah tertidur tak sanggup menahan kuatnya alkohol dan sebagian lagi tetap minum dan menikmati pesta minum-minum tersebut. Nia memanggil Eun Dan dengan panggilan Bos, Eun Dan tidak mendengarkannya, Nia kembali memanggil Eun Dan dengan panggilan yang sama, hal yang sama terjadi Eun Dan tidak menghiraukan panggilan Nia, ketiga kalinya saat Nia akan memanggilnya Eun Dan berusaha untuk mencium bibir Nia, namun Nia meletakkan tangannya di kedua dada Eun Dan dan mendorong berusaha menghalangi Eun Dan, karena merasa tertahan Eun Dan kemudian memegang tangan dan mengangkat kedua tangan Nia kemudian mendorong Nia lebih ke dinding kamar sehingga tubuh mereka benar-benar berdempetan namun belum bersentuhan, saat itu Eun Dan kembali perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Nia dan kembali berusaha mencium Nia, Nia kemudian kembali memanggil Eun Dan dengan sebutan bos, dengan nada yang cukup tinggi tanpa teriak karena dia menekan suaranya agar tidak terdengar sampai ke luar, mendengar Nia seperti ketakutan membuat Eun Dan merasa bersalah dan melepaskan Nia dengan perlahan-lahan, setelahnya Eun Dan meminta maaf kepada Nia dan meminta Nia untuk melupakan apa yang barusan terjadi, dan berkata mungkin itu karena dia sedang mabuk, Nia mengangguk dan berkata "iya" kepada Eun Dan. Kemudian Eun Dan permisi keluar dari kamar Nia, saat di depan pintu Eun Dan berdiri dengan wajah yang terlihat sangat menyesal karena telah membuat Nia ketakutan, dia kemudian berjalan ke ruang tamu tempat para kru dan member KX star berpesta dengan minuman mereka, melihat Eun Dan kembali membuat Kira bertanya apakah Eun Dan akan ikut minum karena biasanya Eun Dan tidak pernah minum, Eun Dan menjawab jika tidak ada salahnya jika dia minum sesekali, kemudian Eun Dan mulai minum bersama semuanya, dia berusaha melepas lara karena menekan Nia.


__ADS_2