
Nia tepat duduk di pahanya, kemudian Eun Dan memeluknya dengan erat namun tidak terasa sakit sama sekali, yang terasa hanya kehangatan, membuat Nia bertanya-tanya dan melontarkan kata
"Mimpi ini terasa begitu nyata! sangat hangat!"
__ADS_1
Mendengar itu Eun Dan berkata bahwa itu memang nyata bukan sebuah mimpi, Karena kaget Nia berusaha bangkit dan melepaskan pelukan yang menghangatkan, namun usahanya menjadi sia-sia karena Eun Dan tidak melepaskannya, Eun Dan bertanya bisakah Nia tetap berada di pelukannya, sesaat Nia menuruti permintaan Eun Dan setelah beberapa lama Nia berkata bahwa yang di lakukan Eun Dan bukanlah hal yang benar dan kemudian Eun Dan melepaskan Nia dengan perlahan, Eun Dan ingin berkata mengapa Nia begitu membuatnya merasa ingin memilikinya tetapi Eun Dan merasa ragu dan takut jika pada akhirnya dia akan kehilangan Nia yang mulai menumbuhkan benih di dalam hati Eun Dan.
Nia bangkit dan pergi ke kamarnya sedangkan Eun Dan tetap duduk dan merasa gundah antara menyampaikan perasaannya atau akan tetap menyembunyikannya, saat makan malam tiba semua terasa hening sampai ketika bel pintu berbunyi dan Nia pergi untuk membukakan pintu Nia terkejut melihat para member KX star berada di depan pintu, dia merasa sedikit canggung kecanggungan itu di akhiri ketika Ki Jun merangkulnya dan mengajaknya masuk, Eun Dan yang keluar dan melihat para member KX star ada di rumahnya bertanya bahwa bukankah mereka sedang pergi berlibur, dengan sigap Kira berdialog bahwa mereka tidak bisa pergi liburan karena tidak memiliki uang dan yang semula Kira berharap agar Eun Dan tertawa, namun Kira harus kecewa dengan ekspresi wajah Eun Dan yang datar dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. karena melihat situasi, Ray kemudian berkata bahwa mereka tidak bisa liburan karena tiba-tiba manejer Kim menghubungi jika keesokan harinya mereka akan ada siaran live pada YouTube Chanel KX star, hal itu membuat Eun Dan terdiam sejenak kemudian berkata bahwa dengan kata lain mereka tidak jadi liburan, Karena tidak sepenuhnya benar Soo jin bilang jika sebenarnya mereka hanya memerlukan setidaknya satu hari liburan yang terpotong, Eun Dan kemudian menerima itu dengan santai tanpa perdebatan meski dengan ekspresi wajahnya yang datar.
__ADS_1
Kemudian Nia menjawab jika dia baik-baik saja, Exel menanggapi jawaban Nia dengan senyuman.
Raut wajah Eun Dan datar tanpa ekspresi, kemudian Nia menawarkan kepada semuanya untuk makan malam, dengan senang hati semuanya menerima ajakan Nia, semuanya pergi ke ruang makan untuk makan malam, setelah makan malam Nia langsung membereskan meja setelah itu dia segera pergi ke kamarnya untuk istirahat. Hari esoknya pun datang seperti biasa Nia bangun pagi untuk membereskan rumah dan menyiapkan sarapan, setelah merapikan rumah Nia bersiap untuk membuat sarapan hal yang tak terduga adalah bahwa di dapur Exel sudah menunggu Nia dengan senyuman yang begitu menenangkan hati, melihat senyum Exel membuat Nia berfikir andai saja dia bisa melihat senyum Exel selama sisa hidupnya maka dia adalah orang paling bahagia di seluruh dunia, kemudian dia teringat kembali akan kenangan bersama Eun Dan di malam sebelumnya sehingga membuat Nia merasa bahwa harapannya akan merusak jalannya untuk dekat dengan idolanya, lamunan Nia seketika buyar ketika Exel memanggil namanya, dengan perasaan senang bercampur malu-malu Nia pergi mendekat kepada Exel, tidak benar-benar dekat karena Nia berada berseberangan dengan Exel yang dibatasi oleh meja dapur, Exel bertanya kepada Nia bagaimana Nia bisa bangun pagi setiap harinya, Nia hanya menjawab jika dia harus melakukan pekerjaannya sehingga dia harus bangun pagi selain itu Nia biasanya tidur lebih awal dibandingkan yang lainnya, mendengar jawaban Nia membuat Exel tertawa dan berkata bahwa Nia begitu jujur dengan apa yang dia katakan, hal itu membuat Nia merasa malu dan tersenyum.
__ADS_1
Nia mulai membuat sarapan untuk member KX star, setelah membuat sarapan Nia juga membuat makanan ringan untuk cemilan disaat para member KX star melakukan live di YouTube Chanel mereka. Exel berdiri dan mendekat pada Nia, Exel benar-benar tepat berada di sebelah Nia dia mengatakan bawa apakah dia bisa membantu Nia membuat cemilan itu, dengan senyum Nia menyetujui permintaan Exel, Nia dan Exel terlihat bersenang-senang dengan apa yang mereka lakukan, mereka bahkan saling memberi tepung pada pipi mereka dan diikuti dengan tawa yang sangatlah menghangatkan, terlintas kebahagiaan itu akan menjadi memori yang menakjubkan bagi Nia karena begitu dekat dengan idolanya tersebut, setelah puas tertawa mereka saling menatap,Nia yang baru menyadari bahwa dia tidak seharusnya begitu dekat dengan sahabat dari majikannya karena mereka memiliki perbedaan yang sangat jauh dan jika ditilik dari awal Nia merasa selama satu tahun bekerja di rumah Eun Dan, setiap kali Eun Dan dan yang lainnya berkumpul Nia tidak pernah diperlakukan seperti seorang pembantu, perasaan itu membuat Nia terdiam dan menundukkan kepalanya, namun Exel tetap menatap Nia dengan senyumannya dan berfikir jika Nia Sedang merasa malu. Momen kebersamaan Exel dan Nia harus berakhir karena Eun Dan datang, dan dia terlihat begitu tampan dengan pakaian kasualnya dan berjalan mendekat kearah Nia dan Exel dengan wajah yang datarnya.