Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.

Kebahagiaan Terindahku Dapat Bersamamu.
siapa itu?


__ADS_3

"Haah hal ini membuatku cukup penasaran, untuk apa bos mengatakan kepadaku alasan dia membeli buku ini? meski dia tidak memberi tahu aku juga sudah mengetahuinya!"


Nia kemudian pergi ke kasir dan membayar novel yang dia beli, tak sengaja dia melihat seorang wanita sedang kebingungan memilih buku, Nia awalnya enggan untuk mendekat karena wanita itu nampak begitu aneh karena menggunakan topi dan masker hitam, namun Nia memberanikan diri dan mendekatinya, Nia bertanya kepada sang wanita apa yang sedang dia cari, wanita itu cukup kaget karena Nia tiba-tiba bertanya padanya, dia kembali bertanya kepada Nia apakah Nia sedang berbicara dengannya, wanita itu kemudian mengatakan jika dia sedang mencari sebuah novel dan dia sangat membutuhkan novel itu, mendengar itu Nia kemudian bertanya judul dari novel yang sedang di cari oleh wanita itu, sang wanita menjawab jika novel yang dia cari berjudul 'my happiness is with you' Nia kemudian mengatakan jika dia baru saja membeli novel yang sama dan menunjukkan kepada wanita itu di mana dia menemukan novel itu, sang wanita kemudian berterima kasih kepada Nia atas bantuannya, sang wanita menanyakan nama Nia dan dengan senang hati Nia memberi tahukan namanya, setelah itu sang wanita pamit karena dia memiliki pekerjaan, Nia juga kemudian pergi untuk membeli minuman karena dia merasa lelah setelah mengelilingi supermarket itu.


"Aku benar-benar penasaran apa bedanya supermarket dengan mol?" ujar Nia sembari meminum air yang baru saja dia beli.


Nia kemudian pulang dengan menggunakan bus karena dia sudah menghabiskan uangnya untuk membeli pakaian sebelumnya. Setibanya di rumah Nia kemudian merapikan barang belanjaan yang dibelinya, setelahnya Nia kemudian pergi ke kamarnya untuk mencoba baju barunya, dia merasa senang karena memiliki baju baru, setelahnya Nia kemudian pergi ke dapur dan memainkan ponselnya, dia kemudian teringat tentang wanita yang dia temui di supermarket Sebelumnya.


"Aku sepertinya mengenali wanita itu……****… suara itu tidak asing di telinga…… dan postur tubuhnya……… sangat sempurna…… dia pasti di gemari banyak pria!…… dia pasti sangat cantik!***…… Oh Park Min su?…… benar aku yakin itu park min su…… dan jika dipikirkan dia membeli novel yang sama!…… dan Min su eonni juga sedang memerankan peran pendamping di drama baru bos bukan?…… dengan kata lain mungkin saja dia adalah min su!…… tapi jika dia benar Min su kenapa juga dia membeli novel itu sendiri! dia memiliki banyak orang yang bisa membantunya……! dan jika itu benar dia dia benar-benar idola idaman bagi para pria!…… sebentar kenapa aku membahas semua ini? pukul berapa sekarang?…… ini……!"


Nia melihat ada pemberitahuan jika Kira sedang melakukan siaran langsung, dengan sekejap dia langsung menonton siaran langsung Kira di Instagram pribadinya.

__ADS_1


*****


setelah menonton siaran langsung Kira, Nia segera bergegas mempersiapkan makan siang untuk dirinya sendiri seusai menyiapkan makan siang Nia terpikirkan untuk menghubungi orang tuanya namun dia mengurungkan niatnya itu, Nia memakan makan siangnya **


***


Setelah selesai makan siang Nia membersihkan peralatan makan yang sudah dia gunakan, Nia kemudian pergi ke ruang tamu dan duduk di sofa


Ujar Nia sembari melihat-lihat jika ada yang bisa dia lakukan, Nia kemudian berdiri dan kembali duduk di sofa dia merasa sangat bingung dengan apa yang harus dia lakukan, setelah beberapa saat bengong Nia kemudian membuka HP-nya dan melihat-lihat hingga lupa waktu, dia baru berhenti melihat ponselnya itu setelah hampir waktunya untuk makan malam, saat dia tau jika dia seharusnya melakukan banyak hal tapi tidak dia lakukan dan dia sangat terburu-buru untuk pergi mandi, setelah selesai mandi seperti biasa Nia menyiapkan makan malam.


"Haah…… (menghela nafas) jika saja aku tinggal di rumah sebesar ini! tunggu sebentar aku menang sudah tinggal di sini……! aku tidak ingin punya rumah untuk di tinggali sendirian! sangat membosankan………! jika di tanya-tanya sudah berapa hari bos tidak pulang?…… terserahlah tapi jika di perkirakan hari ini…… dia seharusnya pulang!…… novel itu bukankah dia harus membacanya dan setidaknya dia harus pulang untuk………"

__ADS_1


Terdengar suara bel sehingga Nia berhenti berbicara dan pergi membukakan pintu, saat membuka pintu Nia melihat Eun Dan sedang di gendong oleh manejer Hong dan di bantu oleh seorang kru dari lokasi syuting, saat itu Eun Dan yang matanya terpejam dan terlihat begitu pucat berada di punggung manejer Hong, Nia nampak begitu cemas dan segera menyuruh mereka masuk, manejer Hong dan kru itu menidurkan Eun Dan di kamarnya, Nia bertanya apa yang sebenarnya terjadi dengan bosnya itu kepada manejer Hong, manejer Hong menjawab jika sebenarnya Eun Dan tiba-tiba pingsan saat di lokasi syuting, Nia nampak begitu kesal dan mengatakan


"Kenapa kalian tidak membawanya ke rumah sakit?" dengan suara yang kecil diikuti tangisan


"Dia tidak apa-apa! kami sudah membawanya ke rumah sakit Sebelumnya dia saat ini hanya sedang tidur!" ujar manejer Hong kepada Nia


Nia kemudian mengusap air matanya manejer Hong kemudian mengatakan kepada Nia untuk merawat Eun Dan dengan baik, karena dia harus pergi untuk mengurus jadwal Eun Dan yang harus di tunda, dia juga mengatakan bahwa tidak perlu cemas karena Eun Dan baik-baik saja, kemudian manejer Hong dan kru berpamitan kepada Nia, Nia mengantar mereka sampai depan pintu rumah, setelahnya Nia kembali ke kamar Eun Dan dan melihat keadaannya, Nia memeriksa suhu tubuh Eun Dan kemudian membuatkan kompres dengan air hangat untuk meredakan demam Eun Dan yang cukup tinggi.


Sedangkan di sisi lain manejer Hong dan kru sedang berada di mobil, kru itu bertanya kepada manejer Hong kenapa dia berbohong kepadaku Nia jika Eun Dan Sebelumnya di bawa ke rumah sakit, manejer Hong mengatakan jika dia berkata seperti itu untuk menenangkan Nia yang terlihat begitu cemas, dan dia juga mengatakan bahwa Eun Dan tidak suka berada di rumah sakit jika sebelumnya di bawa ke rumah sakit saat dia sadar maka dia akan marah dan pergi begitu saja, kru itu hanya mendengarkan kemudian menginjak pedal gas dan pergi berlalu.


Nia bergadang semalaman untuk melihat kondisi Eun Dan setelah panas tubuh Eun menurun Nia tidak sengaja tertidur di tepi kasur Eun Dan, dia tidur dengan begitu nyenyak bahkan Nia bangun terlambat pagi harinya, saat Nia bangun Eun Dan belum terbangun dari tidurnya, Nia merasa heran dan bingung kenapa Eun Dan belum kunjung terbangun padahal demamnya sudah turun semalam.

__ADS_1


__ADS_2