
Hari ini adalah hari di mana pesta amal itu berlangsung. Pagi-pagi sekali kenzo sudah bangun dan bersiap untuk pergi ke kampus. Karena acara masih nanti malam jadi ia masih menggunakan pakaian santai, ia akan mengganti pakaiannya nanti di kampus. Panitia yang lain juga begitu, karena kenzo sudah menyediakan 2 ruangan untuk panitia berganti nantinya.
"Bang, sudah ditunggu chris tuh di bawah". Teriak delia dari luar kamar kenzo.
"Iya mom, bentar lagi ken turun". Kata kenzo tak kalah berteriak. Delia pun kembali turun ke bawah untuk menyelesaikan sesi masaknya.
"Chris, kenzonya masih bersiap kamu tunggu sebentar lagi ya". Kata delia saat sampai di ruang tamu.
"Iya tante". Kata chris lalu delia pergi ke dapur dan chris memainkan ponselnya.
Jika ada yang tanya saat itu jam berapa, jawabannya jam 06:00. Pagi sekali bukan? entah apa yang akan kenzo lakukan sampai datang sepagi itu.
"Lo sudah sarapan? ". Tanya kenzo yang baru datang.
"Bagaimana gue sempat sarapan jika bos gue akan potong gaji gue jika telat menjemputnya". Kata chris menyindir kenzo.
Kenzo yang mengerti chris sedang menyidirnya hanya terkekeh. Memang semalam kenzo meminta chris datang pagi dan jika telat sedetik saja gajinya akan di potong. Sedangkan sarapan di rumah chris jadinya sekitar jam ½ 7 an.
"Ya sudah kita sarapan dulu". Ajak kenzo.
"Emang sudah ada sarapan jam segini? ". Tanya chris heran.
"Biasanya sih belum, tapi semalam gue udah bilang mommy jika gue berangkat pagi. Mungkin saja mommy buatkan seporsi atau dua porsi". Kata kenzo dan yang di anggukin oleh chris.
Setelah itu mereka pergi menuju ruang makan, karena masih pagi yang lain belum bangun. Meskipun sudah bangun mereka masih berada di kamar masing-masing dan akan turun saat sarapan sudah siap. Kenapa delia tidak? Karena dari dulu delia memang memilih memasak sendiri untuk keluarganya. Meskipun sedikit di bantu pelayan, itu sebabnya ia langsung ke dapur saat sudah bangun. Sesampainya di meja makan udah ada beberapa makanan yang sudah siap. Delia yang mendengar langkah kaki pun menoleh dan melihat sang putra. Lalu ia meminta pelayan melanjutkan masakannya.
__ADS_1
"Loh chris belum sarapan? ". Tanya delia.
"Belum tante, tadi saat chris akan pergi bunda baru mau memasak". Kata chris.
"Ya sudah sarapan bareng ken sekalian, tapi maaf baru sedikit menunya". Kata delia.
"Tidak apa tan". Kata chris tersenyum.
"Daddy belum bangun mom?". Tanya kenzo.
"Tadi sih belum, mungkin sekarang sudah". Jawab delia sambil mengambilkan makanan untuk putranya. Setelah mengambil makanan untuk Kenzo delia mengambilkan makanan untuk Chris.
"Terima kasih, tan". Kata Chris menerima sepiring makanan dari Delia.
"Sama-sama, kalian makanlah tante mau lanjutin masak dulu". Kata delia Yang di anggukin mereka.
"Naura berangkat dulu ya mah, nanti mungkin naura pulangnya agak larut jadi mamah tidak usah menunggu naura". Kata naura.
"Iya sayang kamu hati-hati di jalan ya". Kata mamah naura.
"Iya mah, dek nanti pulang sekolah langsung pulang ke rumah jagain mamah". Kata naura pada aurel.
"Iya kak, kak naura tenang saja". Kata aurel.
Setelah mencium punggung tangan orang tuanya naura pun pergi. Memang akhir-akhir ini orang tuanya sedikit kurang enak badan. Karena naura sudah beberapa hari ia tidak bekerja jadi ia tidak punya uang lebih. Terpaksa ia harus menjual motornya untuk biaya berobat orang tuanya dan membayar biaya pendidikan adiknya.
__ADS_1
Saat ini naura sedang berjalan kaki menuju jalan raya untuk mencari angkutan umum. Di sisi lain kenzo juga sedang dalam perjalanan menuju kampus. Ia tak henti-hentinya mengomel pada Chris karena menggunakan mobilnya.
"Jika tahu akan menggunakan mobil gue mending tadi Lo tidak usah gue suruh jemput gue". Kira-kira begitulah omelan kenzo. Sedangkan chris hanya mendengarkan setiap ocehan kenzo. Jika dia menjawabnya pasti ia juga Yang Salah. Bukannya chris tidak mau menggunakan mobilnya, tapi tadi pagi ayahnya baru bilang jika mobil ayahnya sedang di servis Dan akan menggunakan mobilnya. Jadi ya dia tadi berangkat di antar supir lah, Dan terpaksa menggunakan mobil kenzo.
Akhirnya mereka pun sampai di kampus. Kenzo hanya menghela nafasnya melihat kedatangannya menjadi pusat perhatian para mahasiswa Yang sudah hadir.
"Lo turun saja dulu, Dan minta pengawal untuk mengalihkan perhatian mereka". Kata kenzo.
"Okey". Kata chris.
"Ingat, pastikan tidak ada Yang melihat gue keluar dari mobil ini". Kata kenzo tegas.
"Iya-iya, bawel banget sih". Kata chris lalu buru-buru keluar sebelum mendapat omelan dari kenzo.
Kenzo hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah chris, saat chris keluar dari mobil mereka berfikir mobil tersebut mobil baru chris. Kenapa mereka merasa tidak menyangka jika mobil itu milik chris, karena mobil Yang di kendarai kenzo Dan chris adalah mobil sport pengeluaran terbaru Dan hanya ada 3 di dunia. Kenzo baru saja membeli mobil itu bulan lalu, Dan sisanya ia beli untuk ke dua adiknya. Jadi Yang memiliki mobil tersebut hanya keluarga javas. Tapi belum ada Yang tahu jika Yang membeli mobil itu ternyata keluarga javas. Kecuali orang-orang terdekat keluarga javas, mereka semua tahu akan hal itu. Karena kenzo meminta pihak sorum untuk menyembunyikannya.
Qila Dan quena juga belum menggunakannya, karena mereka masih menggunakan mobil kesayangan mereka. Tadinya kenzo akan menggunakan mobil Yang biasanya, tapi chris malah memilih mobil Yang itu. Sesuai permintaan kenzo chris sudah memerintahkan pengawal untuk mengalihkan perhatian para mahasiswa. Rena Yang memang baru datang Dan parkir di samping mobil kenzo pun langsung menghampiri chris.
"Dimana ken, bukannya Lo jemput dia ya? Ini juga mobilnya sudah disini". Tanya rena saat sudah sampai di dekat chris.
"Dia masih di mobil, nanti jika anak-anak tahu kenzo keluar dari mobil ini kan berabe. Itu sebabnya dia minta gue mengalihkan perhatian mereka". Kata chris Dan rena hanya ber oh ria.
Chris melihat pengawal berhasil mengalihkan perhatian mereka pun memberi tahu kenzo. Setelah itu kenzo keluar dari mobil, lalu ia menganggukkan kepalanya pada pengawal Yang sedang mendapat tugas tanda jika tugas mereka sudah selesai.
"Lo urus bonus untuk mereka". Kata kenzo dingin pada chris sambil berjalan pergi meninggalkan parkiran. Chris hanya menghembuskan nafas kasar melihat sikap kenzo. Sedangkan rena sedang menahan tawanya melihat chris di sikapi dingin oleh kenzo.
__ADS_1
"Yang sabar punya bos sekaligus sepupu sikapnya Yang suka berubah-ubah". Kata rena menenangkan, atau lebih tepatnya mengejek chris karena ia berkata sambil tertawa kecil lalu juga pergi meninggalkan chris di parkiran. Chris lagi-lagi hanya bisa menghela nafasnya memiliki sepupu seperti mereka.
Bersambung.