
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali para ibu-ibu sudah berkutat di dapur untuk menyiapkan sarapan. Tak lama naura juga bergabung dengan mereka. Awalnya delia dan yang lain melarang naura, tapi naura tetap kekeh dia bilang dia sudah biasa membantu sang mamah. Padahal para anak-anak lain masih belum pada bangun. Meskipun sudah bangun mereka pasti tidak akan langsung turun, mereka akan turun saat waktu sarapan sudah tiba. Cukup lama mereka berkutat di dapur hingga makanan sudah siap.
"Bi tolong susun makanannya di meja makan ya, kami mau ke atas dulu". Kata delia pada kepala pelayan.
"Baik nyonya". Kata kepala pelayan.
"Naura kamu kembali ke kamar saja, bersihkan diri kamu lagi". Kata delia.
"Iya tante". Jawab naura.
Setelah itu mereka semua pun pergi menuju kamar masing-masing untuk membangunkan para suami mereka. Sedangkan naura, wanita itu merasa bingung sekarang harus kemana. Karena semalam ia tidur di kamar kenzo, dan kenzo tidur di kamar pribadi miliknya yang berada di dekat ruang kerjanya. Naura pun memutuskan untuk pergi ke kamar tamu saja, tapi saat dia akan menaiki tangga ia di kagetkan dengan suara seseorang yang menegurnya.
"Kamu mau kemana?". Tanya orang tersebut.
"Ken". Kaget naura saat berbalik.
"Iya ini aku, kenapa kamu terkejut?". Tanya kenzo.
"Aku hanya terkejut karena kamu tiba-tiba muncul". Jawab naura.
"Oh. Lalu kamu mau kemana?". Tanya kenzo.
"Aku mau ke kamar rena atau gavril. Rencananya aku mau membersihkan diri di sana". Jawab naura.
"Ikut aku". Kata kenzo lalu menarik tangan naura.
Naura hanya bisa mengikuti langkah kaki kenzo. Kenzo membawa naura masuk ke dalam lift untuk naik ke atas. Sesampainya di lantai atas, saat keluar dari lift mereka berpapasan dengan kelyn yang baru saja keluar dari kamar dan berniat untuk turun ke bawah. Kelyn mengreyitkan dahinya melihat kenzo membawa ke lantai tersebut. Setahu dia orang lain tidak boleh naik ke lantai tersebut, kecuali pelayan yang memang sudah di tugaskan untuk membersihkan lantai tersebut.
"Loh ken kenapa kamu bawa naura kesini?". Tanya kelyn pada kenzo. Kenzo pun menghentikan langkahnya tepat di depan kelyn.
"Memang kenapa aunty?". Bukannya menjawab kenzo malah balik bertanya.
"Apa kamu lupa jika orang lain di larang berada di lantai sini". Kata kelyn sinis.
"Tapi naura bukan orang lain aunty, naura calon istri ku". Kata kenzo dingin.
"Kan baru calon belum jadi istrimu, jadi tidak sepatutnya dia berada di sini". Kata kelyn. Saat kenzo akan berbicara naura menghentikannya.
__ADS_1
"Sudah ken, kita turun saja. Aku akan membersihkan diri di kamar tamu saja". Kata naura.
"Nah itu naura sudah tahu jika dia disini dia hanya tamu". Kata kelyn. Kenzo menatap tantenya itu dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Ada apa ini?". Tanya arya yang baru saja keluar dari kamar.
"Ini loh kak,si kenzo bawa naura ke lantai sini. Kan yang boleh naik ke area ini hanya keluarga dan beberapa pelayan khusus, orang lain tidak di izinkan". Jawab Kelyn. Mendengar jawaban kelyn, delia menatapnya dengan intens. Entah mengapa delia merasa ada yang beda dengan kelyn pagi ini.
"Aunty, sudah ken bilang naura bukan orang lain di sini". Kata kenzo mulai meninggikan suaranya.
"Ken, turunkan nada suara kamu". Kata arya.
"Tapi dad..". Kata kenzo terpotong.
"Kenzo". Panggil delia lembut. Kenzo hanya bisa membuang nafasnya kasar.
"Baiklah jika memang naura di anggap orang lain disini, itu sama saja kalian juga menganggap kenzo orang lain. Kita pergi dari sini sekarang nay". Kata kenzo lalu menarik tangan naura.
"Bang, maksud kami bukan seperti itu". Kata delia sambil mengejar kenzo yang mulai memasuki lift.
Oma gina yang tidak tahu apa-apa merasa bingung dengan kejadian yang baru saja ia lihat. Dia baru saja keluar dari kamar saat kenzo berjalan pergi. Saat ia tanya pada arya, arya hanya menjawab dengan gelengan kepala. Delia merasa sedih mendengar perkataan kenzo.
"Nah itu mereka datang". Kata flora saat melihat arya dan yang lain.
"Tapi kok sepertinya ada yang kurang ya". Kata lia.
"Dimana kenzo dan naura?". Tanya rena, pertanyaan rena sontak membuat orang-orang di meja makan menatapnya.
"Oh iya benar tidak ada naura dan kenzo". Kata lia.
"Maaf kami sedikit terlambat". Kata oma gina mewakili yang lain.
"Tidak apa kok tan". Kata evelin.
"Lo merasa ada yang beda nggak sih ren sama tante delia?". Tanya gavril sedikit berbisik.
"Iya, seperti kurang semangat gitu". Jawab rena tak kalah berbisik.
__ADS_1
"Oh iya, dimana kenzo dan naura mereka belum datang?". Tanya rico.
"Naura tiba-tiba ada urusan jadi kenzo mengantarkannya". Jawab arya.
Mereka sebenarnya merasa ragu dengan jawaban arya, tapi karena tidak ingin semakin lama lagi jadi mereka mencoba percaya. Acara sarapan pun berjalan dengan lancar, setelah sarapan mereka kembali ke kediaman masing-masing. Begitupun delia dan arya mereka memutuskan untuk kembali ke masion sebelah begitupun qila dan quena.
Disisi lain kenzo membawa naura ke apartemennya, sepanjang perjalanan tadi hanya ada keheningan di antara mereka. Naura tahu kenzo saat ini sedang marah, jadi naura tidak ingin banyak bertanya dulu. Sesampainya di apartemen kenzo meminta naura untuk membersihkan diri dulu.
"Kamu mandilah di kamar atas, aku akan pesankan pakain ganti untuk kamu. Sekalian aku pesankan makanan untuk kita sarapan". Kata kenzo dingin. Naura hanya mengangguk.
Setelah memesan pakaian ganti untuk naura dan memesan makanan untuk mereka kenzo lalu mengirim pesan pada chris. Agar chris langsung pergi ke kantor saja.
^^^@Kenzo_Javas^^^
^^^Lo bisa langsung ke kantor setelah mengantar kedua orang tua lo. Kita ketemu di kantor nanti.^^^
@Christian _AP.
Lo dimana?
^^^@Kenzo_Javas.^^^
^^^Gue di apartemen.^^^
@Christian_AP.
Apa ada masalah?
^^^@Kenzo_Javas.^^^
^^^Nanti kita bahas di kantor saja.^^^
@Christian_AP.
Oke, ini gue sudah otw ke kantor.
Kenzo hanya membaca pesan terakhir dari chris tanpa berniat membalasnya. Tak selang berapa lama pesanannya datang kenzo pun pergi membukakan pintu. Setelah membayar ia pergi ke kamarnya untuk memberikan pakaian yang dia pesan untuk naura. Tapi sebelum itu ia meletakan satu bungkusan di atas meja. Dimana itu adalah makanan untuk mereka sarapan. Saat masuk ke kamarnya ternyata naura belum keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
"Nay pakaian kamu ada di meja, setelah selesai nanti langsung turun sarapan". Kata kenzo di depan pintu kamar mandi. Setelah itu ia keluar kamar, jika kalian bertanya bagaimana naura masuk ke kamar kenzo padahal kamar kenzo memakai kunci digital. Jawabannya tadi saat kenzo menyuruh naura naik ke atas dia juga memberikan sebuah kartu di mana kartu itu kunci cadangan kamarnya.
Bersambung.