KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 34


__ADS_3

Rena hanya tersenyum menanggapi perkataan naura, lalu senyum itu pudar saat melihat mobil milik kenzo terparkir di garasi. Rena memang tidak tahu jika kenzo pulang ke masion, yang dia tahu kenzo sedang beristirahat gitu aja. Mobil rena berhenti di depan pintu utama masion, lalu para pengawal membukakan pintunya.


"Ayo turun ra". Ajak rena.


"Gue tunggu di mobil saja deh ren". Kata naura, rena yang saat itu akan keluar pun tidak jadi mendengar perkataan naura.


"Kenapa?". Tanya rena bingung.


"Gue takut, gue kan orang biasa. Masak iya masuk ke rumah nyonya delia". Jawab naura.


"Sudah tidak apa, tante delia tidak pernah membeda-bedakan orang. Jadi tenang saja, ayo turun". Kata rena lalu ia keluar dari mobil.


"Apa tuan muda sedang di masion?". Tanya rena pada pengawal.


"Benar nona, sudah 3 hari tuan muda tidak di izinkan keluar masion oleh nyonya". Jawab pengawal tersebut.


"Em baiklah". Kata rena.


Naura yang memang sudah keluar hanya mendengarkan saja percakapan rena dan pengawal tersebut. Di dalam masion kenzo yang sudah berada di dapur merasa kesal karena sang mommy tak kunjung menjawab pertanyaannya.


"Mom, ayolah jawab. Apa mommy minta rena datang?". Tanya kenzo.


"Memang kenapa sih bang, tumben banget tanya seperti itu". Kata delia.


"Abang hanya ingin tahu saja mom, benar atau tidak". Kata kenzo.


"Mommy tidak menyuruh rena datang bang, tapi mungkin aunty flora yang suruh. Soalnya tadi aunty flora minta di buatkan cake". Kata delia.


"Kenapa aunty tidak pesan saja ke aunty evelin mom?". Tanya kenzo.


Belum juga delia menjawab pelayan datang memberi tahu jika di depan ada rena dan satu orang wanita. Kenzo yang mendengar hal itu pun langsung buru-buru pergi ke kamarnya. Tidak lupa saat melewati ruang keluarga ia meminta quena menyuruh pelayan membereskan pekerjaannya di taman belakang. Quena sebenarnya merasa bingung tapi dia hanya menganggukkan kepalanya saja. Saat akan memasuki lift, kenzo berpapasan dengan qila.


"Dek, abang kenapa buru-buru?". Tanya qila pada quena saat sudah sampai di ruang keluarga.


"Entahlah kak, aku juga tidak tahu". Jawab quena, lalu ia berdiri.


"Mau kemana?". Tanya qila.


"Tadi abang nitip pesan, quena suruh bilang pada pelayan untuk membereskan pekerjaannya untuk di bawa ke kamar abang". Kata quena dan qila hanya ber oh ria.


Belum juga quena melangkah rena sudah nyelonong masuk sampai ke ruang keluarga, dan di ikuti naura di belakangnya. Padahal di ruang keluarga ada foto keluarga arya, otomatis ada foto kenzo juga. Kan tidak mungkin kenzo foto keluarga pakai masker.


"Hay twins". Sapa sena dan langsung duduk di sofa, sedangkan naura hanya tersenyum.

__ADS_1


"Kak rena, kak naura". Kata qila dan quena bersamaan dengan ekspresi terkejut.


"Kenapa kalian seperti terkejut kakak datang?". Tanya rena mengreyitkan dahinya. Lalu meminta naura duduk di sampingnya. Tadinya naura mau tunggu di ruang tamu saja tapi rena memaksa agar naura ikut dengannya.


"Kak, quena ke belakang dulu mau sampaiin pesan abang". Bisik quena dan qila hanya mengangguk.


"Kak rena ngapain ke sini?". Tanya qila.


"Mau ketemu tante delia, tadi mamah bilang dia pesan sesuatu ke tante delia". Kata rena.


"Ya kan bisa tunggu di ruang tamu dulu kak". Kata qila dengan memberi kode mata pada rena.


Rena yang mengerti jika qila sedang memberinya kode pun mengikuti arah lirik qila. Naura tidak tahu karena dia sedang melihat sekitar, tapi belum mendongak ke atas.


"Em ra, kita ke ruang tamu saja ya". Ajak rena saat sudah melihat foto keluarga, dia sendiri lupa akan hal itu.


"Eh ren". Kaget naura karena tiba-tiba di tarik oleh rena.


Qila pun ikut pergi keruang tamu, untuk menemani mereka sebelum mommynya datang. Tak selang berapa lama quena datang dengan 3 pelayan, yang satu membawa nampan berisi minuman, yang satu nampan berisi camilan, dan yang satunya tidak membawa apa-apa. Karena dia yang akan membereskan pekerjaan kenzo di taman belakang.


"Kak, tunggu sebentar ya. Mommy masih mengemasnya". Kata quena lalu duduk di dekat qila.


"Em okey". Kata rena.


"Kak naura silahkan di minum". Kata qila.


Mereka pun mengobrol, hingga tiba-tiba chris datang.


"Loh, ada naura". Kata chris dari arah pintu, semua pun melihat ke arah asal suara.


"Ada gue juga kali chris". Kata rena.


"Gue udah tahu ren, gue udah lihat mobil lo di depan tadi". Kata chris.


"Loh chris, kapan kamu datang?". Tanya delia tiba-tiba datang.


"Baru saja kok tan". Kata chris lalu mencium punggung tangan delia di ikuti rena dan naura.


"Loh ini bukannya nak naura ya?". Tanya delia saat naura mencium punggung tangannya.


"Iya tante, tadi naura numpang rena dan karena jarak rumah tante yang dekat deng lokasi kami jadi rena mengajak saya kesini dulu". Jawab naura.


"Bagus dong jadi kamu bisa mampir ke rumah tante". Kata delia tersenyum.

__ADS_1


"Kak chris pasti mau bertemu abang ya?". Tanya qila membuka suara.


"Iya twins, dimana abang mu?". Tanya balik chris.


"Abang baru saja masuk kamar, tadi sih ngerjain kerjaan kantor di taman belakang". Jawab quena.


"Iya udah tan, chris izin menemui bos dulu". Kata chris yang di anggukin kepala oleh delia.


"Tuh anak kebiasaan ya, di sini padahal banyak orang. Tapi yang di pamiti hanya satu orang saja". Gerutu rena sambil melihat punggung chris yang mulai menjauh.


"Seperti baru kenal chris saja kamu itu ren, dia kan emang begitu". Kata delia.


"Iya sih tan". Kata rena.


"Nak naura pulang nanti saja, ngeteh-ngeteh dulu bareng tante. Jarang-jarang loh kamu main ke masion tante". Kata delia.


"Maaf tan, bukannya naura menolak. Tapi naura harus bekerja, naura sudah lama ambil cuti jika kali ini naura tidak masuk lagi atasan naura akan marah". Kata naura sopan.


"Memang kamu bekerja di mana?". Tanya delia.


"Di resto abang yang di jalan X itu loh mom". Bukan naura melainkan quena yang jawab.


"Oh resto itu, udah tenang aja nanti tante bilangin putra tante agar memberi mu izin tidak masuk kerja hari ini". Kata delia.


"Sebelumnya terima kasih tan, tapi maaf naura beneran tidak bisa". Kata naura menunduk.


"Naura sedang butuh banyak biaya tan untuk pengobatan ibunya". Kata rena.


Belum juga delia bertanya lebih banyak lagi, rena mengajak naura untuk pulang. Karena setelah ini dia juga masih ada urusan dengan sang papah. Sedangkan kenzo dan chris saat ini sedang berada di balkon kamar kenzo.


"Gue perhatiin lo dari tadi melamun terus ken, knp?". Tanya chris.


"Tidak apa, gue hanya mikir soal perusahaan". Jawab kenzo.


"Gue kenal lo itu sudah lama ken, jadi gue tahu lo bohong atau tidak". Kata chris.


"Huuff, gue bingung saja dengan perasaan gue akhir-akhir ini chris". Kata kenzo menghembuskan nafas kasar.


"Bingung gimana?". Tanya chris.


"Saat gue dekat dengan naura, gue merasa jantung gue berdetak lebih cepat". Kata kenzo.


"Mungkin lo sudah jatuh cinta dengannya". Kata chris.

__ADS_1


"Secepat itu?". Tanya kenzo menyipitkan matanya.


Bersambung.


__ADS_2