KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 49


__ADS_3

Mendengar perkataan rena, naura merasa ada rasa kehilangan. Dia hanya dia sambil memandang kosong ke depan. Rena dan gavril hanya saling pandang, lalu rena mengangkat bahunya acuh.


"Lo kenapa ra?". Tanya gavril.


"Emmm, tidak apa kok. Kita ke kelas yuk, sebentar lagi masuk nih". Kata naura mengalihkan pembicaraan.


"Masih setengah jam lagi ra dosen masuk". Kata rena fokus dengan ponselnya, dia mendapat kabar dari adiknya jika papahnya sudah pulang. Naura hanya menanggapinya dengan senyuman.


"Tapi ya ren, bukannya kenzo dari kalangan biasa ya. Bagaimana dia bisa pindah ke luar negeri?". Tanya gavril.


"Jika kalian ingin tahu kebenaran tentang kenzo, kalian bisa cari di situs web pasti akan muncul. Tapi hanya sedikit, untuk informasi lebih lengkapnya setelah orang tua kenzo mengadakan konversi pers besok". Kata rena.


"Besok? Tapi besok juga tuan arya akan mengadakan konversi pers, untuk memberi tahu siapa putranya yang selama ini menyembunyikan identitasnya. Kenapa bisa kebetulan sekali ya". Kata gavril.


"Bukan kebetulan, memang om arya orang tua kenzo" . Batin rena.


"Oh iya ren, bagaimana dengan keadaan qila dan quena?". Tanya naura.


"Mereka masih sama keadaannya dengan seminggu yang lalu, masih belum ada tanda-tanda mereka akan siuman". Jawab rena.


"Lalu kenapa tuan arya tidak membawa mereka ke luar negeri saja?". Tanya gavril.


"Om arya ingin membawa mereka ke luar negeri, tapi takutnya nanti putranya tahu keadaan adiknya yang sebenarnya. Kemarin qila dan quena sempat drob, tapi om arya tidak memberi tahu putranya. Karena putranya sedang berada di luar negeri, takutnya menjadi beban pikiran nantinya". Kata rena.


"Gue ingin menjenguknya, apa boleh ren?". Tanya naura.


"Belum tahu juga ya, ra. Soalnya tadi vania bilang hari ini mereka di pindah ke ruang rawat yang berada di lantai pribadi milik keluarga. Jadi tidak sembarang orang yang bisa masuk, tapi nanti lo datang bareng gue saja. Hari ini gue mau ke rumah sakit menjenguk mereka". Kata rena.


"Gue ikut ya, mumpung hari ini gue free". Kata gavril.

__ADS_1


"Ya sudah nanti kita bertiga ke sana". Kata rena.


Setelah itu mereka pergi ke kelas karena sebentar lagi mata kuliah mereka akan di mulai. Di malaysia kenzo sedang rapat penting dengan direktur pemasaran di perusahaannya. Dia dan chris baru akan masuk ke kampus minggu depan sebenarnya. Tapi karena ia tidak ingi larut dalam kesedian jadi berangkat awal.


"Permisi tuan, ada yang ingin saya bicarakan". Kata chris yang baru saja masuk ke ruangan kenzo.


"Apakah penting?". Tanya kenzo tanpa mengalihkan pandangannya dari dokumen yang sedang dia baca.


"Ini mengenai nona muda, tuan". Jawab chris, lalu kenzo melihatnya sekilas.


"Rapat kita sampai di sini dulu, untuk bagian-bagian yang tadi saya lingkari tolong di perbaiki lagi. Untuk rapat selanjutnya nanti biar chris yang memberi tahu". Kata kenzo.


"Baik tuan muda". Kata direktur tersebut.


"Kamu bisa kembali ke ruangan kamu". Kata kenzo.


"Baik tuan, saya permisi". Kata direktur tersebut.


"Mereka di pindahkan ke ruang rawat pribadi?". Tanya kenzo setelah membaca informasi tersebut.


"Ya seperti yang lo baca, om rico mendapati kejanggalan dengan data medis milik twins. Itu sebabnya sekarang mereka yang menangani om rico, dan om rico juga menyarankan agar mereka berdua di operasi. Awalnya om arya dengan tante delia masih ragu karena resikonya. Tapi setelah itu mereka memutuskan untuk menyetujuinya". Kata chris, memang benar jika arya dan delia sudah menyetujui tindakan operasi tersebut meski mereka juga merasa takut.


"Memang apa resikonya?". Tanya kenzo.


"Jika gagal untuk qila dia bisa lupa ingatan dan untuk quena bisa buta permanen". Jawab chris.


"Kapan mereka di operasi?". Tanya kenzo.


"Lusa, karena besok om arya kan ada konversi pers untuk mengumumkan kembalinya lo ke identitas asli lo". Kata chris.

__ADS_1


"Jam berapa daddy memulai konversi persnya?". Tanya kenzo.


"Jika tidak salah jam 9 pagi". Jawab chris.


"Siapkan pesawat pribadi milik mommy, sekarang juga kita terbang ke indonesia". Kata kenzo.


"Lo yakin ken? Kita baru saja sampai di sini loh". Kata chris.


"Jika lo tidak mau lo bisa tetap disini gue akan kembali sendiri". Kata kenzo.


"Lo itu selalu saja seperti itu, ya sudah gue pergi dulu". Kata chris lalu melangkah pergi.


"Jangan lupa suruh sultan ke ruangan gue". Kata kenzo chris hanya menanggapinya dengan lambaian tangan. Kenzo hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah chris. Dia sebenarnya juga lelah, tapi dia harus menghadiri konversi pers tersebut dan meminta penjelasan pada orang tuanya kenapa menyembunyikan keadaan ke dua adiknya yang sebenarnya.


Di indonesia arya yang melihat delia sedang memandang ke dua putrinya dengan tatapan sendu merasa sakit di hatinya. Tapi mau bagaimana lagi, dia juga sudah menyuruh orang untuk mencari callie tapi belum ada informasi apapun.


"Mereka pasti akan sembuh, kamu tenang saja". Kata arya sambil memegang pundak delia.


"Kenapa semua ini harus terjadi pada anak-anak kita". Kata delia sedih.


"Aku sudah suruh orang untuk mencari keberadaan callie, tapi hasilnya nihil". Kata arya.


"Apa kamu yakin akan mengumumkan kenzo sebagai putra kita, aku takut callie malah menjadikan kenzo target selanjutnya". Kata delia.


"Ini sudah permintaan ken, sayang. Kamu tahu sendiri ken jika sudah menginginkan sesuatu seperti apa". Kata arya.


"Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi quena saat tahu dia nanti tidak bisa melihat". Kata delia, arya hanya bisa menghela nafasnya karena dia sendiri bingung harus bagaimana menghadapi kedua putrinya nanti, walau qila hanya kehilangan ingatannya sebagian tapi itu juga butuh perawatan.


"Jaga kondisi kamu, besok kita harus menghadiri konversi pers itu. Kamu tenang saja semua penjaga disini aku ambil dari rumah tidak ada yang baru jadi tidak akan ada yang berani macam-macam. Dia pengawal yang kita perintahkan untuk mengawal kenzo dulu. Kamu pasti tahu jika pengawal yang sudah mengawal kenzo tidak akan berani berkhianat". Kata arya.

__ADS_1


Memang semua pengawal di masion yang sudah pernah mengawal kenzo tidak akan berkhianat karena kenzo akan memberi hukuman yang sangat kejam bagi orang yang berani berkhianat padanya. Itu sebabnya tidak ada yang berani berkutik jika kepemimpinan sudah di tangan kenzo. Setegas-tegasnya arya lebih tegas kenzo, dia tidak akan memberi maaf jika ada yang membuat kesalahan yang menurutnya sedikit fatal.


Bersambung.


__ADS_2