KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 32


__ADS_3

Saat sampai di ruangannya kenzo langsung masuk dan melihat ke dua adiknya sedang duduk di sofa sambil bermain ponsel. Qila dan quena yang mendengar suara pintu terbuka hanya mengabaikannya.


"Lagi lihatin apa sih, serius amat?". Tanya vania langsung duduk di tengah-tengah mereke dan membuat kaget qila dan quena. Sedangkan kenzo langsung duduk di kursi kebesarannya untuk mengecek laporan restoran.


"Astaga, vania lo itu ngagetin aja tahu tidak". Kaget quena.


"Salah sendiri kalian serius banget lihat ponselnya, sampai gue datang di cuekin". Kata vania.


"Bukan cuekin van, kita kira yang datang abang sendiri jadi ya kita biarian lah". Kata qila.


Tak lama ada yang mengetuk pintu ruangan kenzo, setelah kenzo memberi izin untuk masuk orang tersebut masuk. Ternyata adalah manajer restoran, memang tadi sebelum ke ruangannya kenzo meminta untuk di panggilkan manajer di sana.


"Selamat siang tuan muda, apa anda memanggil saya". Kata manajer tersebut.


"Hm, duduklah". Kata kenzo dingin.


"Terima kasih tuan". Kata sang manajer.


"Twins, kalian mau makan di sini atau di bawah?". Tanya kenzo lembut.


"Ternyata tuan muda bisa bersikap hangat juga ya". Batin sang manajer yang melihat sikap kenzo ke kedua adiknya.


"Kita makan di bawah saja bang". Jawab qila.


"Ya sudah, kalian turun ke bawah temui kak chris. Minta dia untuk menyiapkan meja untuk kalian makan yang tidak jauh dari tempat panitia inti". Kata kenzo.


"Baik bang". Kata qila, quena, dan vania serempak.


"Oh iya, jika kak chris bertanya di mana abang. Bilang saja abang masih ada urusan dan minta kak chris handle di sana dulu". Kata kenzo yang dianggukin kepala mereka bertiga.


Setelah itu qila, quena, dan vania pergi meninggalkan ruangan kenzo. Dan setelah kepergian mereka sikap kenzo kembali dingin.


"Bagaimana perkembangan resto kita?". Tanya kenzo.


"Dari data yang saya dapat, untuk bulan ini resto kita kembali mengalami kenaikan tuan. Dan karena pengunjung terus bertambah kita membutuhkan tambahan beberapa pelayan". Kata sang manajer.


"Bagaimana dengan karyawan kita yang bernama naura?". Tanya kenzo masih dengan mengecek berkas-berkas.

__ADS_1


"Dari informasi yang saya dapat siang ini naura sudah kembali bekerja tuan". Jawab sang manajer.


"Baiklah, untuk masalah penambahan karyawan cukup 5 orang saja dan pastikan yang jujur, pekerja keras, dan bertanggung jawab. Untuk kriteria lainnya nanti kamu tambahkan sendiri, kamu pasti sudah faham kan bagaimana kriteria pegawai di resto ini?". Tanya kenzo.


"Sudah tuan". Jawab sang manajer.


"Baiklah, kamu boleh keluar". Kata kenzo.


"Saya permisi tuan". Kata sang manajer lalu menunduk hormat dan di balas deheman oleh kenzo.


Di sisi lain chris sedang menghandle jalannya acara makan siang tersebut. Saat chris sedang sibuk memberi arahan kepada beberapa pelayan yang ada di sana ia melihat kedatangan qila dan yang lain tanpa kenzo pun mengreyitkan dahinya.


"Kalian hanya bertiga? Di mana bang kenzo?". Tanya chris, sebelum menjawab qila melihat sekitar terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada orang yang akan mendengar pembicaraan mereka.


"Abang masih ada urusan kak, kak chris di suruh menghadle acara di sini dulu dan menyiapkan meja untuk kita makan yang tidak jauh dari tempat panitia inti". Kata qila setelah memastikan tidak ada orang yang mendengar pembicaraan mereka.


"Kebiasaan banget si ken, bukannya makan siang dulu malah pegang kerjaan dulu". Guman chris.


"Ya sudah kalian mari ikut kakak". Ajak chris.


"Daddy saya menggaji kalian untuk menjaga kedua putrinya, bukan hanya untuk mengawasinya dari jauh". Kata kenzo dingin dengan sorot mata yang tajam.


"Maafkan kami tuan muda". Kata salah satu bodyguard.


"Saya harap kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi, jika kejadian seperti ini sampai terulang lagi kalian tahu apa akibatnya". Kata kenzo.


"Baik tuan muda". Kata mereka serempak.


"Ken". Panggil orang dari arah pintu, ternyata chris yang menyelonong masuk.


"Maaf, saya kira tuan muda sedang sendiri". Kata chris.


"Kalian bisa pergi, ingat pesan saya tadi". Kata kenzo pada para bodyguard.


"Siap tuan muda". Kata para bodyguard, setelah membungkuk hormat mereka pergi meninggalkan ruangan kenzo.


"Ada apa?". Tanya kenzo pada chris.

__ADS_1


"Lo makan siang dulu sana, ya kali lo yang buat acara lo tidak muncul". Kata chris, ken hanya menghembuskan nafasnya kasar lalu menyandarkan kepalanya di sandaran kursi kebesarannya.


Tanpa menjawab perkataan chris, kenzo berdiri dan langsung pergi ke tempat acara. Chris hanya dapat menghembuskan nafasnya kasar. Setelah itu ia menyusul kenzo yang sudah sedikit menjauh. Tak butuh waktu lama kenzo dan chris sampai di lantai tempat acara makan siang berlangsung. Sedangkan di meja jesi dkk mereka sedang membicarakan masalah tadi saat jesi bertengkar dengan qila.


"Gila lo jes, berani sekali lo adu mulut dengan putri tuan arya". Kata thania sambil memasukan makanan ke dalam mulutnya.


"Untuk apa gue takut, meskipun dia putri tuan arya jika dia mengganggu kesenangan gue ya gue trobos aja". Kata jesi dengan gaya sombongnya.


"Tapi apa lo tidak takut jika mereka mengadu ke tuan arya". Kata chika.


"Jika mereka mengadu berarti apa yang gue bilang tadi benar, jika mereka itu manja". Kata jesi.


"Tapi jes, meskipun mereka tidak bilang pasti kan para bodyguardnya yang bilang, apa lo tidak takut itu akan berpengaruh dengan bokap lo". Kata thania.


"Maksud lo gimana ya?". Tanya jesi bingung.


"Maksud thania, jika para pengawal mereka mengadukan masalah ini kepada tuan arya apa lo tidak takut usaha bokap lo bermasalah, dan setahu gue perusahaan tuan arya sekarang di pegang oleh putranya. Dan putra tuan arya itu sangat menyayangi qila dan quena. Apapun yang mereka minta pasti di turuti, jika sampai kakaknya tahu lo cekcok dengan adiknya gue tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya". Kata chika panjang lebar.


"Sudahlah biarkan saja, toh tadi saat gue dan qila cekcok para bodyguardnya tidak ada di sana, jadi santai saja". Kata jesi angkuh.


Tanpa mereka sadari ada yang mendengar pembicaraan mereka, siapa lagi jika bukan chris dan kenzo. Tadinya mereka hanya ingin lewat, tapi tidak sengaja mendengar nama qila di sebut. Jadi mereka memutuskan untuk mendengarkan pembicaraan jesi dkk.


"Gadis angkuh ini harus di beri pelajaran agar jera". Batin kenzo kesal.


"Chris, putuskan kontrak kerja sama kita dengan perusahaan orang tua jesi". Kat kenzo dingin.


Sebenarnya sudah lama kenzo ingin memutuskan kontrak kerja sama dengan perusahaan orang tua jesi. Karena perusahaan tersebut melakukan kecurangan dalam setiap proyek.


"Baik ken". Kata chris.


"Pastikan juga lo mengumpulkan semua bukti kecurangan perusahaan tersebut". Kata kenzo.


"Siap". Kata chris.


Setelah itu kenzo dan chris pergi ke meja rena dan naura.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2