KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 28


__ADS_3

Delia dan arya yang melihat tingkah putranya hanya saling pandang dan juga tersenyum. Kemudian acara di mulai dengan tenang, saat di puncak acara semua orang di kejutkan dengan kehadiran kenzo dan juga naura di atas panggung. Karena tidak ada yang tahu jika kenzo dan naura akan melakukan pentas juga. Kenzo hanya bilang pada pembawa acara jika saat di puncak acara akan ada kejutan.


Kenzo sendiri merencanakan pertunjukan itu saat tidak sengaja bertemu naura saat pulang ke apartemen. Latihan mereka juga secara sembunyi-sembunyi dan hanya beberapa kali saja. Itupun di restoran tempat naura bekerja, jadi tidak terlalu mengganggu aktifitas naura.


"Sebelum saya dan rekan saya naura memulai pertunjukan kami, saya ucapkan terima kasih banyak kepada tamu undangan yang sudah berkenan hadir malam ini. Terutama tuan arya yang sekaligus pemilik dari universitas ini. Dan saya juga mengucapkan banyak terima kasih pada panitia sekaligus anggota yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Baiklah karena hari sudah semakin larut saya tidak akan banyak berbicara lagi dan akan memulai pertunjukan kami". Kata kenzo memberi sambutan, arya hanya menanggapi dengan senyuman perkataan kenzo. Setelah itu lampu padam dan hanya menyala sebuah lampu yang terfokus pada naura dan kenzo.


Mereka akan menyanyi sekaligus melakukan sebuah dansa. Kenzo memulai nyanyiannya terlebih dahulu. Semua merasa terpesona dengan suara kenzo begitupun saat naura juga menyanyi. Gerakan mereka, tatapan mereka membuat para tamu undangan baper. Dan mereka mengira kenzo dan naura adalah sepasang kekasih. Qila, quena, vania, rena, dan gavril merekam momen tersebut untuk kenang-kenangan.


"Kenapa gue tidak tahu ya mereka merencanakan ini semua". Guman chris.


"Lo kira cuma lo yang tidak tahu, kita semua juga tidak ada yang tahu chris". Kata rena.


"Uwuw, mereka sudah seperti sepasang kekasih saja". Kata gavril heboh.


Prok...prok...prok...


Suara tepuk tangan terdengar sangat riuh saat naura dan kenzo selesai. Setelah membungkuk memberi salam kenzo dan naura turun dari panggung. Dan acara di lanjutkan oleh MC.


"Kenapa kalian tidak memberi tahu kami soal ini?". Tanya chris saat kenzo dan naura sampai di tempatnya berdiri.


"Jika kita memberi tahu itu tidak akan menjadi surprise lagi dong". Jawab naura.


"Tapi kapan kalian merencanakan ini semu, setahu kami kalian tidak pernah tuh pergi berdua". Kata rena.


"Bukannya chris tangan kanan putra tuan arya ya, seharusnya dia bisa dong cari tahu sendiri". Kata kenzo tersenyum miring. Padahal maksud dari perkataan kenzo adalah karena chris tangan kanannya seharusnya dia tahu dong apa yang dia lakukan. Padahal chris juga yang membagi jam kegiatannya selama ini.

__ADS_1


"Dia itu memberi tahu atau nyindir gue sih". Batin chris dengan menatap kenzo.


Kenzo yang di tatap chris hanya acuh, setelah itu ia pergi dari tempat itu menuju tempat duduk arya. Karena dia ketua panitia jadi tidak ada yang curiga jika ia mendekati arya. Melihat putranya datang arya hanya menatapnya sekilas lalu fokus kembali dengan hiburan yang ada di panggung.


"Apa tuan membutuhkan sesuatu?". Tanya kenzo tersenyum ramah.


"Tidak, tapi bisakah anda menemani saya disini? Ada yang ingin saya bicarakan". Kata arya, kenzo hanya menaikkan satu alisnya. Ia bingung harus duduk dimana sedangkan bangku sudah penuh. Qila yang mengerti dengan kebingungan sang abang pun memilih pindah ke belakang di dekat vania. Tapi kenzo menolaknya dan malah meminta chris membawakan kursi lagi untuknya.


"Bang kenzo duduk saja disini, qila akan pindah ke belakang saja". Kata qila.


"Tidak perlu nona, biar saya minta chris untuk membawakan satu kursi lagi". Kata kenzo. Lalu ia pun memanggil chris.


"Ada apa?". Tanya chris sedikit jutek.


"Maafkan saya tuan arya". Kata chris menunduk sedangkan kenzo pria itu sedang menahan tawanya.


"Sudahlah dad, lagi pula ini di luar kantor". Bisik kenzo pada arya.


Dan akhirnya kenzo tidak jadi duduk di samping orang tuanya karena ada yang memanggilnya. Lagi pula acara sudah sampai di acara penutup. Setelah acara selesai tamu undangan pulang ke rumah masing-masing. Setelah tamu undangan pergi semua kenzo mengumpulkan semua panitia dan anggota yang berpartisipasi dalam acara ini. Karena dia ingin mengumumkan sesuatu.


"Selamat malam semua, karena hari sudah larut jadi saya langsung saja ke intinya. Alasan saya mengumpulkan kalian semua hanya ingin memberi tahu sebagai ucapan terima kasih saya dan pihak kampus atas kerja kalian. Kami sepakat akan mentraktir kalian makan siang besok di restoran x.". Kata kenzo dan langsung membuat yang lain bersorak gembira.


"Wah bukannya itu restoran bintang lima".


"Gue sudah tidak sabar menanti besok".

__ADS_1


Kira-kira begitulah kesenangan para panitia. Jesi yang penasaran pun bertanya pada kenzo. Setahu jesi dana untuk acara ini hanya tersisa sedikit, jika di buat makan bersama di restoran tersebut pasti akan kurang.


"Bukannya dana yang tersisa tidak terlalu banyak ya, lalu dari mana kita akan membayar tagihannya nanti?". Tanya jesi. Kenzo yang mengerti maksud pertanyaan jesi pun tersenyum.


"Nona jesi tenang saja, kami merencanakan ini semua juga atas persetujuan tuan muda saya nona. Jadi masalah biaya nona tenang saja". Bukan kenzo melaikan chris yang menjawab pertanyaan jesi.


"Chris apa tuan muda juga akan datang, mengingat itu juga restorannya?". Tanya gavril yang memang tahu itu restoran milik putra arya. Chris menatap kenzo dan hanya di jawab anggukan oleh kenzo.


"Untuk itu tergantung jadwal tuan muda nona gavril, karena tuan muda akhir-akhir ini sedang sibuk di perusahaan". Kata chris.


"Baiklah,hari sudah malam sebaiknya kita pulang sekarang takutnya orang tua kalian khawatir nantinya". Kata kenzo memotong pembicaraan mereka.


Mereka pun pergi menuju kendaraan masing-masing, naura yang memang tidak membawa kendaraan pergi ke luar area kampus untuk mencari angkutan umum. Rena dan gavril sudah di jemput supir masing-masing.


"Lo yakin tidak ingin bareng satu mobil?". Tanya Chris saat ini mereka sedang berjalan menuju parkiran.


"Ya, lagi pula pengawal sudah membawa motor gue kemari. Jadi lo bisa bawa mobil gue, tapi ingat besok kembalikan". Kata kenzo.


"Iya iya tenang saja, ya sudah gue duluan kalau gitu". Kata chris dan kenzo hanya mengangguk.


Setelah itu chris masuk ke mobilnya dan pergi meninggalkan kenzo. Kenzo menaiki motornya lalu bergegas keluar area kampus, tidak lupa ia memberi tahu satpam untuk mengunci pagar. Saat ia akan pergi tidak sengaja ia melihat naura di sebuah halte bus sendirian. Kenzo pun menghampirinya. Naura yang melihat cahaya datang ke arahnya menutup matanya menggunakan telapak tangannya karena silau.


"Kenapa belum pulang?". Tanya kenzo saat sudah di depan naura.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2