
Rena sendiri hanya tersenyum menanggapi reaksi para teman-temannya. Terutama pada jesi, dia tersenyum mengejek pada jesi karena dulu pernah menghina dan juga menolak cinta kenzo.
"Jika gue tau dia putra tuan arya tidak akan gue tolak". Kata jesi.
"Ren, kenapa lo tidak beri tahu gue dan gavril jika ken putra tuan arya?". Tanya naura.
"Ini perintah dari tuan muda, ra. Gue bisa saja kasih tau lo, tapi siap-siap saja gue di cincang sama ken. Karena sejak dulu dia tidak ingin membuka identitasnya sebelum menemukan orang yang tepat". Kata rena.
"Lalu kenapa sekarang dia mau membuka identitasnya, apa dia sudah mendapatkan orang itu?". Tanya gavril.
"Sudah, tapi sayangnya orang yang menurut kenzo tepat untuknya malah memilih kembali dengan masa lalunya. Itu sebabnya dia melanjutkan studynya di malaysia agar bisa melupakan wanita itu". Kata rena.
Mendengar jawaban rena, naura merasa dirinya lah yang membuat kenzo harus hidup berjauhan dengan keluarganya. Dia sendiri bingung bagaimana menjelaskan pada kenzo jika sebenarnya dia dan zen sudah tidak ada apa-apa.
"Kamu pulang bang?". Tanya delia lembut.
"Ada yang ingin ken tanyakan dengan daddy dan mommy, makannya ken pulang". Kata kenzo.
"Ya sudah, kita lanjut dulu acaranya. Baru nanti bicara lagi". Kata arya. Kenzo dan delia hanya mengangguk. Lalu arya memberi kode pada andra agar melanjutkan acaranya.
"Maaf sebelumnya karena acara sedikit terhenti, karena kita juga merasa terkejut atas kehadiran tuan muda kenzo disini". Kata andra.
"Memang tuan muda awalnya tidak bisa hadir kok bisa sampai terkejut?". Tanya seseorang.
"Biar saya yang menjawab, 2 hari lalu putra saya baru saja pergi ke malaysia bersama chris untuk melanjutkan studynya di sana. Kalian semua pasti sudah mengenal chris bukan, dia putra andra mantan tangan kanan saya. Sekarang chris juga menjabat sebagai tangan kanan putra saya. Itu sebabnya kita merasa terkejut atas kehadiran putra saya bersama tangan kanannya". Kata arya.
"Apakah masih ada pertanyaan lagi?". Tanya andra.
"Ini untuk tuan muda kenzo, apakah tuan muda sudah memiliki pasangan? Jika belum seperti apa kriteria wanita yang tuan inginkan". Tanya salah satu wartawan.
"Saya belum memiliki pasangan, dan untuk kriteria wanita yang saya inginkan dia harus lemah lembut, tidak memandang saya dari apa yang saya punya, dan sayang terhadap keluarga. Kurang lebih sifat dan sikapnya seperti mommy saya". Kata kenzo sambil memandang ke arah seseorang yang duduk di dekat rena.
__ADS_1
Arya dan delia yang tahu kemana arah pandang kenzo hanya bisa tersenyum tipis. Sedangkan naura yang tahu kenzo melihat ke arahnya hanya bisa menatapnya sendu. Untuk beberapa saat tatapan mereka terkunci.
"Baiklah jika sudah tidak ada lagi pertanyaan acara ini akan saya tutup. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih pada semua tamu yang sudah hadir, selamat siang dan selamat beraktifitas kembali". Kata andra.
Setelah andra menutup acara tersebut, semua tamu mulai berhamburan pergi. Arya dan yang lain pun juga ikut pergi meninggalkan aula. Sepanjang jalan menuju mobil banyak awak media yang berusaha meliput mereka. Tapi karena pengawal yang sudah sigap, jadi arya bisa melewati mereka semua.
"Apa yang ingin kamu tanyakan pada daddy dan mommy bang?". Tanya arya, saat ini mereka sudah berada di dalam mobil. Kenzo ikut dengan mobil arya sedangkan chris mengendarai mobil sendiri mengikuti mobil arya.
"Kenapa daddy dan mommy menyembunyikan keadaan twins yang sebenarnya dari ken?". Tanya kenzo to the point.
"Bang, daddy dan mommy tidak bermaksud menyembunyikan ini semua dari abang. Kita hanya tidak ingin semua ini menambahi beban pikiran abang. Itu saja niat daddy dan mommy merahasiakan keadaan twins". Kata delia.
"Kenzo juga abang mereka, mom. Ken berhak tahu keadaan mereka yang sebenarnya, wajar jika itu akan membuat ken kepikiran, karena mereka adik-adik ken". Kata kenzo.
"Pak kita pulang ke masion dulu". Perintah arya pada supir.
"Baik tuan". Kata sang supir.
"Di rumah sakit ada oma dan opa mu, bang. Jangan sampai mereka tahu kamu marah". Kata arya.
"Kenzo disini hanya sebentar, dad. Malam ini kenzo harus kembali ke malaysia karena lusa ken sudah mulai masuk kampus. Jadi kenzo ingin secepatnya menemui twins". Kata kenzo.
"Kamu tidak ingin menunggu adikmu di operasi bang?". Tanya delia.
"Jika ken bisa, ken ingin menunggu mereka sampai selesai operasi mom. Tapi ini sudah menjadi keputusan daddy dan mommy untuk menyembunyikan semuanya dan membuat ken tidak bisa di sini lebih lama lagi". Kata kenzo.
Arya dan delia hanya bisa menghela nafas kasar, sikap kenzo itu hampir sebelas dua belas dengan arya. Keras kepala, tapi juga tegas, dan jika sudah marah sulit untuk di luluhkan. Tak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di rumah sakit.
"Daddy dan mommy masuk aja dulu, nanti ken menyusul. Kenzo akan menunggu chris sebentar". Kata kenzo.
"Jangan tunjukkan kemarahan mu di depan oma dan opamu". Kata arya, dan kenzo hanya mengangguk.
__ADS_1
Setelah itu arya dan delia masuk duluan, chris sendiri sedang memarkirkan mobilnya. Kenzo tidak tahu jika di belakang mobil chris tadi ada mobil rena. Rena juga mengikuti kenzo atas permintaan naura.
"Maaf menunggu lama tuan". Kata chris.
"Tidak apa, karena malam ini kita akan kembali ke malaysia, apa kamu tidak ingin menghabiskan waktu dulu dengan orang tua mu?". Tanya kenzo.
"Tadi saya sudah menemui mereka, tuan". Jawab chris.
"Saya tidak melarang kamu menghabiskan waktu dengan mereka, chris. Kamu pulanglah, nanti malam kamu bisa kembali menjemput saya di sini". Kata kenzo.
"Tapi tuan...". Kata chris terpotong.
"Saya tidak terima bantahan chris, pulanglah. Dan jangan sampai telat jemput saya nanti malam, dan juga jangan lupa siapkan penerbangan kita". Kata kenzo.
"Baiklah tuan muda, jika begitu saya permisi dulu". Kata chris dan kenzo hanya mengangguk.
Chris pun pergi, dan kenzo pun ingin melangkah pergi ke ruang rawat adiknya. Tapi baru juga melangkah satu langkah, ada yang menahan tangannya. Kenzo pun berbalik untuk melihat siapa yang menahannya, saat sudah berbalik ternyata naura yang menahannya pergi.
"Gue ingin bicara dengan lo ken, kali ini saja gue mohon lo jangan menghindar lagi". Kata naura, dengan mata yang berkaca-kaca. Kenzo merasa tidak tega melihat naura seperti itu. Kemudian dia melihat orang di belakang naura ada rena dan gavril. Rena hanya mengangguk tanda bahwa kenzo harus memberi kesempatan naura untuk menjelaskan.
"Kita bicara di tempat lain saja". Kata kenzo dingin, naura hanya mengangguk. Kemudian kenzo memanggil salah satu penjaga yang berada di depan lift.
"Ada yang bisa saya bantu tuan muda?". Tanya penjaga.
"Naiklah ke atas bilang sama daddy dan momny jika saya kembali ke masion". Kata kenzo.
"Baik tuan muda". Kata penjaga lalu pergi.
"Ken, kita juga pulang ya. Lo bisa kan anterin naura pulang nanti". Kata rena.
"Gue usahain". Kata kenzo.
__ADS_1
Bersambung.