
Setelah semua masakan siap, para ibu-ibu pun menyusul para suami mereka. Tapi sebelum itu delia menyuruh pelayan untuk menyusun semua makanan di meja makan. Dan ternyata para bapak sudah di ruang tamu bergabung dengan para anak-anak. Para bapak tersenyum saat melihat para istri mereka datang. Tak lama setelah para ibu-ibu duduk dan berbincang, kenzo keluar dari kamarnya.
"Mom, ken ke masion sebelah dulu". Pamit kenzo tanpa menghentikan langkahnya.
"Bang, apa pernah daddy mengajari kamu berpamitan seperti itu?". Tanya arya dingin yang membuat kenzo menghentikan langkahnya yang lain hanya menyimak saja.
"Udahlah dad, yang penting dia sudah izin". Kata delia dengan nada yang sedih. Karena selama ini kenzo tidak pernah berpamitan dengan cara seperti itu.
"Tidak bisa mom, kita tidak pernah mengajari anak-anak minta izin seperti itu". Kata arya dengan sedikit meninggikan suaranya.
"Pasti kenzo berubah karena gue". Batin naura yang melihat pertengkaran anak dan orang tua tersebut.
"Ken, berbaliklah sayang. Izin baik-baik dengan daddy dan mommy mu". Kata oma lembut. Lalu kenzo berbalik dan menghampiri ke dua orang tuanya.
"Maafin abang mom, dad". Kata kenzo menunduk di depan kedua orang tuanya.
"Tidak apa sayang, pergilah. Mommy tidak marah kok, inget jangan lama-lama bentar lagi makan malam". Kata delia, tapi arya hanya diam saja, kenzo menatap daddynya.
"Kalian lanjutkan saja, saya kekamar dulu". Kata arya lalu pergi menuju kamarnya. Kenzo hanya menatapnya dengan sendu.
"Sudah jangan pikirkan daddy mu, nanti mommy akan bicara dengan daddy, kamu pergilah". Kata delia sambil memegang pundak kenzo. Kenzo mengangguk, lalu ia mencium punggung tangan para orang tua di sana dan pergi.
Setelah kepergian kenzo, delia pamit untuk menyusul arya di kamar. Ia tahu arya sedang marah saat ini karena sikap kenzo. Sebenarnya arya juga sudah marah saat tahu perubahan sifat kenzo dulu, tapi delia membujuknya.
"Maaf ya, kalian harus melihat kejadian seperti ini". Kata oma gina.
"Tidak masalah tante, hal seperti ini sudah biasa dalam keluarga". Kata melvin.
"Benar kata melvin tan, jika tidak seperti itu bagaimana anak-anak bisa menghormati orang tua". Kata rico.
"Gue merasa bersalah dengan kenzo, dia pasti seperti itu karena gue". Batin naura.
"Naura pasti merasa bersalah banget nih". Batin gavril dan rena.
"Ngapain melamun, ra?". Tanya rena.
__ADS_1
"Em, siapa yang melamun? Gue cuma mau pergi ke kamar kecil. Kalau boleh tahu di mana ya kamar kecilnya?". Tanya naura.
"Kak naura mau ke kamar kecil, ayo qila anterin kak". Kata qila.
"Baiklah, sebelumnya makasih qil". Kata naura dan qila hanya mengangguk.
"Pasti naura sedang merasa bersalah atas perubahan sikap kenzo tuh". Kata gavril memandang kepergian naura.
"Mau gimana lagi kan memang semua berawal saat kejadian itu terjadi". Kata rena.
"Memang kenzo belum tahu yang sebenarnya, ren?". Tanya rey.
"Belum kak, setiap naura mau menjelaskannya pasti ada saja hal yang mengganggu". Jawab rena.
"Memang apa yang sebenarnya terjadi?". Tanya chris.
"Ya ampun kak chris ini kan tangan kanan abang, kenapa sampai tidak tahu. Om andra bagaimana sih putra om ini, sebagai tangan kanan kurang cekatan sekali". Kata rena sambil senyum ngejek.
"Gue itu sibuk di sana rena, mana sempat gue cari-cari informasi begitu. Dan orang-orang gue cuma kasih informasi sedikit saja". Kata chris.
"Bukan hanya sedikit chris, tapi kamunya saja yang mendengarkan kata mereka tidak detail". Kata andra menimpali.
"Ya ampun ndra, lo punya anak gini amat sih". Kata rico mengejek. Dan andra hanya memukul lengan rico pelan.
"Nanti ayah akan jelaskan di rumah saja". Kata andra.
Chris hanya menghembuskan nafasnya kasar, sedangkan yang lain tertawa kecil melihat ekspresi chris. Tak lama naura dan qila kembali dari kamar mandi. Sebenarnya ada alasan lain yang membuat naura saat itu kembali menerima zen kembali. Dan chris dan kenzo tidak tahu itu, karena orang suruhan chris sebelum memberi tahu informasi tersebut sudah di hubungi andra terlebih dahulu. Andra melarang orang tersebut memberi tahu informasi secara detail, karena saat itu posisinya chris dan kenzo masih kuliah.
"Oh iya nanti kalian menginap saja disini, nanti kita BBQ an kan jarang-jarang kita kumpul seperti ini". Kata oma gina.
"Wah benar tuh kata tante gina, pasti seru tuh nanti kita bikin 2 grub. Grub orang tua dan grub anak-anak". Kata lia menyetujui usul oma gina.
"Kak lia kalau sudah soal begituan gercep ya bun". Kata kelyn.
"Lo seperti tidak tahu lia aja seperti apa, key". Kata flora menimpali.
__ADS_1
"Tapi kita belum izin kepada orang tua kami oma". Kata carlo.
"Kalian tenang saja, oma sudah izinkan kalian semua pada orang tua kalian". Kata oma.
Mereka pun merasa senang, tak terasa waktu makan malam pun tiba. Delia dan arya turun dan menghampiri mereka semua. Melihat kedatangan arya dan delia mereka yakin delia sudah bisa menenangkan arya soal masalah tadi.
"Mah, apa makan malam sudah di siapkan?". Tanya delia pada oma gina.
"Tadi mamah sudah meminta pelayan untuk memanasinya lagi del". Jawab oma gina.
"Kenzo belum kembali?". Tanya arya.
"Belum ar, kenapa?". Tanya oma gina.
"Qila hubungi abang dan tanya dia sedang di mana". Kata arya tanpa menjawab pertanyaan oma gina.
"Baik dad". Kata qila.
"Ya sudah lebih baik sekarang kita semua ke ruang makan terlebih dahulu, nanti jika kenzo kembali biar langsung bergabung". Ajak kelyn.
Mereka semua pun mengangguk lalu pergi ke ruang makan, sedangkan qila masih di ruang tamu untuk menghubungi kenzo. Tak lama qila menyusul mereka ke ruang makan.
"Dad, abang tidak mengangkat telponnya. Qila juga sudah menghubungi pelayan di masion katanya abang tidak datang ke sana". Kata qila saat sampai di meja makan.
"Ya sudah. Kamu duduklah lalu makan". Kata arya.
"Chris memang kamu beneran tidak tahu kenzo kemana?". Tanya andra pada putranya.
"Tidak yah, setahu chris malam ini dia tidak ada janji dengan siapa pun". Jawab chris.
"Apa mungkin dia ke restoran, kan dia sudah lama tidak kesana". Kata naura. Yang membuat semua orang melihat ke arahnya.
"Benar kata naura, mungkin saja kenzo ke restoran". Kata rena menimpali.
"Ya sudah nanti saja kita tanya kenzo jika sudah kembali. Sekarang kita makan dulu saja". Kata flora yang di anggukin kepala oleh yang lain.
__ADS_1
Mereka pun makan dengan tenang, dan hanya suara detingan sendok yang terdengar di sana. Sedangkan kenzo saat ini sedang di jalan menuju masion. Sepanjang perjalanan dia hanya memikirkan perkataan orang yang baru saja ia temui tadi. Ia tidak habis pikir kenapa semua orang menyembunyikan kebenaran itu darinya. Dan membuat dia salah pahan dengan naura. Ya orang yang baru saja ditemui kenzo adalah zen. Kemarin zen membuat janji dengannya tanpa sepengetahuan chris. Itu sebabnya chris tidak tahu kenzo kemana.
Bersambung.m