
Naura yang merasa tidak asing dengan suara orang yang bertanya padanya pun melihatnya. Ternyata benar dugaannya bahwa itu adalah kenzo.
"Gue lagi nunggu taksi, atau bus". Kata naura.
"Ini sudah malam, tidak akan ada taksi atau bus yang lewat". Kata kenzo melihat jam tangannya.
"Lebih baik lo gue anterin aja". Kata kenzo menawari.
"Tapi nanti lo kelelahan karena harus bolak-balik anterin gue". Kata naura.
"Gue tidak merasa lelah, ayo naik". Kata kenzo.
Mau tidak mau naura menerima tawaran kenzo, karena memang sudah larut. Pasti orang tuannya akan khawatir jika dia pulang sendirian. Sepanjang perjalanan hanya ada keheningan di antara mereka. Setelah beberapa menit di perjalanan akhirnya mereka sampai di depan rumah naura. Ibu naura yang memang masih bangun mendengar suara kendaraan berhenti di depan rumahnya pun melihat dari jendela.
"Lo tidak mampir dulu?". Tanya naura yang sudah turun dari motor kenzo.
"Lain kali saja, lagi pula sudah larut malam tidak enak dengan tetangga". Jawab kenzo.
"Ya udah, lo hati-hati di jalan. Dan makasih udah anterin gue". Kata naura tersenyum.
"Sans aja, iya udah gue pulang dulu. Salam untuk orang tua lo ya". Kata kenzo.
"Iya, sekali lagi makasih". Kata naura.
"Hm, sudah sana masuk". Kata kenzo dan naura mengangguk. Baru melangkah beberapa langkah kenzo memanggil naura lagi.
"Nay". Panggil kenzo dan naura berbalik menghadap kenzo.
"Ada apa?". Tanya naura.
"Besok gue jemput ke kampus, okey". Kata kenzo.
"Tidak usah". Kata naura.
"Gue tidak terima penolakan, ya udah bye". Kata kenzo lalu menancap gas meninggalkan naura yang mematung. Naura masuk ke dalam rumah dengan senyum yang mengembang.
"Baru pulang kak?". Tanya seseorang membuat naura terkejut.
"Eh mamah, iya mah. Kok mamah belum tidur? Tadi naura kan sudah bilang jangan tunggu naura pulang". Kata naura lalu mencium punggung tangan orang tuanya.
__ADS_1
"Mamah tidak bisa tenang sebelum kamu pulang kak". Kata mamah naura.
"Sekarang mamah istirahat, kan naura sudah pulang". Kata naura yang di anggukin kepala oleh mamahnya.
Setelah mengantar mamahnya ke kamar naura pun menuju kamarnya dan pergi membersihkan dirinya. Di lain tempat kenzo baru saja sampai di parkiran apartemen. Setelah memarkirkan motornya ia pun langsung bergegas ke unit apartemennya. Sesampainya di kamar apartemennya kenzo pun langsung membersihkan dirinya. Setelah itu ia berniat untuk tidur. Tapi baru saja ia merebahkan dirinya ponselnya berdering tanda ada panggilan masuk.
@Mommy_Tersayang Calling....
"Halo mom". Sapa kenzo saat panggilan sudah terhubung.
"Apa kamu sudah sampai di apartemen bang?". Tanya delia di sebrang sana.
"Ken baru saja sampai di apartemen mom". Jawab kenzo.
"Syukurlah, mommy ingin bilang besok siang kak misha kembali ke negaranya. Apa kamu tidak ingin mengantarkannya bang?". Tanya delia.
"Kenzo besok siang ada acara mom, kalau jemput ke masion dulu ken tidak bisa. Tapi jika langsung ke bandara mungkin ken bisa mom". Kata kenzo.
"Baiklah bang, besok kamu langsung ke bandara saja. Nanti biar daddy dan mommy yang anterin kak misha". Kata delia.
"Iya mom, oh iya mom ken bisa minta tolong tidak?". Tanya kenzo.
"Minta tolong apa bang?". Tanya balik delia.
"Oh baiklah bang, iya sudah kamu istirahatlah. Mommy juga mau istirahat". Kata delia.
"Iya mom, selamat malam". Kata kenzo setelah itu delia mematikan panggilannya.
Kenzo pun mulai merebahkan tubuhnya kembali, tapi sebelum ia tidur. Ia mengirim pesan kepada chris untuk tidak usah mengantarkan mobilnya ke rumah.
@Christian_Putra.
Besok mobil gue tidak usah lo anterin ke masion, bawa saja ke kampus nanti biar di bawa twins.
Setelah mengirim pesan itu kenzo pun terlelap karena memang ia sangat lelah. Di sisi lain chris juga baru saja memejamkan matanya dan mendengar ponselnya berbunyi. Setelah membaca pesan dari kenzo ia pun ikut terlelap.
Keesokan harinya naura sudah siap untuk berangkat ke kampus, saat ini ia sudah berada di depan rumah untuk menunggu kenzo datang.
"Ini si ken kemana sih, udah hampir telat nih gue". Kesal naura sambil melihat jam tangannya.
__ADS_1
"Kamu belum berangkat kak?". Tanya ibu naura yang putrinya masih di teras rumah.
"Eh mamah, belum mah. Masih nunggu temen naura katanya mau jemput, tapi sampai sekarang belum datang juga". Jawab naura.
"Kenapa tidak kamu hubungi saja teman kamu itu, nanti kamu telat loh". Kata mamah naura lalu duduk di bangku samping naura.
"Naura sudah menghubunginya mah, tapi tidak di angkat". Kata naura.
"Mungkin sedang di perjalanan sayang". Kata ibu naura dan naura hanya mengangguk.
Setelah cukup lama menunggu ada sebuah mobil yang berhenti di depan rumah naura, ia tahu betul itu mobil siapa itu. Saat melihat siapa yang turun dari mobil tersebut naura mengreyitkan dahinya.
"Untuk apa rena kemari, dan dari mana dia tahu alamat gue?". Batin naura bertanya - tanya.
"Selamat pagi tante, selamat pagi naura". Sapa rena sambil mencium punggung tangan ibu naura.
"Pagi nak, temennya naura ya?". Tanya ibu naura.
"Iya tante, rena kesini mau jemput naura". Kata rena.
"Si ken kemana? Kan dia yang janji mau jemput?". Tanya naura.
"Nanti gue jelasin di mobil, lebih baik kita ke kampus sekarang keburu telat". Jawab rena.
"Ya sudah, mah naura pergi dulu ya. Mamah baik-baik di rumah, jika ada sesuatu langsung kabari nay". Kata naura.
"Iya sayang, kamu belajar yang pinter dan hati-hati di jalan". Kata ibu naura.
"Tante saya juga permisi dulu ya". Kata rena yang di anggukin kepala oleh ibu naura.
Setelah itu rena dan naura pergi ke kampus, sepanjang perjalanan hanya ada keheningan di antara mereka. Sedangkan di sisi lain seorang laki-laki tampan sedang duduk di ranjang rumah sakit. Ya, dia adalah kenzo. Pagi tadi saat ia ingin pergi menjemput naura ia mengalami kecelakaan. Karena dia bangun kesiangan jadi a terburu-buru mengendarai motornya. Untung saja tidak ada korban saat kecelakaan itu, meskipun tubuh kenzo sedikit lecet.
Chris yang saat itu juga sedang dalam perjalanan ke kampus langsung menghampiri kenzo saat di beri kabar oleh pihak rumah sakit. Tidak lupa ia juga menghubungi keluarga kenzo.
"Ayolah mom, ken tidak apa. Jadi tidak perlu di rawat di sini". Bujuk kenzo pada delia.
Setelah di beri tahu chris jika kenzo kecelakaan delia langsung mengajak arya buru-buru ke rumah sakit. Delia bersih kukuh agar kenzo di rawat beberapa hari di sana. Padahal hanya lecet sedikit saja.
"Tidak bisa bang, kamu harus di rawat di sini beberapa hari. Mommy tidak mau ambil resiko jika nanti ada luka dalam pada diri kamu". Kata delia.
__ADS_1
Kenzo hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar. Ngomong dengan mommynya sama saja ngomong dengan batu. Begitulah pikir kenzo.
Bersambung.