
Keesokan harinya karena hari ini kenzo tidak ada kelas jadi ia agak siangan bangunnya. Qila dan quena yang kemarin menginap di apartemennya juga masih belum ada tanda-tanda bangun. Kenzo yang bangun karena suara dering ponselnya pun segera mengambil ponselnya.
@Christian Calling....
"Ada apa?". Tanya kenzo dengan suara khas bangun tidur saat panggilan tersambung.
"Astaga lo baru bangun ken, ini udah siang lo tahu". Kata chris di sebrang sana.
"Bawel lo, ada apa lo ganggu tidur gue?". Tanya kenzo lalu duduk.
"Lo bisa ke kantor bentar tidak, ada sedikit masalah dengan perusahaan cabang di malaysia". Kata chris.
"Lo kirim lewat email gue saja apa tidak bisa?". Tanya kenzo.
"Gue udah kirim ke email lo, tapi lo juga harus datang ke kantor untuk membicarakannya". Kata chris.
"Ya sudah, gue siap-siap dulu. Oh iya, bagaimana dengan tugas yang kemarin gue kasih ke lo?". Tanya kenzo.
"Beres, rena juga nanti akan membawa naura ke salon. Jadi lo masih ada waktu datang ke kantor, lagi pula acaranya masih malam kan". Kata chris.
"Ya sudah, bilang pada rena jika mau ke salon suruh mengajak twins sekalian. Kasihan mereka di apartemen tidak ngapa-ngapain. Dan bilang juga untuk ke butik mommy, hari ini mommy ke butik jadi nanti gaun yang di kenakan naura mommy yang pilih". Kata kenzo.
"Memang tante delia sudah tahu?". Tanya chris.
"Sudah semalam gue kasih tahu mommy, karena pakaian yang gue pakai nanti mommy yang siapkan senada dengan gaun naura". Kata kenzo.
"Oke gue kasih tahu rena". Kata chris.
Setelah itu kenzo memutuskan panggilannya sepihak. Lalu ia bergegas mandi dan bersiap. Setelah selesai ia keluar kamarnya, lalu menuju kamar adiknya untuk mengecek apakan mereka sudah bangun belum. Karena pintunya tidak di kunci kenzo langsung masuk.
"Twins ayo bangun". Kata kenzo sambil membuka korden. Dia tahu adiknya itu sepertinya jika hari libur akan susah bangun. Beda lagi jika ada kesibukan pagi-pagi sudah bangun.
"Abang mau pergi?". Tanya qila saat sudah membuka matanya.
"Iya, tadi kak chris telfon abang di suruh datang ke kantor. Nanti kak rena dan kak naura akan kesini menjemput kalian. Nanti kalian perginya bareng kak rena saja tidak apa kan?". Tanya kenzo.
__ADS_1
"Tidak apa bang". Kata qila.
"Iya sudah abang pergi dulu, kamu bangunin quena jangan lupa sarapan dulu sebelum pergi". Kata kenzo.
"Iya bang". Jawab qila.
Setelah itu kenzo mencium kening qila dan pergi meninggalkan apartemen. Di sisi lain tepatnya di kediaman rico, rena baru saja turun tangga menuju ruang makan. Sesampainya di meja makan hanya ada mamahnya yang sedang menyiapkan sarapan.
"Mah". Panggil rena.
"Eh kamu kak, ada apa? Terus kamu sudah rapi mau pergi kemana bukannya tidak ada kelas hari ini?". Tanya flora.
"Rena ada janji mah sama temen, papah belum turun?". Tanya balik rena sambil duduk.
"Ada apa mencari papah kak?". Tanya rico yang tiba-tiba datang bersama vania.
"Pagi mah, pagi kak". Sapa vania lalu duduk di samping rena.
"Pagi sayang". Kata rena dan flora bersama.
"Mau kemana?". Tanya rico.
"Pergi bersama kenzo dan chris pah. Kenzo berniat mengungkapkan perasaannya kepada naura malam ini di pantai yang ada di jalan xx". Kata rena.
"Tapi mamah sama papah mau ke tempat grandma loh sayang". Kata flora.
"Apa mamah dan papah menginap?". Tanya vania.
"Mungkin iya sayang, soalnya ada kerabat yang datang". Kata flora.
"Nanti kamu pulangnya langsung ke tempat grandma saja kak, atau tidak ke masion tante delia. Papah tidak akan tenang jika kalian di masion tanpa papah atau mamah". Kata rico.
"Baiklah pah". Kata rena.
"Ya sudah kita sarapan dulu, nanti di lanjut lagi ngobrolnya". Kata flora.
__ADS_1
Lalu mereka makan dengan tenang, sedangkan di kantor kenzo baru saja sampai dan langsung menuju ruangan chris. Sepanjang perjalanan menuju lift banyak karyawan yang memberi hormat padanya tapi hanya di balas anggukan kepala oleh kenzo.
"Chris". Panggil kenzo yang tiba-tiba masuk ke ruangan chris, sedangkan chris yang saat itu sedang fokus dengan laptopnya merasa terkejut.
"Lo ngagetin aja ken". Kata chris.
"Bagaimana? Apa sudah ada titik terang?". Tanya kenzo tanpa memperdulikan perkataan chris lalu duduk di sofa yang ada di ruangan chris.
"Lihat saja sendiri nih". Kata chris lalu ikut duduk di depan kenzo.
Kenzo pun mulai mengecek semua data yang ada di laptop chris, meskipun hanya sedikit informasi yang di dapat sudah terlihat jika ada yang korupsi di perusahaannya yang ada di malaysia.
"Kita ke perusahaan pusat saja sekarang, karena itu akan memudahkan kita mendapatkan informasi lebih rinci". Kata kenzo setelah mengecek data di laptop chris.
"Baiklah". Kata chris.
Setelah itu kenzo keluar terlebih dahulu lalu di ikuti chris di belakangnya. Tidak lupa ia memberi pesan pada sekretarisnya jika mereka akan pergi ke perusahaan pusat. Jarak antara perusahaan pusat dengan kantor yang tadi di datangi kenzo cukup dekat. Setelah memutuskan untuk menggabungkan perusahaannya delia dan arya membangun sebuah perusahaan besar lagi yang berada di tengah-tengah Javas grub dan A'A grub. Perusahaan besar tersebut di beri nama J'A Grub dimana itu adalah perusahan pusat Javas Grub dan A'A Grub.
Para karyawan kalang kabut karena kedatangan bos mereka secara mendadak. Kenzo memang jarang datang ke perusahaan pusat, itu sebabnya para karyawan kerja dengan santai. Tapi meskipun begitu mereka tetap profesional. Mobil kenzo berhenti tepat di depan pintu masuk perusahaan.
"Selamat pagi tuan muda". Sapa penjaga yang di jawab anggukan oleh kenzo.
Kenzo dan chris pun menuju ke ruangan ceo, di mana ruangan tersebut hanya arya, delia, kenzo, dan kedua adiknya yang bisa membukanya. Karena kuncinya menggunakan scan mata, orang lain bisa membukanya menggunakan card. Itupun hanya orang tertentu, dan card yang di buat pun sangat khusus.
"Sudah lama gue tidak masuk ruangan ini ken". Kata chris.
"Karena kita lebih sering di kantor daddy dari pada di kantor pusat". Kata kenzo sambil mengaktifkan komputernya.
"Lalu gue ngapain ini?". Tanya chris.
"Lo bisa ke ruangan lo, nanti gue panggil jika ada yang penting. Oh iya sampaikan pada kepala devisi setelah makan siang ada rapat. Gue ingin tahu bagaimana perkembangan perusahaan pusat selama gue tidak datang kemari". Kata kenzo.
"Baiklah, gue pergi dulu". Kata chris.
Chris pun bergegas ke ruangannya, di lantai tersebut hanya ada dua ruangan saja. Yaitu ruangan kenzo dan ruangan chris, untuk ruangan sekretaris kenzo meletakkan di lantai dasar. Entah apa alasannya meletakkan sekretaris di lantai dasar. Sesampainya di ruangannya chris langsung menghubungi setiap kepala devisi untuk menyampaikan pesan kenzo. Setelah itu dia baru mengerjakan beberapa laporan yang menurutnya perlu untuk di cek. Pekerjaannya tidak banyak meskipun jarang datang ke kantor pusat, itu karena kenzo udah menyiapkan satu kurir di kantor pusat untuk mengantarkan berkas yang perlu kenzo atau chris cek ke perusahaan delia atau ke perusahaan arya. Tapi keseringan keperusahaan arya karena kenzo lebih sering datang ke sana.
__ADS_1
Bersambung.