KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 81


__ADS_3

Dua Minggu berlalu, hari ini adalah hari paling istimewa untuk Kenzo dan Naura. Karena hari ini mereka akan melangsungkan pernikahan mereka. Di sebuah hotel bintang lima semua tamu dan keluarga sudah berkumpul. Kenzo sudah duduk manis untuk melangsungkan ijab kabul. Dia juga sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Naura. Terakhir mereka bertemu satu satu Minggu yang lalu dimana mereka berkunjung ke makam qila untuk meminta restu, meskipun mereka tau qila sudah merestui.


"Kak Naura sangat cantik hari ini". Puji quena, saat ini ia sedang menemani Naura dikamar.


"Terima kasih, kamu juga sangat cantik". Kata Naura tersenyum.


Untuk acara ijab kabul Kenzo dan Naura sepakat memilih warna putih untuk dresscode mereka. Dan untuk resepsi nanti malam menggunakan warna hitam.


"Sayang, udah waktunya turun". Kata ibunda Naura.


"Iya mah". Jawab Naura, ia merasa gugup saat ini.


Begitupun Kenzo yang juga merasa sangat gugup saat ini, ia takut tidak bisa mengucapkan ijab kabul dengan satu tarikan nafas. Semua tamu merasa takjub saat melihat Naura berjalan memasuki lokasi akad, meskipun yang hadir saat ini hanya keluarga tapi banyak juga keluarga yang belum melihat Naura secara langsung. Keluarga Delia yang di Malaysia tidak bisa hadir karena memang disana juga sebentar lagi akan ada pesta pernikahan, hanya saja untuk menghormati keluarga Delia Harry beserta istri dan anaknya hadir. Sebenarnya Delia tidak apa jika tidak ada yang hadir, karena memang mereka juga sedang sibuk.


"Cantik". Batin Kenzo saat melihat Naura yang mulai mendekat.


Setelah sampai di dekat Kenzo Naura langsung duduk di samping Kenzo. Setelah itu acara akad bisa di mulai. Karena ayah Naura sudah tidak ada jadi Naura akan di walikan oleh hakim. Kenzo mulai mengucapkan ijab kabul, ia merasa lega saat semua orang mengucapkan kata...


Saaaahhhh...


Mendengar kata itu di ucapkan Kenzo langsung menghela nafas panjang lalu menatap Naura sekilas sambil tersenyum.


"Alhamdulillah sekarang kalian sudah sah menjadi pasangan suami istri menurut agama dan negara. Semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahma, aamiin". Kata pak wali yang menjadi naib di nikahan tersebut.


Naura pun langsung mencium punggung tangan Kenzo, lalu Kenzo mencium kening Naura. Setelah itu Kenzo memasang cincin di jari manis Naura. Begitupun Naura ia juga memakaikan cincin di jari manis Kenzo. Setelah sesi tukar cincin kedua mempelai pun meminta restu kedua orang tua dan juga para keluarga.


Acara baru selesai saat siang hari, mengingat cukup banyak keluarga dari Arya dan para sahabatnya. Meskipun masih ada sebagian keluarga yang nantinya akan datang saat acara resepsi nanti malam.


"Kamu capek?". Tanya Kenzo pada Naura.


"Sedikit, tapi tidak apa kok". Kata Naura sambil tersenyum.


"Kalau capek nggak usah di tahan, aku akan bilang dengan mommy jika kita istirahat dulu". Kata Kenzo.


"Tapi tamu masih banyak Ken". Kata Naura.

__ADS_1


"Mereka semua pasti mengerti apalagi nanti malam masih ada acara lagi". Kata Kenzo.


"Ada apa bang?". Tanya Delia yang dari tadi melihat gerak gerik putra dan menantunya sepertinya ada sesuatu.


"Ini mom, Naura capek. Tapi aku ajak istirahat tidak mau, katanya tidak enak masih banyak tamu". Kata Kenzo.


"Oh gitu, iya udah ajak Naura istirahat saja bang. Lagi pula ini kan keluarga besar yang datang jadi tidak masalah mereka memaklumi pasti". Kata Delia.


"Tapi mom". Kata Naura terpotong.


"Sudah nggak usah tapi-tapian, kalian masuk kamar saja. Dan ingat jangan di garap dulu nauranya bang, nanti malam masih ada resepsi". Kata Delia sambil menggoda sang putra


"Apa sih mom, ya udah Abang permisi dulu. Oh iya dari selesai foto tadi aku tidak melihat quen, dimana dia mom". Kata Kenzo.


"Oh iya mommy juga baru nyadar, ya sudah nanti mommy akan cari kalian istirahat saja". Kata Delia.


Naura dan Kenzo hanya menganggukkan kepalanya, lalu mereka pergi ke kamar hotel yang sudah di siapkan khusus untuk kedua pengantin itu. Karena nanti malam juga acaranya akan di adakan di hotel tersebut. Setelah kepergian Kenzo dan Naura, Delia mencari quena.


"Sayang". Panggil Arya.


"Iya". Jawab Delia.


"Aku lagi cari quena dad, apa kamu melihatnya. Karena semenjak selesai berfoto tadi dia menghilang". Kata Delia.


"Mungkin lagi bersama Vania dan yang lain". Kata Arya.


"Vania dan yang lain lagi kumpul disana sayang, hanya quena yang tidak ada disana". Kata Delia sambil menunjuk ke arah Rena dan yang lain


Saat Arya melihatnya memang benar semua ada di sana kecuali quena. Hal itu membuat Arya jadi ikut khawatir akan keadaan sang putri.


"Mungkin dia kembali ke kamar inapnya". Kata Arya.


"Semoga saja iya, ini aku baru mau mengecek kesana". Kata Delia.


"Kamu di sini saja menemani para tamu aku akan menyuruh Rena untuk coba cek ke kamar quena". Kata Arya.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu". Kata Delia.


Setelah itu Arya menghampiri Rena dan yang lain, dan ia mengutarakan tujuannya menemui Rena. Rena pun dengan senang hati mematuhi perintah Arya. Dengan di temani gavril ia Rena pergi ke kamar inap quena. Saat sampai di kamar quena, rena merasa tidak ada kehidupan di ruangan tersebut.


"Sepertinya quena tidak ada di kamar deh Ren". Kata gavril.


"Benar gav, kamar ini sunyi tidak ada tanda-tanda kehidupan". Kata Rena.


"Lalu kemana quena?". Tanya gavril.


"Kalau gue tahu, gue tidak akan datang kemari gav". Kata Rena.


Lalu mereka pun kembali turun ke aula untuk memberi tahu Arya. Arya mendapat kabar bahwa sang putri tidak ada di kamarnya pun jadi cemas. Begitupun Delia yang saat ini sudah menangis karena khawatir dengan sang putri. Suasana yang tadinya tenang kini jadi ricuh dan tegang.


"Om, apa aku coba tanya Kenzo saja. Mungkin dia tahu quena kemana". Kata Chris.


"Kenzo tidak tahu Chris, soalnya yang sadar quena tidak ada di sini tadi dia". Bukan Arya melainkan Delia yang menjawab.


"Lagi pula ini hari bahagia Kenzo, tidak mungkin kita merusaknya". Kata rico.


"Biarkan saja Kenzo tidak tahu, kita akan coba semaksimal mungkin untuk menemukan quena. Sebelum acara nanti malam". Kata Arya.


"Baiklah om, aku dan dezon akan mencoba cari kemasion, siapa tahu dia pulang". Kata Reyhan.


"Iya Rey, kabari kita jika ada informasi". Kata Arya.


"Iya om". Kata Reyhan, setelah itu ia pamit pergi.


"Aku akan coba cari ke makam kak qila, uncel". Kata Keyla.


"Biar kak Chris saja bersama Rena dan gavril yang mencari kesana key, kamu cari di sekitar sini saja bersama uncel dan yang lain". Kata Arya.


"Baiklah uncel". Kata Keyla.


"Lalu begitu kami pamit dulu semua". Kata Chris yang di anggukan kepala oleh semua orang.

__ADS_1


Setelah itu Chris bersama Rena dan gavril menuju ke pemakam tempat qila dimakamkan. Karena hari sudah siang jadi jalanan agak macet dan juga panas, tapi hal itu tak membuat mereka menyerah untuk mencari quena.


Bersambung.


__ADS_2