
Delia turun dan memberitahu Aska jika quena sedang tidur, dan dia tidak tega membangunkannya. Karena hari juga sudah sore Delia meminta Aska untuk menunggu sekalian nanti ikut acara kirim doa untuk qila. Awalnya aska menolak karena sungkan dengan keluarga Delia, tapi Delia meyakinkan Aska jika tidak perlu sungkan di sini.
Flora dan yang lain pun mulai berdatangan beserta putra putri mereka. Dizon melihat laki-laki yang sedang duduk sendirian merasa penasaran.
"Kakak kenal laki-laki itu?". Tanya dizon pada sang kakak yang memang sedang berada di sebelahnya.
"Tidak". Jawab Reyhan cuek.
"Hais, punya kakak begitu amat sih". Dengus dizon.
"Kalian sudah datang?". Tanya Delia melihat sahabat dan keponakannya datang.
"Siapa dia Del?". Tanya flora.
"Teman qila dan quena dari Inggris". Jawab Delia.
Aska yang merasa dirinya di perhatikan hanya menoleh dan tersenyum.
"Lalu dimana quena Tan?". Tanya Vania.
"Dia ada di kamar sedang tidur, kalian langsung ke kamarnya saja". Kata Delia.
"Kenzo belum pulang Tan?". Tanya Reyhan.
"Belum, entah kemana itu anak. Kamu sama dizon temani Aska saja jika tidak ada kesibukan. Tante mau lanjut menyiapkan bingkisan untuk acara nanti malam". Kata Delia yang dijawab anggukan kepala oleh dizon dan Reyhan.
"Kita juga akan bantu Del". Kata Lia mengikuti langkah Delia.
Delia dan yang lain pun meninggalkan Aska di ruang tamu, tapi sebelum itu ia meminta Reyhan dan Dizon untuk menemani Aska. Tak selang berapa lama Delia masuk ke dalam, Kenzo datang dengan di temani Chris di belakangnya.
"Kamu di sini ask?". Tanya Kenzo yang membuat Aska dan yang lain langsung menatap ke arah asal suara.
"Kak Kenzo, aku kira siapa. Iya kak". Kata Aska menjawab pertanyaan Kenzo.
"Kamu dari mana Ken?". Tanya Reyhan.
"Habis dari apartemen kak ambil barang-barang aku". Jawab Kenzo lalu duduk.
"Ken, gue masuk dulu ya mau ambil minum haus soalnya". Kata Chris yang di jawab anggukan kepala oleh Kenzo.
"Kak aku sekalian ya". Pinta dezon pada Chris.
"Ogah, kamu sudah dari tadi disini ngapain tidak ambil sendiri". Kata Chris sambil berlalu meninggalkan dezon yang cemberut karena dari tadi dia jika ngomong selalu di cuekin.
"Kamu pasti kesini mau ketemu quena y?". Tanya Kenzo pada Aska.
"Iya kak". Jawab Aska.
__ADS_1
"Lalu kenapa quena tidak menemui kamu?". Tanya Kenzo.
"Kata tante Quena sedang tidur kak". Jawab Aska.
"Oh begitu". Kata Kenzo.
"Kamu sudah pulang kok tidak temui mommy bang?". Tanya Delia yang baru saja menghampiri putranya.
Ya Delia tadi melihat Chris ke dapur dan dia pun bertanya di mana Kenzo, Chris menjawab jika Kenzo di ruang tamu. Mendengar jawaban Chris Delia langsung pergi ke ruang tamu, tidak biasanya putranya itu pulang tidak mencarinya dulu.
"Bukan begitu mom, Kenzo menyapa Aska dan kak Rey dulu. Baru nanti rencananya mau cari mommy". Kata Kenzo sambil menyalami punggung tangan Delia.
"Kamu itu alasan saja". Kata Delia.
"Oh iya dimana Daddy, kok nggak kelihatan?". Tanya Kenzo.
"Daddy sedang ke masion sebelah, katanya ada hal penting yang mau di urus". Jawab Delia.
"Maaf tan, jika saya menyela obrolan kalian. Tapi saya mau pamit dulu, besok saya akan kesini lagi untuk menemui Quena". Kata Aska.
"Loh tidak menunggu nanti malam sekalian?". Tanya balik Delia.
"Sebenarnya ingin sih Tan, tapi mami tadi kirim pesan katanya minta di antaranya ke rumah eyang". Kata Aska.
"Oh ya sudah, makasih yah udah mau datang kesini. Dan maaf quena belum bisa menemui kamu". Kata Delia.
"Reyhan". Jawab Reyhan memperkenalkan diri.
"Ah iya kak Reyhan". Kata Aska.
"Ya sudah, hati-hati di jalan". Kata Delia.
Aska hanya menganggukkan kepalanya sambil mencium punggung tangan Delia dan yang lain. Dezon tidak ada di sana karena setelah dia di cuekin Chris tadi dia lalu pergi ke taman samping.
"Aku keatas dulu mom, mau mandi sekalian ganti baju". Kata Kenzo setelah kepergian Aska.
"Ya sudah, sekalian kamu lihat Naura apa dia sudah makan apa belum. Dari tadi pagi dia belum makan apapun". Kata Delia yang di jawab anggukan kepala oleh Kenzo.
"Jangan lama-lama temani kak Rey nanti". Kata Delia saat melihat punggung Kenzo yang mulai menjauh dan hanya di jawab acungan jempol oleh Kenzo.
"Dasar anak itu, Rey tante tinggal dulu ya. Bentar lagi juga Chris mungkin kesini". Pamit Delia.
"Iya tan". Jawab Reyhan.
Benar saja yang di katakan Delia tadi tak lama setelah kepergiannya dan Kenzo Chris datang bersama dezon membawa minuman untuk Rey juga.
"Sendirian saja kak? Dimana tamu quena tadi?". Tanya dezon.
__ADS_1
"Dia sudah pulang, besok katanya mau kesini". Jawab Reyhan. Dan dezon hanya ber oh ria.
"Lalu kemana Kenzo kak?". Tanya Chris.
"Dia sedang membersihkan diri katanya". Jawab Reyhan sambil mengeluarkan ponselnya.
"Oh begitu, ini minuman untuk kakak". Kata Chris sambil meletakkan satu gelas jus di meja depan Reyhan.
"Makasih Chris". Kata Reyhan yang di balas anggukan kepala oleh Chris.
Di lantai atas sebelum Kenzo masuk ke kamarnya ia mampir dulu ke kamar adiknya untuk melihat keadaan quena.
Ceklek.
Saat mendengar suara pintu terbuka semua penghuni kamar melihat ke arah pintu. Terlihat lelaki tampan yang sedang masuk ke dalam kamar tersebut.
"Kamu baru pulang Ken?". Tanya Rena.
"Iya Rena, gimana keadaan quena?". Tanya balik Kenzo.
"Ya seperti yang kamu lihat dia sedikit lebih tenang saat dia tidur. Tapi nanti saat dia bangun pasti akan menangis lagi". Jawab Naura.
"Dia yang selalu kemana-mana bareng qila, pasti dia sangat kesepian sekarang". Kata Kenzo sambil mengusap rambut quena.
"Itu sebabnya aku tidak tega meninggalkannya sendirian, dia suka mengigau memanggil nama qila". Kata Naura. Kenzo hanya menatap nanar sang adik, dia pun merasakan kehilangan. Tapi quena pasti yang paling sangat kehilangan karena ia selalu bersama saat bepergian.
"Apa kamu sudah makan? Mommy bilang dari tadi kamu belum makan karena menjaga quena". Tanya Kenzo pada Naura.
"Aku sudah makan kok tadi pelayan sudah mengantarkan makanan kesini". Jawab Naura.
"Syukur lah aku tidak mau kamu sakit karena menjaga quena". Kata Kenzo.
Naura hanya menjawab dengan anggukan kepala perkataan Kenzo, sedangkan Rena dan Vania hanya menyimak pembicaraan mereka. Cukup lama Kenzo berada di kamar sang adik hingga tak terasa waktu sudah sore. Hingga quena sudah bangun tidur.
"Aku ke kamar dulu membersihkan diri, kamu jangan lupa ganti pakaian juga". Kata Kenzo.
"Tapi aku tidak membawa baju ganti". Kata Naura.
"Sepertinya quena ada baju yang pas di badan kakak, sebentar quena ambilkan ya kak". Kata quena sambil bangkit dari duduknya.
"Aku temani kamu quen". Kata Vania yang di jawab anggukan kepala oleh quena.
"Ya sudah jangan lupa mandi, aku mandi dulu. Jika sudah siap bawa quena turun". Kata Kenzo.
"Heem". Jawab Rena dan Naura serentak.
Bersambung.
__ADS_1